Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab Akan Lakukan Evaluasi Data

- Redaksi

Kamis, 4 Januari 2024 - 13:42 WIB

50342 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues– Bentuk keseriusan dalam menuntaskan kemiskinan ekstrem di Kabupaten Gayo Lues, Pemerintah Daerah lakukan rapat koordinasi pelaksanaan verifikasi dan validasi data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). Kamis 04 Januari 2024.

Kegiatan yang diadakan di Bale Pendopo Bupati tersebut, dihadiri oleh Unsur Forkopimda, Pj Sekretaris Daerah, Para Staff Ahli Bupati, Para Asisten, BPS Gayo Lues, para Kepala SKPK terkait, Para Camat, seluruh Kepala Desa (Pengulu) se- Kabupaten Gayo Lues serta tamu undangan lainnya.

Pj Sekretaris Daerah, Jata, SE., MM diwawancarai mengatakan, kegiatan rapat koordinasi tersebut bertujuan untuk melakukan evaluasi terhadap kemiskinam ekstrem di kabupaten setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari hasil Evaluasi ini, dilakukan kembali pendataan secara menyeluruh dengan 10 indikator. Bila indikator dari penduduk miskin ekstrem tersebut sudah berkurang, maka akan kita lakukan graduasi atau pengecekan kembali,” Jelas Jata yang juga selaku Ketua Tim Koordinator Penuntasan Kemiskinan kabupaten.

Tambahnya, jika terdapat nama yang sudah tidak termasuk di dalam kategori miskin ekstrem maka namanya akan langsung dihapuskan dari data P3KE.

Baca Juga :  Pj Bupati Alhudri Serahkan Bantuan Pangan Pada 90 Keluarga Miskin

“Data ini, kan ada di seluruh desa. Maka para pengulu (kampung) yang melakukan, karena mereka yang tau persis warganya yang miskim ekstrem tersebut sudah ada peningkatan atau belum. Jika, sudah ada peningkatan kesejahteraan dan keluar dari indikator memiskinan, para pengulu melakukan kembali musyawarah desa bersama tokoh orang tua, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Babinsa dan bhabinkamtibmas untuk memastikan bahwa yang bersangkutan tidak lagi masuk kedalam miskin ekstrem,” Jelasnya.

Tambahnya, banyak program yang sudah dilakukan pemerintah dalam menuntaskan kemiskinan ekstrem, sesuai dengan strategis pengurangan kemiskinan yaitu meningkatkan pendapatan masyarakat, mengurangi beban pengeluaran masyarakat dan intervensi kepada kantong-kantong kemiskinan ekstrem.

“Adapun intervensi itu cukup banyak, pertama kita menganggarkan program kegiatan rutin dari dana murni APBD, pada perubahan APBD kita juga mendapatkan insentif fiskal, yang kedua ada namanya insentif peningkatan kesejahteraan masyarakat, itu sepenuhnya untuk penanggulangan kemiskinan ekstrem. Misal ada yang kita berikan bantuan pangan untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka,” Paparnya.

Lanjutnya, untuk pemberdayaan masyarakat, pemerintah daerah memberikan bantuan beruba bibit pertanian serta hewan ternak.

Baca Juga :  Polemik Kewenangan Perbaikan Dakwaan Warnai Sidang Praperadilan Dokter Tifa

Selain itu, Pj Bupati Gayo Lues H Alhudri, MM menyampaikan, mengikuti instruksi Presiden Indonesia Nomor 4 Tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem. langkah-langkah konkrit akan dilakukan pemerintah yaitu dengan melakukan pendataan ulang dengan sebenar-benarnya mengikuti 14 kriteria kemiskinan ekstrem tersebut.

“Ini harus kita pedomani betul, sehingga nanti jangan lagi yang tidak layak menerima bantuan pemerintah malah menerima dan ada yang lebih layak tidak mendapat perhatian, maka orang tersebut akan terus mengalami kemiskinan ekstrem. Maka kedepannya ini akan menjadi perhatian serius untuk kita,” ungkap Pj Bupati.

Tambahnya, melalui dana insentif fiskal yang diterima oleh Kabupaten Gayo Lues, Pemerintah akan memberikan bantuan melalui pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya.

“Untuk memulihkan ekonomi masyarakat maka bukan ikannya yang kita berikan melainkan pancingnya, agar ekonomi masyarakat bisa berdiri kembali. Jika misalnya kita berikan bantuan uang, maka bisa saja menjadi kebutuhan konsumtif. Jika mengukuti arahan dari pusat, insentif fiskal bisa saja dengan pemberdayaan ekonomi dengan beternak dirumahnya, bisa dengan palawija dan padinya, ini antara lain untuk meningkatkan hal tersebut,” Tutupnya.

Berita Terkait

BNI Hiraukan Perkapolri No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksana Satuan Pengamanan.
Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian
Selamat atas terbentuk nya Forum Wartawan Media Onlain Indonesia ( FWMO ) Kabupaten BAndung Barat.
DPD Gerindra Jabar Gelar Dokling di Bandung Barat, Hadirkan CKG dan Revolusi Putih.
JUMAT BERKAH BRIMOB POLDA ACEH, BERBAGI DAN MEMBANTU MASYARAKAT TERDAMPAK BANJIR DI GAYO LUES
Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA
Dudung Abdurachman Di Lantik Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok Figur Terbaik yang Loyal Terhadap Bapak Presiden Prabowo
Pernyataan Jokowi Dipersoalkan, Jerry Massie Klaim Ada Ratusan Pernyataan yang Dinilainya Bermasalah Selama Sepuluh Tahun

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolsek Teluk Meranti Hadir di Malam Akrab Polres Pelalawan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Apresiasi Kapolda Riau Camat Teluk Meranti Sukseskan Ekspedisi Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:08 WIB

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti dan Mahasiswa KKN UNRI Beri Edukasi di SDN 015

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:27 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Cek Lahan Cabai Warga Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:31 WIB

Syukuran HUT Bhayangkara & Kenaikan Pangkat 3 Personel Polsek Teluk Meranti Meriah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:42 WIB

Jabat Erat Tangan Kapolres, 3 Personel Teluk Meranti Resmi Sandang Pangkat Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Kawal Lahan Warga Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dukung Swasembada Pangan Petani

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB