AKBP Muhammad Yusuf Instruksikan Pengusutan Tuntas Aksi Teror terhadap Wartawan

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 02:45 WIB

50394 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, Aceh — Kepolisian Resor Subulussalam tengah menyelidiki insiden pelemparan mobil milik seorang wartawan lokal yang terjadi pada Jumat malam, 17 Oktober 2025, di Desa Sikalondang, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh. Kendaraan milik jurnalis Syahbudin Padang diketahui mengalami kerusakan di bagian kaca belakang, diduga akibat dilempar oleh orang tak dikenal (OTK).

Kejadian ini sontak menggegerkan warga sekitar sekaligus memancing perhatian publik. Insiden itu tak hanya dianggap sebagai bentuk vandalisme, tetapi juga diduga berkaitan dengan aktivitas jurnalistik korban. Menanggapi laporan tersebut, Kapolres Subulussalam, AKBP Muhammad Yusuf, S.I.K., langsung bergerak cepat menginstruksikan jajarannya untuk melakukan penyelidikan menyeluruh.

Melalui Kasat Reskrim Polres Subulussalam, IPTU Abdul Mufakhir, disampaikan bahwa proses penyelidikan sudah mulai dilakukan sejak laporan pertama masuk. Pihak kepolisian, kata dia, tengah bekerja secara intensif untuk mengungkap pelaku dan motif di balik insiden ini. Ia memastikan bahwa setiap kemungkinan sedang dianalisis secara cermat oleh tim pencari fakta di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah proses penyelidikan yang berjalan, publik menyoroti peran kepemimpinan Kapolres Subulussalam. AKBP Muhammad Yusuf dinilai konsisten menunjukkan sikap tegas terhadap segala bentuk kekerasan dan intimidasi, termasuk kepada insan pers yang menjadi ujung tombak keterbukaan informasi. Dalam keterangannya, AKBP Yusuf menyatakan bahwa serangan terhadap jurnalis tidak hanya melukai individu, tetapi juga melukai prinsip-prinsip dasar demokrasi.

Baca Juga :  Ketua Bisa Muda Kecamatan Simpang Kiri (BMS) Syafi'i Berutu Menanggapi Aksi Menuntut Panwaslih Tegakkan Qanun Aceh No.7 Tahun 2024

Ia menyampaikan bahwa kepolisian tidak akan mentolerir segala bentuk kekerasan terhadap pers. Menurutnya, kebebasan pers adalah pilar penting dalam sistem negara yang demokratis dan harus dilindungi dari berbagai bentuk ancaman. Kepolisian telah berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan menjamin keamanan seluruh pekerja media di wilayah hukum Subulussalam.

Untuk memperkuat penyelidikan, Polres Subulussalam juga mengintensifkan pengumpulan informasi dengan melibatkan masyarakat sekitar lokasi kejadian. Warga diminta proaktif menyampaikan informasi yang mereka ketahui terkait peristiwa tersebut. Langkah ini sejalan dengan pendekatan humanis dan terbuka yang selama ini menjadi ciri khas AKBP Yusuf dalam membangun hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Dukungan publik kepada Kapolres Subulussalam bukan tanpa alasan. Di kalangan jurnalis lokal, AKBP Muhammad Yusuf dikenal responsif terhadap aduan, serta menjalin komunikasi yang baik dan transparan. Ia tidak pernah menunjukkan sikap anti terhadap kritik media, justru membuka ruang dialog dan menciptakan hubungan kemitraan dengan wartawan.

Salah seorang wartawan senior di Subulussalam bahkan menyebut bahwa setiap laporan, baik dari masyarakat maupun media, selalu direspons dengan langkah nyata oleh Kapolres. Keberpihakan pada penegakan hukum yang adil dan transparansi, menurut mereka, telah memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada para insan pers untuk bekerja tanpa rasa takut.

Baca Juga :  Langkah Bijak Walikota Mengatasi Persoalan Keuangan Daerah

Meski hingga saat ini motif pelemparan belum dipastikan secara resmi, Kapolres menyampaikan bahwa siapa pun pelakunya, kasus ini tidak akan dibiarkan menggantung tanpa penyelesaian. Ia menegaskan bahwa polisi akan bekerja semaksimal mungkin untuk menangkap pelaku, dan memastikan proses hukum dijalankan dengan transparan.

Penanganan cepat oleh Polres Subulussalam dalam kasus ini diharapkan menjadi sinyal positif bagi masyarakat bahwa tidak ada ruang bagi aksi premanisme maupun teror dalam bentuk apapun, terlebih terhadap profesi yang dilindungi undang-undang seperti jurnalis. Komitmen kuat AKBP Muhammad Yusuf menjadi bukti bahwa kepolisian hadir sebagai pelindung dan penjaga keadilan di tengah masyarakat.

Dalam pernyataan terakhirnya, AKBP Yusuf menegaskan bahwa siapa pun pelaku di balik tindakan pelemparan ini akan diproses sesuai hukum. Ia menutup pernyataannya dengan nada tegas, bahwa Subulussalam bukan tempat bagi aksi teror atau intimidasi, dan bahwa kepolisian akan berdiri di garis depan melindungi setiap warga dari rasa takut. (TIM)

Berita Terkait

Pemerintah Aceh Serahkan Bantuan Alat Bantu Disabilitas di Hari Jadi Kota Subulussalam
Tokoh Masyarakat Aceh Singkil Haloan Sadri Minta MBG Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru yang Sulit Diawasi
Haji Abdul Hamid Padang Minta Pelibatan Kantin Sekolah dalam MBG Dikaji Matang, SPPG Dinilai Perlu Dibenahi
TR. Aceh Terumon Soroti Wacana Pelibatan Kantin Sekolah dalam Program MBG, SPPG Dinilai Lebih Penting Dievaluasi dan Diperkuat Pengawasannya
Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga
Kasus Pemalsuan Tanda Tangan: Jejak AJB Bermasalah dan Dugaan Penguasaan Lahan Warga Lae Saga, Penyidik Diuji
Pilkam Gunung Bakti Memanas, Dokumen Pindah Datang Nasti Bertanggal Lima Desember Dua Ribu Dua Puluh Empat Jadi Sorotan Dua Kandidat
Polemik Lahan Singgersing: Warga Minta Musyawarah, Jangan Sampai Konflik Meledak di Tengah Masyarakat

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Celoteh Sandi FW: Kebakaran Atau KeKaburan Hutan?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Satreskrim Polres Tanggamus Amankan Pria Diduga Jual Solar Subsidi, 200 Liter BBM Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Kades Pematang Baru Ditahan, Dugaan Korupsi APBDes 2024 Rugikan Negara Rp585 Juta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:14 WIB

Celoteh Sandi FW: “BBM Langka, Salah Siapa?

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Tim Dosen Unila Bantu Pemetaan Aset dan Infrastruktur Desa Sukanegara Berbasis GIS

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Operasi Antik Krakatau 2026, Polres Tanggamus Ungkap 25 Kasus Narkotika dan Amankan 27 Tersangka

Rabu, 30 September 2026 - 18:24 WIB

KEJAKSAAN NEGERI PRINGSEWU MUSNAHKAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA YANG TELAH BERKEKUATAN HUKUM TETAP (INKRACHT)

Rabu, 30 September 2026 - 18:15 WIB

Kejaksaan Negeri Pringsewu Hentikan Penuntutan Perkara Pencurian Melalui Pendekatan Keadilan Restoratif

Berita Terbaru