BRIN Dorong Kolaborasi Riset di Seminar Nasional Hybrid “Perempuan dan Perannya dalam Pergerakan Kebangsaan”

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 31 Oktober 2025 - 13:01 WIB

50441 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Payakumbuh – Program Studi Pendidikan Sejarah STKIP Yayasan Abdi Pendidikan Payakumbuh bekerja sama dengan Pusat Riset Khazanah Keagamaan dan Peradaban Badan Riset dan Inovasi Nasional (PR KPP BRIN) serta Perkumpulan Program Studi Sejarah se-Indonesia (PPSI) menggelar Seminar Nasional Hybrid dengan tema “Perempuan dan Perannya dalam Pergerakan Kebangsaan”. Seminar tersebut dalam rangka Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, digelar pada Rabu, 29 Oktober 2025, di Kampus STKIP Yayasan Abdi Pendidikan, Jalan Prof. M. Yamin, Kota Payakumbuh, Sumatera Barat.

Seminar yang dihadiri oleh 220 peserta, baik secara luring maupun daring, menampilkan Dr. Mutiah Amini, M.Hum (Kepala Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada Yogyakarta) sebagai Keynote Speaker. Dalam pembukaan seminar, ia membahas topik “Membaca Ulang Historiografi Perempuan Indonesia.”

Enam narasumber yang turut menyajikan makalah serta judul bahasan mereka pada seminar tersebut adalah: Dr. Yuliarni, M.Hum – Dosen Pendidikan Sejarah, FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang (Ratu Sinuhun dan Simbur Cahaya. Kontribusi Perempuan bagi Pendidikan Toleransi), Dr. Sudirman, M.Pd – Kaprodi PPKN STKIP Yayasan Abdi Pendidikan Payakumbuh (Karakter Kebangsaan Pemuda, perjalanan masa lalu, realitas kini dan harapan masa depan).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu juga ada Dra. Zusneli Zubir, M.Hum – Peneliti Pusat Riset Khazanah Keagamaan dan Peradaban, Organisasi Riset Arkeologi, Bahasa dan Sastra, Badan Riset dan Inovasi Nasional – PR KKP OR ARBASTRA BRIN (Pergerakan Perempuan Minangkabau Menantang Tradisi dan Penjajahan Awal abad 20), Destel Meri, M.Pd – Wakil Ketua I STKIP Yayasan Abdi Pendidikan Payakumbuh (Ratna Sari: Orator Tanah Minang yang menguncang kongres perempuan 1935), Selfi Mahat Putri, S.S, MA – Dosen Prodi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Bidaya Universitas Andalas Padang (Limpapeh Rumah nan Gadang: Suara Perempuan Minang dalam Pergerakan Bangsa), dan Jumhari, S.S, M.Hum – Kepala Balai Pelestarian Kebudayaah (BPK) Wilayah IV Riau dan Kepri.

Baca Juga :  Bentuk Kepedulian kepada Anggota, Wakapolda Jabar Kunjungi Rumah Duka Aiptu Asep Suhara

Dalam sambutannya, Kepala PR KPP BRIN, Wuri Handoko, S.S., M.Si, menyampaikan bahwa seminar tersebut sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang peran perempuan dalam membangun kebangsaan. “Dualitas peran perempuan dan laki-laki dalam pergerakan kebangsaan tidak bisa dipisahkan. Sejak masa perjuangan, banyak pahlawan perempuan yang mengambil peran penting. Dalam konteks pembangunan, peran perempuan juga sangat signifikan,” ujarnya.

Wuri Handoko menekankan bahwa pentingnya mengungkap peran perempuan sejak awal berdirinya Indonesia melalui berbagai riset kolaboratif, guna menghasilkan informasi baru dan pengetahuan yang lebih mendalam. Ia berharap kolaborasi riset antara BRIN dan lembaga-lembaga riset di kampus, termasuk STKIP Payakumbuh, dapat terus ditingkatkan untuk memastikan semua pihak dapat bekerja optimal di bidangnya masing-masing.

Ketua Pelaksana Seminar, Fikrul Hanif Sufyan, juga menegaskan bahwa pergerakan kebangsaan yang telah berusia hampir satu abad tidak hanya dilakoni oleh kaum laki-laki, namun juga oleh perempuan. Ia menjelaskan bahwa geliat perempuan, terutama di Sumatera pada awal abad ke-20, digerakkan oleh perempuan yang terdidik, yang berasal dari sekolah untuk perempuan seperti Madrasatu lil Banat, yang kini dikenal dengan nama Diniyah Putri Padang Panjang.

Baca Juga :  Romadi Hamid Tokoh Masyarakat, Ajak Warga Bangka Belitung Jaga Stabilitas Pasca Pemilu 2024

“Seminar ini diadakan untuk membuka sejarah perempuan sebagai bagian penting dari kesejarahan di Sumatra Barat. Hal ini sekaligus sebagai upaya untuk mengulang kembali memori kolektif tentang peran perempuan Minang di masa lalu,” tambah Fikrul Hanif.

Destel Meri, dalam pembukaan acara, menjelaskan bahwa perempuan Minang pada masa lalu tidak hanya dikenal sebagai simbol “limpapeh rumah nan gadang”, tetapi juga berperan aktif dalam mencerahkan kaumnya melalui pendidikan, organisasi pergerakan, dan pers.

Dra. Zusneli Zubir, M.Hum, saat menyampaikan makalahnya, mengungkapkan bahwa puncak lahirnya pergerakan perempuan di Minangkabau ditandai dengan perluasan aktivitas politik mereka melawan penjajahan Belanda. Hal tersebut tercermin dalam partisipasi mereka dalam organisasi kepemudaan seperti Jong Sumateranen Bond cabang Padang, Persatuan Muslimin Indonesia (Permi), dan lainnya.

Sebagai Keynote Speaker, Dr. Mutiah Amini menegaskan pentingnya menghadirkan perempuan dalam narasi sejarah untuk membongkar ketimpangan narasi masa lalu, yang tidak hanya berfokus pada perempuan, tetapi juga pada keseluruhan sejarah itu sendiri. “Dalam catatan yang kami temukan, terdapat tujuh pers yang digerakkan oleh perempuan di Sumatra Barat, di antaranya adalah: Soenting Melajoe, Djauharah, Soeara Perempoean, Asjraq, Soeara Kaoem Iboe Soematra, Keoetamaan Istri Minangkabau, dan Suara Kaoem Iboe Seoemoemnja (SKIS),” ujarnya.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

Berita Terkait

BNI Hiraukan Perkapolri No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksana Satuan Pengamanan.
Selamat atas terbentuk nya Forum Wartawan Media Onlain Indonesia ( FWMO ) Kabupaten BAndung Barat.
DPD Gerindra Jabar Gelar Dokling di Bandung Barat, Hadirkan CKG dan Revolusi Putih.
Pangdam XXI/RI Tunjukkan Ketangguhan di Primarox81 Panglima TNI Cup 2026
Dewan Menyapa Warga Berbasis Budaya, Tobias Ginanjar Serap Aspirasi Warga Cipadang Manah
Jalan Irigasi Diduga Beralih Fungsi Menjadi Akses Parkir, Warga Minta Pemkab Bandung Barat Turun Tangan
SDN Cijambu Memprihatinkan, Atap Bocor dan Bangunan Mulai Mengkhawatirkan
Prof. Dr KH Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional,Sengketa Pers, Ada Mekanisme Dorong Pengadu dan Teradu Adu Bukti, Bila Perlu Dipertemukan Dewan Pers!!

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolsek Teluk Meranti Hadir di Malam Akrab Polres Pelalawan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Apresiasi Kapolda Riau Camat Teluk Meranti Sukseskan Ekspedisi Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:08 WIB

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti dan Mahasiswa KKN UNRI Beri Edukasi di SDN 015

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:27 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Cek Lahan Cabai Warga Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:31 WIB

Syukuran HUT Bhayangkara & Kenaikan Pangkat 3 Personel Polsek Teluk Meranti Meriah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:42 WIB

Jabat Erat Tangan Kapolres, 3 Personel Teluk Meranti Resmi Sandang Pangkat Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Kawal Lahan Warga Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dukung Swasembada Pangan Petani

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB