KUTACANE, WASPADA INDONESIA. , 24 September 2026 — Angin segar berembus hangat menyapu hamparan hijau Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara. Tepat pada Kamis (24/9/2026), seiring berkibarnya bendera dalam upacara peringatan Hari Bhakti Agraria dan Tata Ruang (HANTARAN) ke-66
sebuah momen haru dan membahagiakan resmi terukir bagi masyarakat setempat.
Di balik kekhidmatan upacara tahunan tersebut, ada raut kebahagiaan yang tak tertutup dari para warga. Harapan panjang masyarakat Leuser akan kejelasan status tanah yang mereka pijak akhirnya berbuah manis melalui capaian gemilang program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Panitia Pelaksana PTSL, Faris Masri, S.H., dengan penuh rasa syukur mengumumkan kabar membanggakan tersebut. Beliau menyampaikan bahwa sebanyak 1.970 sertifikat hak atas tanah—yang mencakup luas wilayah hingga 6.000 hektar—telah selesai diproses secara legal dan kini siap dibagikan sepenuhnya kepada warga Kecamatan Leuser.
Ini bukan sekadar lembaran kertas legalitas, melainkan bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum dan perlindungan atas hak-hak tanah masyarakat Leuser. Sebanyak 1.970 sertifikat siap diserahkan kepada
pemiliknya,” ujar Faris Masri, S.H. di tengah suasana haru peringatan HANTARAN ke-66.
Pencapaian luar biasa ini menjadi tonggak sejarah penting bagi percepatan pendaftaran tanah di kawasan pinggiran Aceh Tenggara. Selama bertahun-tahun, kepastian hukum atas tanah menjadi kerinduan mendalam bagi para petani dan warga lokal. Kini, dengan
mengantongi sertifikat resmi dari negara, masyarakat Leuser tidak hanya memperoleh rasa aman dari potensi konflik pertanahan, tetapi juga membuka peluang besar untuk peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Momen penyerahan sertifikat ini menjadi kado terindah pada peringatan Hari Bhakti Agraria tahun ini—sebuah bukti nyata kolaborasi yang solid antara BPN Aceh Tenggara, pemerintah daerah, serta keaktifan masyarakat Leuser dalam menyukseskan agenda nasional reformasi agraria.
Laporan : Aliasa.


































