Prof DR Sutan Nasomal : Korupsi di Bogor Para ASN Bawahannya Ikut Pucuk Pimpinan Semua. Maka Kpk Jangan Basa Basi Harus Tangkap Pucuk Sampai Akarnya

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 27 September 2026 - 02:12 WIB

50162 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor ,27-9-2026,Mari Kita, Bersuara agar KPK bersihkan Kabupaten Bogor jangan setengah setengah dan selalu tunggu tunggu perintah pusat.
Bila dihitung secara digital selama kurun waktu 25 tahun kasus korupsi di Kab Bogor Di Kota hujan ini sangat luar biasa.

Prof DR Sutan Nasomal SH,MH menerima aduan masyarakat luas yang merasa sedih dengan birokrasi yang sangat buruk di Kab Bogor. Carut marut kasus pertanahan tumpang tindih dan saling melibatkan pemerintahan bawah dan sampai atas.

Bila di tayangkan melalui berita dimedia bahwa kasus tumpang tindih pertanahan di Kab Bogor tidak akan beres dikupas 10 tahun. Perkara dipengadilan yang menghabiskan uang masyarakat sampai puluhan milyar tiap kasus pertanahan selalu bersandar kepada kesalahan BPN yang tidak mau menutup atau tidak mengijinkan keluarnya sertifikat ganda.

Baca Juga :  BPN Kepri Gencarkan Transformasi Layanan, Perkuat SDM dan Jalin Sinergi Strategis dengan BRI

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Belum lagi kasus sertifikat PTSL saat ini yang sangat rumit. Sepertinya para mafia Tanah di kantor pedesaan juga terlibat. Menurut Prof DR Sutan Nasomal SH,MH perlu pemeriksaan secara mendalam oleh Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat.

Kasus Tanah di BPN Kab Bogor. Perlu team khusus yang independen untuk membongkar kesalahan kesalahan yang diciptakan dan menumpuk bertahun tahun menghabiskan anggaran yang tidak sedikit bagi yang berperkara. Tidak cukup KPK yang menghadapi masalah rumit pertanahan di Kab Bogor.

Sertifikat ganda dan Sertifikat berkasus adalah permainan kotor yang tidak bisa di biarkan. Suara Masyarakat Di Kabupaten Bogor meminta KPK tegas untuk menangkap dari pucuk sampai akarnya.

Baca Juga :  PASANGAN MUZAKIR MANAF-FADHLULLAH LAYAK PIMPIN ACEH PERIODE 2024-2029

Sebagai edukasi untuk masyarakat. Korupsi bisa terjadi karena atasan masing masing lembaga mendukung para tikus kantor atau mafia Tanah melibatkan pihak yang tertinggi di pemerintahan Kab Bogor sehingga aturan main korupsi itu tercipta dengan licin.

Bila tidak ditangkap pucuk sampai akarnya masyarakat menilai bahwa oknum APH telah terkontaminasi atau masuk angin.

Jangan pernah diam membiarkan korupsi merusak Kab Bogor sehingga semakin dalam kerusakan hukum terjadi. Berdampak masyarakat semakin di miskinkan.

Narasumber : Prof DR Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Jenderal Kompii Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Rektor Universitas Pronass Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (PAMID), Assotion Of Yeung Indonesian Advocates Rektor Universitas Bermuda Indonesia (UBI)

Berita Terkait

BNI Hiraukan Perkapolri No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksana Satuan Pengamanan.
Napi Sering Kabur, Tapi Kanwilnya Tidak Pernah di Copot, Anggota Komisi XIII DPR RI Arisal Aziz Usulkan Copot Kepala Kanwil Pemasyarakatan Riau dan Kalapas Pasir Pangaraian
Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA
Dudung Abdurachman Di Lantik Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok Figur Terbaik yang Loyal Terhadap Bapak Presiden Prabowo
Pernyataan Jokowi Dipersoalkan, Jerry Massie Klaim Ada Ratusan Pernyataan yang Dinilainya Bermasalah Selama Sepuluh Tahun
Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.
Kemitraan Media Jadi Sorotan, SWI Jabar Minta Mekanisme yang Jelas demi Mewujudkan Informasi Publik Berkualitas
DPP LPPI: Ombudsman Tendensius, Bangunan di Area SAE Lapas Cibinong Dijelaskan sebagai Rumah Dinas Jabatan

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:18 WIB

Tak Sampai 24 Jam, Polisi Palembang Amankan Pelaku Penganiayaan Viral: AKPERSI Sebut Bukti Hukum Tegas

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:56 WIB

SELAMAT HARI PERS DUNIA! KETUM AKPERSI: JURNALIS WAJIB BERINTEGRASI, JANGAN JADI CORONG!

Jumat, 10 April 2026 - 14:35 WIB

LSP Difindo dan AKPERSI Teken MoU, Momentum Kebangkitan Profesionalisme Jurnalis Nasional

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:06 WIB

Ketua Umum AKPERSI Tekankan Disiplin Kode Etik, DPC Kota Palembang Diminta Jadi Garda Profesionalisme Pers

Minggu, 8 Maret 2026 - 09:50 WIB

Polri Gandeng 4 Bank Himbara Salurkan KUR bagi Petani Jagung untuk Memutus Rantai Tengkulak

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:35 WIB

Sumsel Berduka Herman Deru Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Alex Noerdin

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:19 WIB

Kajari Ogan Ilir Resmi Diganti, Arief Syafriyanto Dilantik Pimpin Kejari OI

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 14:36 WIB

Menjelang HUT RI ke-80, Eks Napiter Serukan Perlawanan Terhadap Intoleransi di Tengah Masyarakat

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB