Pangdam Iskandar Muda : Pembersihan Kuburan Massal Tsunami sebagai Wujud Kepedulian Kodam Iskandar Muda

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Senin, 23 Desember 2024 - 22:15 WIB

50571 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar – Dalam rangka memperingati 20 tahun tragedi Tsunami Aceh, Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr. (Han), meninjau kegiatan karya bakti di Kuburan Massal Siron, Desa Siron, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, pada Senin (23/12/24).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada korban bencana Tsunami Aceh yang dimakamkan di lokasi tersebut, serta sebagai wujud komitmen TNI AD dalam menjaga situs sejarah dan menguatkan ingatan kolektif masyarakat atas salah satu bencana terbesar dalam sejarah Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat diwawancarai oleh Wartawan, Pangdam Iskandar Muda menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya mengenang tragedi ini. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar membersihkan area kuburan massal, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus waspada terhadap potensi bencana. Kami berharap generasi mendatang dapat memahami nilai penting dari peristiwa ini sebagai pelajaran berharga,” ujar Pangdam IM.

Karya bakti ini melibatkan sedikitnya 200 orang gabungan personel TNI dan masyarakat setempat. Kegiatan yang dilakukan antara lain pembersihan area pemakaman, mencakup pemotongan rumput dan pembersihan sampah. Kemudian Perbaikan fasilitas umum, seperti jalur pejalan kaki dan tempat duduk. Serta Pengecatan ulang bangunan, yang meliputi monumen peringatan dan fasilitas penunjang lainnya di sekitar lokasi.

Baca Juga :  Mantan Panglima GAM Gajah Keng Minta Presiden Partai PKS Ghufran Di Pecat Dari Anggota DPR RI

Pangdam Iskandar Muda juga menekankan pentingnya gotong royong dalam kegiatan ini. “Melalui karya bakti ini, kami ingin mempererat solidaritas antara kemanunggalan TNI dan masyarakat. Semangat kebersamaan ini penting untuk menjaga warisan sejarah dan menghadapi masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Tsunami Aceh yang terjadi pada 26 Desember 2004 silam, merupakan salah satu bencana alam terburuk dalam sejarah dunia. Gempa bumi berkekuatan 9,1–9,3 skala Richter yang berpusat di Samudra Hindia menyebabkan gelombang tsunami dahsyat yang memporakporandakan dan menghancurkan kawasan pesisir Aceh dan sekitarnya.

Bencana ini juga berdampak pada keluarga besar TNI. Sebanyak 377 orang dari keluarga TNI menjadi korban, termasuk 180 prajurit yang gugur saat menjalankan tugas di Banda Aceh dan sekitarnya. Namun, di tengah duka mendalam, TNI tetap mengutamakan kepentingan masyarakat dengan mengerahkan 3.424 personel dari berbagai matra untuk membantu proses evakuasi, memberikan bantuan medis, dan mendistribusikan logistik.

Baca Juga :  Ditpamobvit Polda Aceh Gelar Minggu Bersih di Pantai Lhoknga

Karya bakti ini menjadi rangkaian awal dari peringatan 20 tahun Tsunami Aceh yang puncaknya akan berlangsung pada Kamis, 26 Desember 2024, di lokasi yang sama. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas, semangat kebersamaan, dan penghormatan terhadap para korban.

Melalui upaya ini, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat Aceh terus menjaga memori kolektif dan semangat kebersamaan untuk membangun masa depan yang lebih baik, dengan tetap mengingat pentingnya kesiapsiagaan terhadap bencana.

Turut hadir mendampingi Pangdam IM, Irdam IM, para Asisten Kasdam IM, Dandim 0101/KBA, para Kapabalakdam IM, Tokoh masyarakat setempat dan para Prajurit Kodam IM yang membantu melaksanakan gotong royong.

Berita Terkait

PDAM Tirta Mountala Tertibkan Dugaan Sambungan Air Ilegal di Neuheun
Momentum Awal Mei; BKM Aceh Besar Relist 75 Nama Khatib Jumat
Antisipasi Curanmor Selama Ramadhan, Satlantas Polres Aceh Besar Tingkatkan Patroli di Area Masjid
Mantan Panglima GAM Gajah Keng Minta Presiden Partai PKS Ghufran Di Pecat Dari Anggota DPR RI
Inilah Daftar Khatib Jumat Akhir September 2025
Shalat Idul Fitri 1446 H di Aceh Besar, 61 Khatib ternama Tampil
Pendaftaran Calon PPPK 2024 Disdik Aceh Besar Diduga Banyak Pelanggaran Maladministrasi
Gerindra Aceh Rayakan HUT ke-17, Bagi Ribuan Paket Makan Siang Bergizi Gratis dan Susu

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 23:18 WIB

Tak Sampai 24 Jam, Polisi Palembang Amankan Pelaku Penganiayaan Viral: AKPERSI Sebut Bukti Hukum Tegas

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:56 WIB

SELAMAT HARI PERS DUNIA! KETUM AKPERSI: JURNALIS WAJIB BERINTEGRASI, JANGAN JADI CORONG!

Jumat, 10 April 2026 - 14:35 WIB

LSP Difindo dan AKPERSI Teken MoU, Momentum Kebangkitan Profesionalisme Jurnalis Nasional

Minggu, 29 Maret 2026 - 12:06 WIB

Ketua Umum AKPERSI Tekankan Disiplin Kode Etik, DPC Kota Palembang Diminta Jadi Garda Profesionalisme Pers

Minggu, 8 Maret 2026 - 09:50 WIB

Polri Gandeng 4 Bank Himbara Salurkan KUR bagi Petani Jagung untuk Memutus Rantai Tengkulak

Jumat, 27 Februari 2026 - 08:35 WIB

Sumsel Berduka Herman Deru Pimpin Upacara Pelepasan Jenazah Alex Noerdin

Selasa, 24 Februari 2026 - 01:19 WIB

Kajari Ogan Ilir Resmi Diganti, Arief Syafriyanto Dilantik Pimpin Kejari OI

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 14:36 WIB

Menjelang HUT RI ke-80, Eks Napiter Serukan Perlawanan Terhadap Intoleransi di Tengah Masyarakat

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB