Kelangkaan BBG di Nias Jelang Nataru, Aktivis Minta Pemerintah Segera Cari Solusi

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:22 WIB

50190 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kelangkaan Bahan Bakar Gas atau BBG di Kepulauan Nias kembali terjadi menjelang hari Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Aktivis asal Kepulauan Nias, Edizaro Lase meminta pemerintah pusat dan Bupati untuk segera mencari solusi terkait kelangkaan BBG tersebut.

“Pemerintah pusat dan Kepala Daerah harus segera mencari solusi. Ini masalah kebutuhan pokok masyarakat Kepulauan Nias. Nantinya ini akan berdampak kemana-mana,” kata Edi dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (12/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Polres Metro Jakarta Barat Peringati Isra Mi'raj : Moralitas Wujudkan Polri Presisi Siap Mengawal Pemilu Damai 2024

Menurut Edi, jika pemerintah tidak segera menemukan solusi kelangkaan BBG tersebut bukan tidak mungkin akan berdampak kepada kenaikan harga bahan pokok di Kepulauan Nias.

“Upaya bersama mencari solusi mengatasi kelangkaaan gas dan melambungnya kebutuhan pokok harus menjadi substansi konsesus kebijakan dalam membantu masyarakat,” terangnya.

Dia menyebut daya beli masyarakat saat ini relatif rendah dan harus menjadi urgensi kebijakan pemerintahan daerah se-Kepulauan Nias agar masyarakat bisa merayakan natal dalam suasana suka cita, penuh kebaikan dan damai.

Baca Juga :  Partai Demokrat Minta Semua Pihak Untuk Hormati Putusan MK Soal Batas Usia Capres Cawapres

“Perlu dipersiapkan dan dirumuskan kebijakan kolektif yang memproteksi kepentingan masyarakat dalam bidang ekonomi, pertanian, akses pelayanan kesehatan dan pendidikan bilamana ada situasi darurat dan urgent,” ucapnya.

“Mengingat geografis Kepulauan Nias sangat rentan akan kerawanan potensi bencana alam, banjir bandang, gempa yang mengakibatkan putusnya akses utama mobilitas masyarakat (jalan raya yang menghubungkan 4 kabupaten dan 1 kota) sebagai urat nadi perekonomian,” sambungnya.

Berita Terkait

PHK Sepihak Eks Manajer PT NHM, PA-Malut Desak Perusahaan Bayar Hak Pekerja Rp 14,7 Miliar
Apresiasi Langkah Tegas Menteri Imipas Agus Andrianto, Nonaktifkan Kalapas Cibinong Bukti Imipas Benahi Jajaran
Waspada Akun Online tiktok Diduga Menawarkan Video Call Berujung Permintaan Uang, Warga Diminta Tidak Mudah Terpancing
Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange
Lahan Warga Karangsia Sungai Menang, AKPERSI Dorong Verifikasi Menyeluruh
Rakerwil I PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Resmi Digelar, Siap Bersinergi untuk Jakarta dan Indonesia
VIRAL! Bedah Buku Internasional UI: Karya Mahasiswa S2 Gizi FKM USU Ditetapkan Sebagai Referensi Akademik Banyak Terima Hadiah Atas Prestasinya
GRAKI Soroti Sumber Dana dan Kepemilikan PT Genba Multi Mineral

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 18:44 WIB

Tanggul Darurat Jembatan Natam di Aceh Tenggara Jebol, Akses Lumpuh Total

Minggu, 27 September 2026 - 00:53 WIB

Banjir Terjang Enam Desa di Aceh Tenggara, Ratusan Warga Terdampak

Minggu, 27 September 2026 - 00:49 WIB

Empat Fraksi Sepakati Perubahan Anggaran 2026, DPRK dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Raqan APBK

Minggu, 27 September 2026 - 00:46 WIB

Fraksi Golkar Soroti Defisit dan Peningkatan PAD dalam Pembahasan Qanun Perubahan APBK Aceh Tenggara 2026

Minggu, 27 September 2026 - 00:44 WIB

Fraksi Selayakh DPRK Aceh Tenggara Setujui Rancangan Qanun Perubahan APBK 2026

Minggu, 27 September 2026 - 00:41 WIB

Fraksi Hanura Perjuangan Bangsa Setujui Perubahan APBK Aceh Tenggara 2026 dengan Sejumlah Catatan

Sabtu, 26 September 2026 - 01:14 WIB

Wajah Baru Pelayanan BPN Aceh Tenggara: Transparan, Sesuai Aturan, dan Diharapkan Bawa Program PTSL ke Babul Rahmah pada 2027

Jumat, 25 September 2026 - 00:27 WIB

Sembilan Belas Ratus Tujuh Puluh Senyum Dari Bumi Leuser: BPN Aceh Tenggara Ukir Sejarah Di Hari Bhakti Agraria Ke-66

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB