Pj. Bupati Pidie Drs. Samsul Azhar Tinjau Pasar Pante Teungoh Sigli, Pantau Kestabilan dan Ketersediaan Barang Pokok

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 11 Januari 2025 - 00:38 WIB

50502 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pidie – Penjabat (Pj) Bupati, Drs. Samsul Azhar didampingi Pj. Sekda, Jufrizal, S.Sos., M.Si., dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pidie melakukan Peninjauan Pasar Pante Teungoh Sigli dalam rangka memantau kestabilan harga dan memastikan ketersedian sejumlah Barang Pokok (Bapok), Kamis (09/01/2025).

Dalam peninjauan tersebut, bersama Pj. Bupati juga ikut serta SKPK Terkait, Kadis Perdagkop UKM, Cut Afrianidar, S.H., M.Si., Kabid Pasar Usman, S.E., dan Kabid Perdagangan Disperdagkop UKM, Herizal, S.E., pejabat DLH, Dinas PUPR, Satpol PP-WH Pidie, Camat Kota Sigli, Husaini, S.Sos., serta pihak pengelola pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di Pasar Pante Teungoh, Pj. Bupati, Pj. Sekda, Kadis Perdagkop UKM dan TPID sempat berdialog dengan sejumlah pedagang grosir dan eceran, tentang harga- harga dan ketersedian barang.

Serta mendengarkan masukan-masukan, baik dari para pedagang maupun dari para pengunjung Pasar Pante Teungoh Sigli.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Fadhlullah: Dalam Konflik Masyarakat Aceh Hafal Pancasila

Pada kesempatan itu, Pj. Bupati bersama Pj. Sekda dan TPID juga melihat langsung kondisi pasar, baik kios maupun los pasar, jelas Kadis Perdagkop UKM Pidie, Cut Afrianidar.

Selanjutnya, Pj. Bupati bersama Tim ikut mengecek kondisi lorong dan saluran pembuangan dalam area pasar, imbuh Cut Afrianidar.

“Kita bersama pihak terkait lainnya, dari hasil tinjauan tersebut sudah diarahkan oleh Pj. Bupati untuk segera menangani fasilitas yang rusak ataupun tidak berfungsi”, ungkap Kadis.

Misalnya jalan dalam area pasar yang becek selama musim penghujan agar segera di timbun, ataupun saluran pembuang, dimana dibagian saluran yang terhubung dengan sungai mengalami sumbatan oleh sampah yang dibuang oleh para pedagang, sehingga tertahannya aliran air sewaktu hujan.

“Kebersihan pasar merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, pedagang, dan pembeli. Jadi selain pemerintah yang secara rutin melalukan pemeliharaan, para pedagang dan pembeli juga ikut menjaga, tentunya dengan memberikan pemahaman kepada mereka.

Baca Juga :  Tambang Emas Ilegal Geumpang Pidie Makin Besar, Ekskavator Terus Menggali, LLA Akan Laporkan Dugaan Pemodal dan Jaringan ke Polda Aceh

Pada kesempatan itu, kata Cut Afrianidar, Pj. Bupati, bapak Samsul Azhar telah mengarahkan instansi terkait, sesuai tugas fungsinya untuk sama-sama menjaga ketertiban dan kenyamanan pasar bagi para pedagang maupun pengunjung.


Seperti kita ketahui bersama, sebutnya lagi, bahwa pasar tradisional yang berada di Pante Teungoh merupakan pasar rakyat yang sangat aktif menjalankan perputaran ekonomi. Setiap harinya ramai dikunjungi pembeli.

“Pj. Bupati berharap kepada instansi terkait untuk berkoordinasi agar bisa memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung pasar, dan segera menindaklanjuti untuk membenahi kekurangan di Pasar tersebut”, ungkap Cut Afrianidar.

Kadis Perdagkop UKM Pidie, Cut Afrianidar juga menyampaikan Informasi Harga Bapok yang di input oleh Satgas Pangan Disperdagkop UKM Pidie pada Kamis 09 Januari 2025 : (RED)

Berita Terkait

Tim Sudah Kantongi Nama Pemain Tambang Geumpang, Dari Oknum Pejabat Hingga Koordinator Lapangan
Keuchik Gampong Tgk. Laweung Buka Suara soal Yayasan Jabal Ulum Pidie: Dugaan Pelecehan Diminta Diusut Tuntas, Anak-anak Harus Dipulihkan
Dugaan Pelecehan Seksual di Jabal Ulum Pidie, Aktivis Desak Aparat Usut Tuntas dan Negara Hadir Rehabilitasi Korban
Rakyat Pulo Loih Jadi Korban Penertiban, Dugaan Setoran ke Oknum Berseragam dan Aktivitas Tambang Cina Dipertanyakan
Penertiban Tambang Emas Geumpang Menuai Kritik, Publik Soroti Kesenjangan antara Penghancuran Alat Rakyat dan Pengawasan Pemodal
Asap Pembakaran Membumbung di Geumpang, Namun Alat Berat Diduga Milik Jaringan Cina Tetap Beroperasi, Ada Apa?
Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja
837 Hektare Kawasan Geumpang Terancam Rusak, 133 Ekskavator Disebut Masih Menggerus Hutan dan Bantaran Sungai

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolsek Teluk Meranti Hadir di Malam Akrab Polres Pelalawan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Apresiasi Kapolda Riau Camat Teluk Meranti Sukseskan Ekspedisi Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:08 WIB

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti dan Mahasiswa KKN UNRI Beri Edukasi di SDN 015

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:27 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Cek Lahan Cabai Warga Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:31 WIB

Syukuran HUT Bhayangkara & Kenaikan Pangkat 3 Personel Polsek Teluk Meranti Meriah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:42 WIB

Jabat Erat Tangan Kapolres, 3 Personel Teluk Meranti Resmi Sandang Pangkat Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Kawal Lahan Warga Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dukung Swasembada Pangan Petani

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB