Pj. Bupati Pidie Lihat Langsung Perbaikan Talud Waduk Blang Pawod

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Jumat, 24 Januari 2025 - 19:44 WIB

50487 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PIDIE – Dinas PUPR bersama BPBD Pidie terus melakukan perbaikan Talud Waduk Pawod sejak dua hari lalu, dan terus dipacu penanganannya, diperkirakan selesai pada Sabtu besok, ungkap Kabid Rehab dan Rekon BPBD Pidie, Ir. Ali Basyah, S.T., S.E., M.M., Kamis (23/01/2025) malam.

Jebolnya tanggul waduk yang berada di Gampong Pawod dan Deyah ini akibat banjir yang melanda wilayah Batee dan Muara Tiga pada 14 Januari 2025, sehingga mengancam kebutuhan air untuk 185 hektar lahan sawah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas arahan dari Pj. Bupati, kami dari instansi terkait segera bertindak menanggulanginya secara darurat, sehingga kebutuhan air untuk areal persawahan masyarakat tidak terganggu”, jelas Kabid.

Senada disampaikan Kabid Pengairan PUPR Pidie, Muntahar, S.T., bahwa pihaknya dengan mengerahkan tiga unit beko dan dua loader, bersama pihak BPPD sedang menangani talud waduk yang jebol.

Baca Juga :  Kepsek SMAN 1 Sakti Pidie, Berikan Klarifikasi Terkait Tiga Siswa Berkelahi, Videonya Beredar di Medsos

“Kami berupaya dalam dua hari ini selesai memperbaiki talud diseputaran pintu air yang jebol, sehingga ketersedian air untuk persawahan masyarakat bisa normal kembali”, terang Muntahar

Pada kesempatan itu, dihadapan Danramil, Camat, Keuchik, Keujruen Blang, serta masyarakat setempat, Pj. Bupati, Drs. Samsul Azhar, mengajak untuk bersama-sama merawat waduk tersebut.

Pj. Bupati yang didampingi Plt. Ass I, Almanza, S.STP., juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan penebangan pohon atau menggarap di area seputaran Waduk, sehingga bangunan tidak terganggu dan lebih kokoh oleh faktor alam.

“Saya sangat berterimakasih kepada Dinas terkait, unsur Forkopincam Muara Tiga, pihak gampong, juga masyarakat di sini atas tanggap cepat laporan bencana banjir beberapa hari yang lalu, sehingga kami dapat memberikan kontribusi dengan cepat untuk petani”, ucap Pj. Bupati Pidie, Drs. Samsul Azhar.

Sementara itu, Keuchik Gampong Pawod, Tarmizi bersama Keuchik Gampong Deyah, kepada awak media ini menyampaikan kebahagiannya beserta masyarakat tani di dua wilayah kenukiman mereka, karena persoalan jebolnya tanggul Waduk Blang Pawod dengan cepat teratasi.

Baca Juga :  Respons Cepat Pj Bupati Pidie Drs. Samsul Azhar Tangani Dampak Banjir, Masyarakat Apresiasi

“Kami bersama para petani di sini merasa bahagia atas tanggapan cepat Pj. Bupati, bapak Samsul Azhar, yang kami laporkan sebelumnya untuk memperbaiki tanggul waduk yang jebol sewaktu banjir beberapa hari lalu. Dan saat ini sudah teratasi. Kami juga mohon kepada Pemkab Pidie, untuk kesempurnaan waduk ini kedepannya agar dianggarkan dalam APBK”, kata Keuchik.

Keuchik Tarmizi juga mengungkapkan, bahwa setiap kegiatan ataupun permasalahan dalam masyarakat, pihaknya juga selalu menjalin komunikasi dengan unsur Forkopincam, seperti halnya persoalan jebolnya Talud Waduk Blang Pawod.

“Jadi segala sesuatu yang kita laksanakan menyangkut masyarakat di sini, kita selalu berkomunikasi dengan pihak Forkopincam, ini untuk kebaikan dan kebersamaan dalam segala hal”, ungkap Keuchik Tarmizi.(As)

Berita Terkait

Tim Sudah Kantongi Nama Pemain Tambang Geumpang, Dari Oknum Pejabat Hingga Koordinator Lapangan
Keuchik Gampong Tgk. Laweung Buka Suara soal Yayasan Jabal Ulum Pidie: Dugaan Pelecehan Diminta Diusut Tuntas, Anak-anak Harus Dipulihkan
Dugaan Pelecehan Seksual di Jabal Ulum Pidie, Aktivis Desak Aparat Usut Tuntas dan Negara Hadir Rehabilitasi Korban
Rakyat Pulo Loih Jadi Korban Penertiban, Dugaan Setoran ke Oknum Berseragam dan Aktivitas Tambang Cina Dipertanyakan
Penertiban Tambang Emas Geumpang Menuai Kritik, Publik Soroti Kesenjangan antara Penghancuran Alat Rakyat dan Pengawasan Pemodal
Asap Pembakaran Membumbung di Geumpang, Namun Alat Berat Diduga Milik Jaringan Cina Tetap Beroperasi, Ada Apa?
Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja
837 Hektare Kawasan Geumpang Terancam Rusak, 133 Ekskavator Disebut Masih Menggerus Hutan dan Bantaran Sungai

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolsek Teluk Meranti Hadir di Malam Akrab Polres Pelalawan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Apresiasi Kapolda Riau Camat Teluk Meranti Sukseskan Ekspedisi Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:08 WIB

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti dan Mahasiswa KKN UNRI Beri Edukasi di SDN 015

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:27 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Cek Lahan Cabai Warga Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:31 WIB

Syukuran HUT Bhayangkara & Kenaikan Pangkat 3 Personel Polsek Teluk Meranti Meriah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:42 WIB

Jabat Erat Tangan Kapolres, 3 Personel Teluk Meranti Resmi Sandang Pangkat Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Kawal Lahan Warga Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dukung Swasembada Pangan Petani

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB