Resmi di Lantik KKI Kabupaten Bandung Barat Edi syafrudin Periode Periode 2026–2030, Target Memperlebar Dojo Dari 16 Kecamatan.

Redaksi.

- Redaksi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 22:02 WIB

50120 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANSUNG BARAT, waspadaindonesia.com – Komitmen membangun generasi muda yang disiplin, berkarakter, dan berprestasi melalui olahraga bela diri terus diperkuat Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Cabang Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Hal tersebut ditandai dengan pelantikan pengurus KKI Bandung Barat masa bakti 2026–2030 yang digelar di Gedung B, Ballroom Lantai 4, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (10/10/2026).

Pelantikan pengurus KKI Bandung Barat dilakukan langsung oleh Ketua Umum KKI Jawa Barat, Asep Dedi Setiawan, dan disaksikan Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail yang hadir mewakili Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet karate di Kabupaten Bandung Barat.

Ketua Umum KKI Jawa Barat, Asep Dedi Setiawan, menegaskan bahwa penguatan organisasi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelatih dan pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Menurutnya, perkembangan organisasi KKI di Jawa Barat dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kemajuan.

Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Cabang Kabupaten Bandung Barat resmi memiliki kepengurusan baru masa bakti 2026–2030.

Kepengurusan yang sebelumnya berada di sekitar 13 daerah kini terus berkembang, disertai aktivitas pembinaan dan berbagai kegiatan organisasi di kabupaten dan kota.

Salah satu bentuk pembinaan tersebut diwujudkan melalui Ujian Kenaikan Tingkat (UKT), pendidikan, serta pelatihan yang disesuaikan dengan jenjang dan ketentuan organisasi.

Asep Dedi menilai kualitas pelatih menjadi salah satu faktor penting dalam mencetak atlet berprestasi. Pelatih yang memiliki kemampuan dan kompetensi akan lebih mampu memberikan materi latihan, penguasaan teknik, serta pola pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan atlet.

“Pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan. Jangan sampai kegiatan organisasi hanya berhenti pada agenda seremonial, tetapi harus dilanjutkan dengan latihan rutin dan peningkatan kemampuan atlet,” ujarnya.

KKI Jawa Barat, kata dia, juga terus melakukan pemantauan dan pembinaan ke berbagai daerah untuk memastikan program organisasi berjalan secara konsisten.

Asep Dedi juga mendorong pengurus KKI Bandung Barat mempersiapkan atlet secara lebih matang menghadapi berbagai agenda kompetisi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sesuai jadwal resmi.

Menurutnya, persiapan atlet tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan program latihan yang terukur, peningkatan kualitas pelatih, serta dukungan organisasi agar potensi atlet dapat berkembang secara maksimal.

Selain pembinaan atlet, kemandirian organisasi juga dinilai penting. Pengurus diharapkan mampu menyusun program secara terencana dan mengelola sumber daya organisasi secara bertanggung jawab.

“Dalam hal anggaran mengadakan pembinaan atlet, pelatihan kita biaya mandiri tidak dari pemerintah (APBD), dari kita untuk kita sendiri,” ujarnya.

Ia juga berharap perhatian terhadap fasilitas olahraga dan ruang pembinaan generasi muda terus ditingkatkan. Sarana yang memadai dinilai dapat mendukung kegiatan latihan, pendidikan, serta berbagai program pembinaan atlet.

Menuju 2030, Prestasi KKI Bandung Barat Harus Dipersiapkan dari Sekarang

Pelantikan pengurus KKI Bandung Barat periode 2026–2030 menjadi awal dari tanggung jawab panjang dalam membangun prestasi olahraga karate di daerah.

“Sejumlah agenda seperti memperluas dojo, meningkatkan kualitas pelatih, membangun karakter atlet, serta meningkatkan keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan membutuhkan perencanaan dan konsistensi,” jelasnya.

Dukungan pemerintah daerah, pelatih, orang tua atlet, serta masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan olahraga yang sehat dan berkelanjutan.

Bagi KKI Bandung Barat, tantangan ke depan bukan hanya meningkatkan jumlah atlet, tetapi memastikan setiap karateka memperoleh pembinaan yang tepat, memiliki karakter kuat, serta mendapatkan kesempatan berkembang sesuai potensinya.

Dengan semangat disiplin, persatuan, dan pembinaan berjenjang, kepengurusan baru KKI Bandung Barat diharapkan mampu membawa organisasi semakin berkembang dan melahirkan atlet yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di berbagai kejuaraan.

Baca Juga :  Polres Kuansing Lakukan Pengamanan Pengambilan Surat Suara di Gudang Logistik Dalam Rangka Pemilu Damai 2024

Dukungan terhadap pembinaan karate juga disampaikan Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Asep menyoroti kedisiplinan sebagai salah satu nilai penting yang harus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, pendidikan, maupun olahraga.

Ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pelantikan KKI Bandung Barat yang berjalan sesuai jadwal dan tahapan yang telah disampaikan kepada para undangan.

“Kedisiplinan dan menghargai waktu merupakan kunci utama kesuksesan. Saya melihat pelaksanaan kegiatan ini berjalan sesuai dengan tahapan yang telah dijadwalkan. Hal seperti ini patut menjadi contoh,” ungkap Asep.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan anak-anak mulai dari tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah atas dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam olahraga bela diri tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan mental yang kuat.

Penanaman disiplin sejak usia sekolah, lanjut Asep, merupakan modal penting untuk membentuk generasi muda yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan.

Ia berharap pengurus KKI Bandung Barat periode 2026–2030 dapat menerjemahkan semangat tersebut melalui program pembinaan yang nyata dan terukur.

Selain itu, peningkatan prestasi atlet karate Bandung Barat di berbagai kejuaraan tingkat provinsi juga diharapkan menjadi salah satu fokus kepengurusan baru.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, kata Asep, terus berupaya mendorong peningkatan prestasi olahraga melalui koordinasi dengan berbagai cabang olahraga.

“Komunikasi antara pemerintah daerah dan organisasi olahraga dinilai penting agar kebutuhan, kendala, serta persoalan yang dihadapi masing-masing cabang olahraga dapat dibahas dan diupayakan penyelesaiannya secara bersama-sama,” jelasnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru KKI Bandung Barat, masyarakat kini menantikan realisasi berbagai program pembinaan yang telah disampaikan.

“Sebab, keberhasilan organisasi olahraga pada akhirnya tidak hanya diukur dari pelantikan dan rencana kerja, tetapi juga dari konsistensi pembinaan, perkembangan atlet, serta prestasi nyata yang mampu diraih,” tandasnya. dan berprestasi melalui olahraga bela diri terus diperkuat Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Cabang Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Hal tersebut ditandai dengan pelantikan pengurus KKI Bandung Barat masa bakti 2026–2030 yang digelar di Gedung B, Ballroom Lantai 4, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (10/10/2026).

Pelantikan pengurus KKI Bandung Barat dilakukan langsung oleh Ketua Umum KKI Jawa Barat, Asep Dedi Setiawan, dan disaksikan Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail yang hadir mewakili Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail.

Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan atlet karate di Kabupaten Bandung Barat.

Ketua Umum KKI Jawa Barat, Asep Dedi Setiawan, menegaskan bahwa penguatan organisasi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelatih dan pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Menurutnya, perkembangan organisasi KKI di Jawa Barat dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kemajuan.

Kushin Ryu M Karate-Do Indonesia (KKI) Cabang Kabupaten Bandung Barat resmi memiliki kepengurusan baru masa bakti 2026–2030.
Kepengurusan yang sebelumnya berada di sekitar 13 daerah kini terus berkembang, disertai aktivitas pembinaan dan berbagai kegiatan organisasi di kabupaten dan kota.

Salah satu bentuk pembinaan tersebut diwujudkan melalui Ujian Kenaikan Tingkat (UKT), pendidikan, serta pelatihan yang disesuaikan dengan jenjang dan ketentuan organisasi.

Asep Dedi menilai kualitas pelatih menjadi salah satu faktor penting dalam mencetak atlet berprestasi. Pelatih yang memiliki kemampuan dan kompetensi akan lebih mampu memberikan materi latihan, penguasaan teknik, serta pola pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan atlet.

“Pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan. Jangan sampai kegiatan organisasi hanya berhenti pada agenda seremonial, tetapi harus dilanjutkan dengan latihan rutin dan peningkatan kemampuan atlet,” ujarnya.

KKI Jawa Barat, kata dia, juga terus melakukan pemantauan dan pembinaan ke berbagai daerah untuk memastikan program organisasi berjalan secara konsisten.

Baca Juga :  Evaluasi Data Kemiskinan Ekstrim, Pemkab Gayo Lues Jalin Kerjasama Dengan BPS

Asep Dedi juga mendorong pengurus KKI Bandung Barat mempersiapkan atlet secara lebih matang menghadapi berbagai agenda kompetisi, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sesuai jadwal resmi.

Menurutnya, persiapan atlet tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan program latihan yang terukur, peningkatan kualitas pelatih, serta dukungan organisasi agar potensi atlet dapat berkembang secara maksimal.

Selain pembinaan atlet, kemandirian organisasi juga dinilai penting. Pengurus diharapkan mampu menyusun program secara terencana dan mengelola sumber daya organisasi secara bertanggung jawab.

“Dalam hal anggaran mengadakan pembinaan atlet, pelatihan kita biaya mandiri tidak dari pemerintah (APBD), dari kita untuk kita sendiri,” ujarnya.

Ia juga berharap perhatian terhadap fasilitas olahraga dan ruang pembinaan generasi muda terus ditingkatkan. Sarana yang memadai dinilai dapat mendukung kegiatan latihan, pendidikan, serta berbagai program pembinaan atlet.

Pelantikan pengurus KKI Bandung Barat periode 2026–2030 menjadi awal dari tanggung jawab panjang dalam membangun prestasi olahraga karate di daerah.

“Sejumlah agenda seperti memperluas dojo, meningkatkan kualitas pelatih, membangun karakter atlet, serta meningkatkan keikutsertaan dalam berbagai kejuaraan membutuhkan perencanaan dan konsistensi,” jelasnya.

Dukungan pemerintah daerah, pelatih, orang tua atlet, serta masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem pembinaan olahraga yang sehat dan berkelanjutan.

Bagi KKI Bandung Barat, tantangan ke depan bukan hanya meningkatkan jumlah atlet, tetapi memastikan setiap karateka memperoleh pembinaan yang tepat, memiliki karakter kuat, serta mendapatkan kesempatan berkembang sesuai potensinya.

Dengan semangat disiplin, persatuan, dan pembinaan berjenjang, kepengurusan baru KKI Bandung Barat diharapkan mampu membawa organisasi semakin berkembang dan melahirkan atlet yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Bandung Barat di berbagai kejuaraan.

Dukungan terhadap pembinaan karate juga disampaikan Wakil Bupati Bandung Barat Asep Ismail yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Asep menyoroti kedisiplinan sebagai salah satu nilai penting yang harus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, pendidikan, maupun olahraga.

Ia mengapresiasi pelaksanaan kegiatan pelantikan KKI Bandung Barat yang berjalan sesuai jadwal dan tahapan yang telah disampaikan kepada para undangan.

“Kedisiplinan dan menghargai waktu merupakan kunci utama kesuksesan. Saya melihat pelaksanaan kegiatan ini berjalan sesuai dengan tahapan yang telah dijadwalkan. Hal seperti ini patut menjadi contoh,” ungkap Asep.

Ia juga mengapresiasi keterlibatan anak-anak mulai dari tingkat sekolah dasar, sekolah menengah pertama hingga sekolah menengah atas dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam olahraga bela diri tidak hanya berkaitan dengan pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan mental yang kuat.

Penanaman disiplin sejak usia sekolah, lanjut Asep, merupakan modal penting untuk membentuk generasi muda yang tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan.

Ia berharap pengurus KKI Bandung Barat periode 2026–2030 dapat menerjemahkan semangat tersebut melalui program pembinaan yang nyata dan terukur.

Selain itu, peningkatan prestasi atlet karate Bandung Barat di berbagai kejuaraan tingkat provinsi juga diharapkan menjadi salah satu fokus kepengurusan baru.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, kata Asep, terus berupaya mendorong peningkatan prestasi olahraga melalui koordinasi dengan berbagai cabang olahraga.

“Komunikasi antara pemerintah daerah dan organisasi olahraga dinilai penting agar kebutuhan, kendala, serta persoalan yang dihadapi masing-masing cabang olahraga dapat dibahas dan diupayakan penyelesaiannya secara bersama-sama,” jelasnya.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru KKI Bandung Barat, masyarakat kini menantikan realisasi berbagai program pembinaan yang telah disampaikan.

“Sebab, keberhasilan organisasi olahraga pada akhirnya tidak hanya diukur dari pelantikan dan rencana kerja, tetapi juga dari konsistensi pembinaan,perkembangan atlet, serta prestasi nyata yang mampu diraih,” tandasnya.

Read : ladi

Berita Terkait

Rapat konsolidasi DPW Sekaligus Pembentukan dan Pengukuhan DPD SWI Kota Bandung Dan Kabupaten Bandung
Empat Masjid di Rohil Disambangi Polres Saat Subuh
Revitalisasi SDN Situsirna Berjalan Lancar, Kepala Sekolah: Pelaksanaan Sesuai Juknis
BNI Hiraukan Perkapolri No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksana Satuan Pengamanan.
Selamat atas terbentuk nya Forum Wartawan Media Onlain Indonesia ( FWMO ) Kabupaten BAndung Barat.
DPD Gerindra Jabar Gelar Dokling di Bandung Barat, Hadirkan CKG dan Revolusi Putih.
Pangdam XXI/RI Tunjukkan Ketangguhan di Primarox81 Panglima TNI Cup 2026
Dewan Menyapa Warga Berbasis Budaya, Tobias Ginanjar Serap Aspirasi Warga Cipadang Manah

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:38 WIB

Celoteh Sandi FW: Kebakaran Atau KeKaburan Hutan?

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Satreskrim Polres Tanggamus Amankan Pria Diduga Jual Solar Subsidi, 200 Liter BBM Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:27 WIB

Kades Pematang Baru Ditahan, Dugaan Korupsi APBDes 2024 Rugikan Negara Rp585 Juta

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:14 WIB

Celoteh Sandi FW: “BBM Langka, Salah Siapa?

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Tim Dosen Unila Bantu Pemetaan Aset dan Infrastruktur Desa Sukanegara Berbasis GIS

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Operasi Antik Krakatau 2026, Polres Tanggamus Ungkap 25 Kasus Narkotika dan Amankan 27 Tersangka

Rabu, 30 September 2026 - 18:24 WIB

KEJAKSAAN NEGERI PRINGSEWU MUSNAHKAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA YANG TELAH BERKEKUATAN HUKUM TETAP (INKRACHT)

Rabu, 30 September 2026 - 18:15 WIB

Kejaksaan Negeri Pringsewu Hentikan Penuntutan Perkara Pencurian Melalui Pendekatan Keadilan Restoratif

Berita Terbaru