Akmal Al-Qarasie : Safar Adalah Simbol Perlawanan Anak Muda Tumbangkan Oligarki !!

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 30 November 2024 - 10:45 WIB

50247 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Forum Pemuda Mahasiswa (FPM) Abdya-Jakarta, Akmal Al-Qarasie mengatakan bahwa kemenangan Safaruddin merupakan simbol perlawanan anak muda terhadap kungkungan dinasti dan oligarki. Hal ini menjadi bukti bahwa anak muda, bahkan orang miskin sekalipun juga mampu menjadi pemimpin di Bumoe breuh sigupai.

BLANG PIDIE – Menurut Akmal, sosok Safaruddin layak untuk diteladani dan menjadi inspirasi anak muda. Supaya memiliki rasa kepercayaan diri dan tidak mudah minder dengan strata sosial yang di anggap lebih tinggi.

“Selain itu anak muda juga harus punya daya juang yang kuat dan tidak mudah menyerah dengan keadaan,” kata Akmal dalam keterangannya, Sabtu (30/11).

Baca Juga :  Gotong Royong TNI dan Warga, Tower Air Program Manunggal Air Kodim Abdya Mulai Berdiri

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Akmal, selama ini Safar dipandang sebelah mata oleh pihak tertentu karena berlatar belakang keluarga miskin dan bukan keluarga dinasti. Tetapi hinaan dan cacian itu, sebutnya sama sekali tidak menyurutkan semangat Safar untuk bertarung di kontestasi pilkada Abdya.

“Bang Safar berhasil membuktikan itu,” tandasnya.

Tokoh Muda Aceh Barat Daya ini berharap Bupati terpilih Abdya periode 2025-2030 bisa memberikan harapan baru untuk Abdya yang lebih maju dan makmur dengan adil dan merata. Selain itu juga berani mendobrak tradisi dinasti yang mengutamakan kepentingan segelintir oligarki kapitalisme.

Baca Juga :  Warga Gunung Cut Akui TMMD Kodim Abdya Bawa Banyak Manfaat

Akmal mendukung sikap bupati terpilih yang mengajak rakyat abdya kembali bersatu dan menyudahi perselisihan setelah pilkada selesai.

“Tapi juga ada satu poin menarik yang disampaikan bang Safar dalam konferensi pers kemarin, yaitu membuka ruang bagi pihak yang ingin oposisi untuk check and balance dalam pemerintahan,” pungkasnya.

Berita Terkait

TNI Selesaikan Pembangunan Jembatan Beton 10×4 Meter di Gunung Cut, Dorong Mobilitas Warga
Program Manunggal Air Kodim 0110/Abdya Disambut Antusias, Warga: Kini Akses Air Bersih Semakin Mudah
Petani Alue Seulaseh Bersyukur, Jembatan Aramco Kodim 0110/Abdya Permudah Akses Perkebunan
Gotong Royong TNI dan Warga, Tower Air Program Manunggal Air Kodim Abdya Mulai Berdiri
Legend 0110 Abdya Lolos ke Final Piala Pangdam IM U-43, Safaruddin Cetak Gol Kemenangan
Tampil Perkasa, Tim Legend Abdya Singkirkan Aceh Jaya dan Melaju ke Semifinal
Kodim Abdya dan Warga Kebut Pembangunan Jembatan Beton di Gunung Cut
Sigupai Abdya Mengamuk! Tim U-43 Aceh Barat Daya Tekuk Aceh Barat di Piala Pangdam IM

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru