Honorer Disdik Pidie Gelar Aksi Damai, Pj Bupati: Kami Terus Berupaya Memperjuangkan Nasib Mereka

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Selasa, 14 Januari 2025 - 16:42 WIB

50585 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Honorer Disdik Pidie Gelar Aksi Damai, Pj Bupati: Kami Terus Berupaya Memperjuangkan Nasib Mereka

Sigli, Haba Rakyat – Seribuan honorer dari lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdik) Pidie menggelar aksi damai di Kantor Bupati Pidie pada Senin, 13 Januari 2025. Aksi ini dilakukan untuk memperjuangkan kepastian status mereka sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Para honorer tersebut diterima langsung oleh Pj. Bupati Pidie, Drs. Samsul Azhar, didampingi Pj. Sekda, Jufrizal, S.Sos., M.Si., serta sejumlah pejabat Pemkab. Perwakilan aksi diajak berdialog di ruang kerja Bupati, di mana Pj. Bupati memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah untuk memperjuangkan nasib mereka.

Pertemuan Dengan Perwakilan

Dalam dialog tersebut, Pj. Bupati menjelaskan bahwa data para honorer telah disampaikan ke pemerintah pusat sebagai salah satu langkah untuk mempercepat pengangkatan mereka. “Kami terus berusaha agar harapan ini bisa terwujud, meski keputusan akhir berada di tangan pemerintah pusat,” ujar Samsul Azhar.

Baca Juga :  Pidie Jadi Pelopor di Aceh, Pj Bupati Samsul Azhar Resmi Luncurkan BLUD untuk 26 Puskesmas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah dialog, Pj. Bupati bersama Pj. Sekda dan pejabat lainnya menemui para honorer yang menunggu dengan tertib di halaman depan kantor. Di sana, beliau mendengarkan langsung keluhan mereka, termasuk pengabdian mereka selama bertahun-tahun tanpa kepastian status sebagai PPPK.

Para honorer mengungkapkan harapan agar Pemkab Pidie memperjuangkan nasib mereka hingga terwujud pengangkatan penuh waktu pada tahun 2025. Meski keputusan ada di tingkat pusat, mereka berharap dukungan Pemkab dapat mempercepat proses ini.

Pj. Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya maksimal sesuai kemampuan dan aturan yang ada. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan dengan keuangan daerah agar tidak menjadi beban bagi pemerintah mendatang.

Baca Juga :  Rakyat Pulo Loih Jadi Korban Penertiban, Dugaan Setoran ke Oknum Berseragam dan Aktivitas Tambang Cina Dipertanyakan

Setelah mendengar penjelasan Pj. Bupati, para honorer kembali ke tempat masing-masing dengan tertib. Aksi damai yang dilakukan dengan cara santun ini mendapatkan apresiasi tinggi dari Pj. Bupati Pidie.

“Mereka datang dengan santun, menyampaikan aspirasi dengan tertib, dan kembali dengan cara yang sama. Ini patut kita apresiasi,” ungkap Samsul Azhar dengan penuh keharuan. Ia juga mengajak semua elemen masyarakat untuk mendukung perjuangan para honorer ini.

Pj. Bupati menegaskan, meskipun pengangkatan PPPK merupakan kewenangan pusat, pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. “Kita akan terus memperjuangkan nasib saudara-saudara kita, para pendidik yang telah berkontribusi besar dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa,” pungkasnya.[her]

Berita Terkait

Tim Sudah Kantongi Nama Pemain Tambang Geumpang, Dari Oknum Pejabat Hingga Koordinator Lapangan
Keuchik Gampong Tgk. Laweung Buka Suara soal Yayasan Jabal Ulum Pidie: Dugaan Pelecehan Diminta Diusut Tuntas, Anak-anak Harus Dipulihkan
Dugaan Pelecehan Seksual di Jabal Ulum Pidie, Aktivis Desak Aparat Usut Tuntas dan Negara Hadir Rehabilitasi Korban
Rakyat Pulo Loih Jadi Korban Penertiban, Dugaan Setoran ke Oknum Berseragam dan Aktivitas Tambang Cina Dipertanyakan
Penertiban Tambang Emas Geumpang Menuai Kritik, Publik Soroti Kesenjangan antara Penghancuran Alat Rakyat dan Pengawasan Pemodal
Asap Pembakaran Membumbung di Geumpang, Namun Alat Berat Diduga Milik Jaringan Cina Tetap Beroperasi, Ada Apa?
Konflik Membara Di Peti Geumpang , DLH Pidie Klaim Cek Air & Tanah, Amat Tong Red Tantang Balik: “Bek Pegot-Pegot Abah Bagai Siuro Sepot! Itu Tambang China, Kami Warga Geumpang Dilarang Kerja
837 Hektare Kawasan Geumpang Terancam Rusak, 133 Ekskavator Disebut Masih Menggerus Hutan dan Bantaran Sungai

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolsek Teluk Meranti Hadir di Malam Akrab Polres Pelalawan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Apresiasi Kapolda Riau Camat Teluk Meranti Sukseskan Ekspedisi Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:08 WIB

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti dan Mahasiswa KKN UNRI Beri Edukasi di SDN 015

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:27 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Cek Lahan Cabai Warga Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:31 WIB

Syukuran HUT Bhayangkara & Kenaikan Pangkat 3 Personel Polsek Teluk Meranti Meriah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:42 WIB

Jabat Erat Tangan Kapolres, 3 Personel Teluk Meranti Resmi Sandang Pangkat Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Kawal Lahan Warga Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dukung Swasembada Pangan Petani

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB