PPA Minta Rekonstruksi Pascabanjir Mengutamakan Konsep Bangun Lebih Baik

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Senin, 12 Januari 2026 - 13:45 WIB

50382 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | PIDIE JAYA – Partai Perjuangan Aceh (PPA) mendorong penataan ulang kawasan permukiman di wilayah terdampak banjir di Kabupaten Pidie Jaya dan juga wilayah terdampak banjir lainnya agar dibangun lebih aman, bebas banjir, dan siap menghadapi potensi bencana berulang di masa mendatang.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PPA, Prof Adjunct Dr Marniati MKes dalam rangkaian kegiatan penanganan pascabencana banjir di Pidie Jaya, yakni pembukaan posko kesehatan gratis, pendampingan pendidikan darurat, serta program trauma healing bagi anak-anak dan remaja terdampak.
Menurut Marniati, proses pemulihan pascabencana tidak cukup hanya mengembalikan kondisi seperti semula, tetapi harus mengusung konsep “membangun lebih baik” (build back better) agar kawasan permukiman yang dibangun ke depan benar-benar lebih aman dan berkelanjutan.
“Rekonstruksi pascabencana harus menjadi momentum untuk membangun lebih baik. Rumah-rumah yang sebelumnya terendam banjir perlu ditata ulang secara menyeluruh agar lebih aman, tangguh, dan siap menghadapi bencana berulang,” ujar Marniati.
Ia menegaskan, penataan kembali kawasan perumahan perlu melibatkan para pakar, termasuk ahli kebencanaan, tata ruang, serta arsitek-arsitek terbaik, agar desain hunian dan lingkungan permukiman memiliki standar keselamatan tinggi, sistem drainase yang memadai, serta memanfaatkan teknologi modern.
Marniati menilai, pelibatan arsitektur berkelas dunia penting untuk memastikan kawasan permukiman yang dibangun tidak hanya layak huni, tetapi juga adaptif terhadap risiko bencana, ramah lingkungan, dan mendukung kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang.
Dorongan tersebut melengkapi rangkaian komitmen PPA dalam penanganan pascabencana di Pidie Jaya, yang sebelumnya diwujudkan melalui layanan kesehatan gratis, pendampingan pendidikan, trauma healing, penyaluran bantuan sosial, serta pemberian beasiswa bagi anak-anak terdampak banjir.
PPA juga mendorong pemerintah pusat dan daerah agar proses rekonstruksi pascabencana dilakukan secara terencana, terintegrasi, dan berorientasi pada mitigasi risiko, sehingga tidak terjadi kerusakan berulang di masa depan.
Masyarakat setempat menyambut baik gagasan tersebut. Warga berharap pembangunan kembali kawasan permukiman tidak sekadar bersifat sementara, tetapi benar-benar menghadirkan lingkungan tempat tinggal yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan.
Melalui rangkaian aksi kemanusiaan dan gagasan pemulihan ini, PPA menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pascabencana di Aceh secara menyeluruh, mulai dari aspek kemanusiaan, kesehatan, pendidikan, hingga pembangunan permukiman yang tangguh dan berkelanjutan di masa depan. [Redaksi]

Baca Juga :  PPA Bagikan 250 Kg Cabai Merah untuk Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya, Masyarakat Merasakan Dampaknya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Langkah Strategis, Relawan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jabal Ghafur Bersihkan Tempat Ibadah di Lokasi Banjir Pidie Jaya

Berita Terkait

Langkah Strategis, Relawan Mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Jabal Ghafur Bersihkan Tempat Ibadah di Lokasi Banjir Pidie Jaya
PPA Bagikan 250 Kg Cabai Merah untuk Warga Terdampak Banjir di Pidie Jaya, Masyarakat Merasakan Dampaknya
Kapolres Pidie Jaya dan Pj Bupati Sinergi Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Program 1 Pekarangan Pangan Bergizi
PUSDA Apresiasi Kinerja Polres Pidie Jaya tahun 2024 di Bawah Kepemimpinan AKBP Ahmad Faisal Pasaribu
Aktivis Aceh : Dr. H. Said Mulyadi, SE, M.Si diminta kembali untuk Melanjutkan Pembangunan di Pijay
Rajai Jajak Pendapat, H Said Mulyadi Calon Kuat Bupati Pidie Jaya Periode 2024-2029
Dr. Muslem Yacob Hadiri Wisuda Ke III STIS Ummul Ayman
Pemerintah Aceh Serahkan Kursi Roda Adaptif Bagi Anak Disabilitas Di Pijay

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Jamaluddin Idham Tinjau Infrastruktur Pertanian Simeulue, Aspirasi Warga Siap Dikomunikasikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Ali Sadikin Tinjau Rumah Rusak Diterjang Arus Sungai, Minta Perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 01:09 WIB

Mizwan, S.H. Apresiasi Kapolri dan Tim Gabungan Ungkap Dugaan Pabrik Sabu di Pidie, Selamatkan Generasi Muda Aceh dari Ancaman Narkoba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Nelayan Sabang Curhat Soal BBM dan Kapal, Jamaluddin Idham Dorong Solusi Nyata

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:00 WIB

P3TPG Blang Baro Rambong Gelar Musyawarah, Harapkan Tuha Peut Amanah dan Berintegritas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Jumat Berkah, Brimob Polda Aceh Bagikan 100 Gelas Jus kepada Jamaah Masjid Baiturrahim Nagan Raya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Kejari Nagan Raya Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Lewat Pemusnahan Barang Bukti

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:27 WIB

Nagan Raya Darurat Mafia Solar Subsidi, Pola Berulang Dari 2 Ton Drum Hingga Truk Tangki 5 Ton Tak Pernah Terputus

Berita Terbaru