Suryadi Djamil: Eksekutif–Legislatif Harus Solid, Hentikan Polemik yang Merusak Citra Aceh

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 3 Mei 2026 - 21:40 WIB

50117 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Dinamika politik Aceh yang kian memanas mendapat sorotan serius dari tokoh Aceh di Jakarta, Suryadi Djamil. Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas antara eksekutif dan legislatif guna memastikan roda pemerintahan berjalan stabil, efektif, dan tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

Menurut Suryadi, konflik terbuka yang terus dipertontonkan ke ruang publik bukan hanya kontraproduktif, tetapi juga berisiko merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan. Ia menilai polemik yang berkembang saat ini telah melampaui batas kewajaran dan berpotensi membentuk persepsi negatif terhadap Aceh di tingkat nasional.

“Jangan sampai ruang publik dipenuhi drama politik yang tidak substansial. Ini bukan tontonan yang mendidik, apalagi memberi solusi,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyoroti maraknya tuduhan yang dilontarkan tanpa disertai bukti kuat. Menurutnya, praktik semacam ini tidak hanya berbahaya, tetapi juga mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas yang seharusnya dijunjung tinggi oleh para pejabat publik.

Baca Juga :  Nomor WA Direktur CERI Diretas, Yusri: Jangan Layani Permintaan Apa Pun

“Jika memang ada dugaan pelanggaran, sampaikan secara terbuka, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan. Bukan sekadar pernyataan yang memicu kegaduhan dan spekulasi,” ujarnya.

Suryadi mengajak seluruh elemen pemerintahan untuk kembali pada nilai-nilai musyawarah dan kearifan lokal Aceh. Ia menilai dialog terbuka dan komunikasi yang sehat merupakan langkah paling elegan dalam menyelesaikan perbedaan, tanpa harus memperuncing konflik di ruang publik.

Ia juga menyampaikan keyakinannya terhadap kepemimpinan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, yang dinilai memiliki kapasitas dan kebijaksanaan dalam meredam konflik serta mengambil keputusan strategis. Namun demikian, ia mengingatkan agar setiap kebijakan tetap disampaikan secara transparan untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Kepercayaan publik adalah modal utama. Karena itu, keterbukaan informasi harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan,” tambahnya.

Tak hanya itu, Suryadi juga meminta pimpinan legislatif, khususnya Ketua DPRA, untuk menunjukkan kedewasaan dalam berkomunikasi serta mengedepankan data dan fakta dalam setiap pernyataan kepada publik.

Baca Juga :  Stop Narasi Hoaks, Kinerja Menko Pangan Zulkifli Hasan Selaras dengan Visi Presiden Prabowo Subianto

Lebih jauh, ia mengusulkan perlunya penyegaran kepemimpinan di parlemen daerah sebagai bagian dari solusi jangka panjang dalam membangun iklim politik yang sehat dan produktif. Menurutnya, Aceh memiliki banyak figur potensial yang mampu menghadirkan perubahan positif.

Beberapa nama yang disebut antara lain Salmawati, Aiyub Abbas, dan Anwar. Ketiganya dinilai memiliki pengalaman, integritas, serta keteladanan dalam kepemimpinan, yang diharapkan mampu menghadirkan suasana politik yang lebih kondusif, sejuk, dan bermartabat.

Menutup pernyataannya, Suryadi menegaskan bahwa masyarakat Aceh membutuhkan kerja nyata, bukan konflik berkepanjangan. Ia berharap seluruh pihak dapat menahan diri, mengedepankan kepentingan daerah, dan bersama-sama menjaga marwah Aceh di mata publik nasional.

“Sudah saatnya energi kita difokuskan pada pembangunan dan kesejahteraan rakyat, bukan pada polemik yang tak berujung,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

PHK Sepihak Eks Manajer PT NHM, PA-Malut Desak Perusahaan Bayar Hak Pekerja Rp 14,7 Miliar
Apresiasi Langkah Tegas Menteri Imipas Agus Andrianto, Nonaktifkan Kalapas Cibinong Bukti Imipas Benahi Jajaran
Waspada Akun Online tiktok Diduga Menawarkan Video Call Berujung Permintaan Uang, Warga Diminta Tidak Mudah Terpancing
Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange
Lahan Warga Karangsia Sungai Menang, AKPERSI Dorong Verifikasi Menyeluruh
Rakerwil I PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Resmi Digelar, Siap Bersinergi untuk Jakarta dan Indonesia
VIRAL! Bedah Buku Internasional UI: Karya Mahasiswa S2 Gizi FKM USU Ditetapkan Sebagai Referensi Akademik Banyak Terima Hadiah Atas Prestasinya
GRAKI Soroti Sumber Dana dan Kepemilikan PT Genba Multi Mineral

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolsek Teluk Meranti Hadir di Malam Akrab Polres Pelalawan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Apresiasi Kapolda Riau Camat Teluk Meranti Sukseskan Ekspedisi Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:08 WIB

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti dan Mahasiswa KKN UNRI Beri Edukasi di SDN 015

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:27 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Cek Lahan Cabai Warga Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:31 WIB

Syukuran HUT Bhayangkara & Kenaikan Pangkat 3 Personel Polsek Teluk Meranti Meriah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:42 WIB

Jabat Erat Tangan Kapolres, 3 Personel Teluk Meranti Resmi Sandang Pangkat Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Kawal Lahan Warga Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dukung Swasembada Pangan Petani

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB