Inalum Perkuat Penanganan Karhutla di Mempawah-Kalimantan Barat, 60 Relawan Grup MIND ID Diterjunkan ke Sekitar Wilayah Operasional BAI

REDAKSI BATU BARA

- Redaksi

Senin, 7 September 2026 - 23:08 WIB

50137 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum terus memperkuat dukungan terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah titik di Indonesia, termasuk di Kabupaten Mempawah-Kalimantan Barat, yang merupakan wilayah operasional PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), anak usaha Inalum dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) yang mengoperasikan smelter grade alumina refinery (SGAR) beserta fasilitas-fasilitas pendukungnya.

Sejak 24 Agustus 2026, Inalum dan BAI bersama pemerintah daerah, BNPB/BPBD, TNI, Polri, unsur pemadam kebakaran, relawan, dan masyarakat setempat telah melakukan pengendalian dan pemadaman pada sejumlah titik api. Upaya tersebut terus diperkuat mengingat sebagian kebakaran terjadi di lahan gambut yang memiliki karakteristik khusus, di mana api dapat merambat dan bertahan di bawah permukaan sehingga membutuhkan pemantauan, penyisiran, dan pendinginan secara berkelanjutan.

Pada Jumat (4/9), Direktur Utama PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) Maroef Sjamsoeddin mengkoordinasikan langsung pengerahan  60 personel pemadam kebakaran bersertifikat dari Grup MIND ID untuk memperkuat tim yang telah bekerja di lapangan. Personil tersebut merupakan personal gabungan yang berasal  Inalum, ANTAM, PT Bukit Asam (Persero) Tbk, PT Timah (Persero) Tbk, PT Freeport Indonesia, dan PT Vale Indonesia Tbk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maroef Sjamsoeddin menyampaikan bahwa penanganan bencana membutuhkan kepedulian dan kolaborasi dari berbagai pihak. Karena itu, Grup MIND ID hadir untuk membantu masyarakat serta memperkuat upaya pengendalian karhutla yang berdampak pada lingkungan maupun aktivitas sosial masyarakat.

Baca Juga :  May Day 2026, Buruh Transport Perkuat Kolaborasi Demi Ekonomi Nasional yang Stabil

Langkah ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat. Kehadiran relawan Grup MIND ID ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk mempercepat pengendalian titik api sekaligus membantu mengurangi risiko kesehatan dan gangguan terhadap aktivitas yang dihadapi masyarakat, ujarnya saat meninjau daerah terdampak di Mempawah, Jumat (4/9/2026).

Selain dukungan personel, penguatan penanganan di lokasi juga dilakukan melalui penyediaan berbagai perlengkapan pemadaman dan peralatan  keselamatan serta dukungan medis untuk para relawan maupun para Masyarakat yang terdampak, yang turut mencakup penyediaan fasilitas kesehatan darurat, alat pelindung diri, termasuk 1 (satu) unit mobil pemadam kebakaran yang juga ditambahkan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) (PELINDO), dalam rangka memastikan kebutuhan Kesehatan dan keselamatan seluruh relawan dan Masyarakat di lokasi dapat terpenuhi.

Direktur Utama Inalum, Melati Sarnita menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam penanganan karhutla merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan serta bentuk kepedulian terhadap masyarakat setempat. Kehadiran tim di lapangan tidak hanya diarahkan pada proses pemadaman, tetapi juga membantu mencegah penyebaran api dan mengurangi potensi dampak karhutla yang lebih luas.

Bagi Inalum, keberadaan perusahaan harus memberikan manfaat dan rasa aman bagi masyarakat di sekitarnya. Karena itu, ketika terdapat situasi darurat seperti karhutla, kami berupaya bergerak bersama seluruh pihak yang memiliki kompetensi dan kewenangan untuk membantu penanganannya. Kolaborasi menjadi kunci agar respons di lapangan dapat berlangsung lebih cepat dan efektif, ujar Melati.

Baca Juga :  Kasihhati: Pemprov DKI Jakarta Harus Bertanggung Jawab JIka RSUD Pasar Minggu Disegel

Sementara itu, Direktur Utama BAI, Darwin Saleh Siregar, menyampaikan bahwa penanganan karhutla di Mempawah membutuhkan upaya yang tidak sederhana karena sebagian titik kebakaran berada di lahan gambut, di mana api dapat merambat dan bertahan di bawah permukaan meskipun kobaran di atas tanah telah padam.

Api pada lahan gambut dapat merambat dan bertahan di bawah permukaan meskipun kobaran di atas tanah telah padam. Kondisi ini membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih panjang, ketersediaan sumber air yang memadai, serta penyisiran dan pendinginan berulang untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali muncul, ujar Darwin.

Melalui sinergi bersama Grup MIND ID, pemerintah, aparat, dan Masyarakat setempat, Inalum berkomitmen untuk terus mengambil peran aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan, sekaligus membangun kesadaran dan kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi karhutla di masa mendatang.

Sebagai satu keluarga besar Grup MIND ID, semangat kebersamaan tidak hanya diwujudkan dalam pencapaian dan pertumbuhan bersama, tetapi juga dengan hadir dan saling mendukung ketika menghadapi tantangan dan kondisi darurat.

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan
26 Tahun HIMLAB Raya Jakarta: Abdul Manaf Siregar Resmi Pimpin Organisasi, Bawa Semangat Baru Mahasiswa Labuhanbatu di Perantauan
Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara
Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!
Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE
Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik
PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia
Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru