Kebakaran PT. PGE Warga Singgung Pengolola Blok-B, Jadi Petaka Bagi Warga Sekitar, Rp 7,5 Miliar Dana (CSR) Dikemanakan

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 12 Agustus 2023 - 15:55 WIB

50425 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSUKON – Semburan Api terlihat keluar yang diduga berasal dari kebakaran pipa penyuplai Gas bocor dalam Cluster I, di kawasan kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara milik PT Pema Global Energi (PGE) membuat warga sekitar suasana jadi panik dan beberapa petugas keamanan yang berjaga di sekitar lokasi berlarian melakukan pemadaman sumburan api itu, Sabtu (12/8/2022).

“Ruslan Abd (50) Seorang tokoh Masyarakat kecamatan Syamtalira Aron, yang sedang melihat kebakaran itu, di lokasi mengatakan pada awak media, kebakaran PT. PGE ini, bukan yang pertama terjadi, dan keberadaan PT PGE, menjadi Petaka tersendiri bagi warga sekitar.”terang Ruslan

Tambahnya, Berbagai persoalan sangat jelas nampak terlihat muncul, selama Blok-B ini di kelola oleh PT Pema Global Energi (PGE), salah satunya adalah, seperti yang terlihat di depan mata kita, kebakaran itu menurutnya, tidak lah kebakaran rumput.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Itu ada Pipa yang bocor, sehingga menyeburkan gas, mungkin ada percikan api, lalu terbakar dan hal itu bukan yang baru terjadi, selama Blok-B di ke kelola PT PGE.

Meskipun ada penjelasan dari pihak PT PGE, itu hanya kebakaran rumput saja, menurut dirinya, itu tidak logis, coba di lihat asap yang keluar dari sumburan api tersebut, asap nya sangat tebal.”Pungkasnya

Baca Juga :  Karang Taruna Aceh Utara Gelar Temu Karya, Ini Agendanya

Selain kebakaran, Sumburan lumpur dan tumpahan minyak, sering terjadi, yang kadang-kadang menjadi Petaka bagi warga sekitar.

Yang Paling anehnya, baru-baru ini saya melihat dan membaca di media online dan cetak, Bahwa PT PGE Sempat melaporkan kepada pemerintah Aceh, saat melakukan Penandatanganan Bersama Nota Kesepakatan dan Rencana Kerja Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Tahun 2023 di Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Senin (17/4/2023).

PT. PEMA Global Energi saat itu mengaku mengumpulkan Rp 7,5 Miliar Uang Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan atau CSR, dan menjadi pertanyaan bagi dirinya, kok tidak terlihat sih, dana CSR itu di pergunakan oleh PGE untuk peduli Sosial Lingkungan.”Tanya Ruslan

Malah banyak kelompok masyarakat sekitar lokasi PT PGE, membuat permohonan, seperti modal usaha, pemohonan batuan Sosial, maupun pembangunan sarana prasarana lembaga pendidikan dan sarana jalan usaha tani, sangat jarang di kabulkan oleh pihak PT PGE itu.

Lanjutnya, keberadaan PT PGE ini, jelas Terlihat menjadi Petaka bagi masyarakat sekitar, pasalnya, ada bangunan bekas milik PT PGE, yang di tumbuhi semak belukar, dan bangunanan tua tersebut, di jadikan tempat menghisap sabu-sabu oleh pemuda nakal di sekitar lokasi.” jelasnya sumber itu

Baca Juga :  Peningkatan Jalan Lhoksukon-Cot Girek Sumber Anggaran Bagi Hasil Sawit.

Ia sangat menyangkan, hal itu terjadi, pihak PT PGE bukan membina masyarakat sekitar malah di tinggalkan tempat, yang berkesempatan bagi muda-mudi untuk berbuat maksiat.

Maka, saya pribadi meminta pihak pemerintah daerah dan pemerintah pusat, untuk turun kelokasi, meninjaukan langsung, Terkait dampaknya lingkungan, selama Blok-B di ke kelola oleh PT Pema global energi (PGE).”Tutupnya

Sementara itu, External Relation Coordinator PT PGE, Agus Salim, saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp mengatakan,” Tim Teknis PGE di lapangan dibantu oleh 4 unit Mobil Pemadam kebakaran dari Pemda Aceh Utara telah melakukan pemadaman dilokasi,” ucapnya.

Iya juga menambahkan Alhamdulillah pada pukul 16 : 03 Wib Dibantu damkar aceh utara dan PIM. Kebakaran rumput di area Cluster-1 PGE telah dapat dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dan tidak ada kebocoran pipa gas. Dan pada saat kejadian operasional di Cluster-1 telah dilakukan shutdown. Sumber atau penyebab kebakaran rumput msh belum diketahui dan Tim Teknis akan melakukan investigasi terhadap kejadian tsb. Trims atas dukungan smua pihak sehingga Api dapat dipadamkan dan aman.”Tutup agus

(Pewarta: T.M.Raja)

Berita Terkait

Warga Teupin Kuyuen Akui Dugaan Potongan Rp100 Ribu dari Bantuan Stimulan, Minta Penegak Hukum Usut
Ikuti Arahan Mensos, Karang Taruna Aceh Utara Ajak Pemuda dan Warga untuk Peduli Tetangga Lewat Perlinsos
Karang Taruna Aceh Utara Ajak Pemuda dan Warga Sukseskan Peringatan 800 Tahun Samudera Pasai
Pimred Tribunpasee.com Ucapkan Selamat Hari Jadi Milad Samudra Pasai ke-800
Sertifikat Perona/PTSL Ajang Pemerasan Masyarakat Untuk Oknum BPN dan Mafia Tanah
Enam Bulan Pasca Korban Banjir Bandang Desa Lubuk Pusaka Yang Terparah Tak Kunjung Dibantu Pemerintah
Pembangunan Revitalisasi SMPN 5 Langkahan Sangat Ditunggu Masyarakat Selama Ini.
Bulan Berganti Bulan Menunggu Huntara Akhirnya Masih Ditenda Pengungsian

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolsek Teluk Meranti Hadir di Malam Akrab Polres Pelalawan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Apresiasi Kapolda Riau Camat Teluk Meranti Sukseskan Ekspedisi Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:08 WIB

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti dan Mahasiswa KKN UNRI Beri Edukasi di SDN 015

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:27 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Cek Lahan Cabai Warga Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:31 WIB

Syukuran HUT Bhayangkara & Kenaikan Pangkat 3 Personel Polsek Teluk Meranti Meriah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:42 WIB

Jabat Erat Tangan Kapolres, 3 Personel Teluk Meranti Resmi Sandang Pangkat Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Kawal Lahan Warga Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dukung Swasembada Pangan Petani

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB