Aceh Social Development Apresiasi Langkah Cepat Bupati Aceh Tamiang Tangani Banjir

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 20:32 WIB

50451 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | Kuala Simpang — Banjir besar yang melanda Aceh Tamiang pada penghujung 2025 menjadi ujian serius bagi kepemimpinan daerah. Dalam situasi krisis seperti ini, publik tidak hanya menuntut kehadiran negara, tetapi juga mengharapkan kepemimpinan yang sigap, terukur, dan berpihak pada pemulihan rakyat. Di bawah kepemimpinan Bupati Armia Fahmi, pemerintah daerah menunjukkan sejumlah capaian kinerja patut di apresiasi, meskipun masih ada pekerjaan besar membentang ke depan.

Pada fase tanggap darurat, pemerintah kabupaten bergerak cepat dengan mengaktifkan posko tanggap darurat, mengonsolidasikan OPD, serta membuka jalur koordinasi langsung dengan BNPB dan kementerian terkait. Hasilnya terlihat: akses jalan utama yang sebelumnya terputus kini kembali terbuka, distribusi bantuan logistik berjalan, dan wilayah-wilayah terisolasi berhasil dijangkau. Pemerintah juga memprioritaskan pemulihan layanan dasar, fasilitas publik, percepatan pembersihan sekolah agar proses belajar mengajar dapat kembali berlangsung, serta penyediaan puluhan titik air bersih mencegah krisis sanitasi dan wabah penyakit pascabanjir.

Baca Juga :  Status Kredit Macet Ubi Kayu BAS Naik Kelas di Polda Aceh

Capaian penting lainnya adalah keberhasilan pemerintah daerah mengamankan dukungan konkret dari pemerintah pusat. Bantuan hunian sementara, pengerahan alat berat untuk normalisasi sungai dan pemukiman, serta fasilitasi rehabilitasi infrastruktur menunjukkan bahwa kepemimpinan daerah mampu membangun komunikasi vertikal yang efektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, inisiatif Bupati mengusulkan pemanfaatan material sisa banjir sebagai bahan rehabilitasi mencerminkan pendekatan adaptif dan berbasis solusi lapangan.
Namun demikian, keberhasilan fase awal tanggap darurat ini, awal dari tantangan masa pemulihan dan rehab rekon.

Tantangan terbesar justru pada fase pemulihan jangka menengah dan panjang. Banjir di Aceh Tamiang tidak berdiri sendiri sebagai peristiwa alam, melainkan terhubung dengan persoalan struktural: kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan, lemahnya pengawasan daerah aliran sungai, dan tata ruang yang abai terhadap risiko bencana. Di sinilah ujian kepemimpinan berikutnya bermula apakah pemerintah daerah berani menjadikan tragedi ini sebagai titik balik kebijakan pembangunan.

Baca Juga :  Silaturahmi dengan Syech Faadhil; Para ASN di Aceh Ngaku Cemburu dengan Nasib P3K Kemenag

Publik menunggu keberanian pemerintah untuk memperkuat regulasi lingkungan, menertibkan aktivitas eksploitasi lahan, serta memasukkan mitigasi bencana sebagai arus utama pembangunan daerah. Sebab, kepemimpinan pascabanjir bukan semata tentang kecepatan distribusi bantuan, melainkan tentang membangun sistem yang mencegah penderitaan serupa terulang. Aceh Tamiang hari ini membutuhkan lebih dari respons darurat; ia membutuhkan visi keberlanjutan.[Redaksi]

Berita Terkait

A. Malik Musa Dampingi Mendikdasmen RI Abdul Mu’ti Hadiri Hari Pertama Sekolah di Aceh Tamiang
Rahmat Syahreza, Kepala Samsat Banda Aceh, Pimpin Langsung Penyambutan Praja IPDN untuk Pemulihan Aceh Pascabencana
PPA Hadir di Tengah Bencana, Fokus Selamatkan Pendidikan Anak-anak Aceh Tamiang
Paska Banjir Dan Longsor Tri Rismaharini Ketua DPP Baguna PDI -P Tinjau Kondisi Aceh Tamiang
Ratusan Korban Banjir Aceh Tamiang Antusias Ikuti Pengobatan Gratis PDI Perjuangan
DPD PDI Perjuangan Aceh Bantah Isu Penjarahan Mobil di Aceh Tamiang: Warga Hanya Kelaparan, Bukan Merampa
Menko Polkam Kirim Bantuan Darurat untuk Korban Bencana Aceh Tamiang
Paripurna DPR-K Aceh Tamiang tetapkan ARMIA FAHMI-ISMAIL Bupati Aceh Tamiang.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru