Salim Fakhry Cepat Respon Keresahan Warga Terkait Keberadaan Harimau berkeliar di Kebun Masyarakat Aceh Tenggara

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 11 Juni 2025 - 21:07 WIB

50186 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE WASPADA INDONESIA | Keluhan Salah satu Pemilik ternak sapi Ridwan alias Iwan menyampaikan langsung dan keresahan warga terkait keberadaan harimau di wilayah perkebunan Desa Gulo Kecamatan Darul Hasanah Aceh Tenggara

Iwan salah satu warga sangat kecewa atas kehilangan sejumlah sapi akibat dimakan harimau berharap melalui Bupati Aceh Tenggara ( Agara ) Salim Fakhry dapat melakukan koordinasi dan mengambil langkah cepat untuk menghindari hal yang tidak di inginkan terhadap warganya

” Cepat sigap Terkait kejadian ini, Iwan langsung menyampaikan kepada Bupati, terimakasih kepada bapak Bupati Salim Fakhry telah merespon cepat keluhan dan keresahan warga terkait keberadaan harimau di perkebunan kami, saat ini petugas BKSDA telah melakukan patroli dan mengusir harimau di wilayah itu ke habitatnya_, ungkap Iwan kepada awak media pada Rabu 11 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

keresahan warga, Bupati Agara Salim Fakhry melalui sambungan telepon meminta Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) untuk mengambil angkah – langkah terkait keresahan masyarakat dan segera mengambil tindakan untuk menghindari konflik yang lebih luas antara Harimau Sumatera yang di lindungi dengan masyarakat setempat,ujarnya

Baca Juga :  Anaknya Jadi Korban Kekerasan di Pondok Pesantren Darul Amin, Orangtua Lapor ke Polres Aceh Tenggara

” Katanya, Baru saja saya telepon pihak BKSDA Aceh dan termasuk Kementrian terkait untuk segera mengambil langkah agar kenyamanan masyarakat yang berkebun di daerah itu tidak resah, untuk sementara ini masyarakat sekitar di minta tetap waspada “, ujar Bupati Salim Fakhry

Bupati Salim Fakhry mengakui menerima keluhan warga terkait harimau di duga berkeliaran di kebun warga, namun demikian Bupati tetap menghimbau masyarakat tetap waspada dalam melakukan aktivitas di area kejadian tersebut

” Segala keluhan yang di sampaikan Sejumlah masyarakat telah kita sampaikan kepada Kepala BKSDA Aceh dan bahkan ke Kementerian di pusat dan saat ini informasi yang kami terima sejumlah petugas sudah melakukan patroli di areal perkebunan Kecamatan Darul Hasanah untuk mengantisipasi kejadian terulang “, terangnya Salim Fakhry.

Baca Juga :  Warga Tanjung Gabungan Gelar Gotong Royong Bangun Tanggul Darurat Jembatan Natam Pascabencana

Sebelumya, satu ekor sapi berukuran sedang ditemukan mati menggenaskan di areal perkebunan milik warga Mendabe di kawasan Kecamatan Darul Hasanah pada , Minggu pagi 8 Juni 2025.

Sapi milik Iwan warga Desa Mendabe ditemukan mati dengan penuh luka cakar di bagian punggung ,perut terburai dan penuh luka paha bagian belakang di duga diterkam binatang buas jenis Harimau Sumatera yang berjarak sekitar 300 meter dari perkampungan masyarakat.

pemilik ternak Iwan mengaku sebelumnya ia melepas sejumlah sapi miliknya ke areal perkebunan warga yang tak jauh dari batas taman Nasional Gunung Leuser ( TNGL) yang merupakan tempat habitat binatang buas Harimau Sumatera ,pungkasnya.

(Laporan Salihan Beruh)

Berita Terkait

Ngaku Senang Buron Ketemu, Kalapas Kutacane Sebut Sudah Siapkan Ambulans, Ical Malah Meninggal di RSUD
Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru