18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

5090 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Harapan percepatan pemulihan pascabanjir di Kabupaten Aceh Tenggara ternodai oleh bantuan alat berat yang rusak. Dari 18 unit alat berat dan 8 unit dump truck bantuan pinjam pakai dari Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat yang diterima pada Senin, 19 Oktober 2026, enam unit dilaporkan tidak bisa dioperasikan.

Kondisi itu memicu kemarahan Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry. Di tengah jalan yang amblas, infrastruktur yang putus, dan warga Desa Kuning 1 yang masih terendam banjir tanpa hujan, bantuan pusat yang seharusnya menjadi jawaban justru menambah masalah baru.

Kekecewaan Bupati disampaikan secara terbuka di lapangan pada Minggu, 25 Oktober 2026. Salim Fakhry bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah mengaku sangat kecewa terhadap vendor penyedia alat berat. Bantuan dari pusat semestinya datang dalam kondisi prima dan siap tempur, bukan dalam kondisi rongsokan yang tidak layak kerja.

Baca Juga :  Aktivitas Galian C Tanpa Izin Bebas Beroperasi di Wilayah Sungai Lawe Hijo Kecamatan Bambel Aceh Tenggara

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita bersyukur alat sudah diberikan, cuman alat tersebut jangan rusak. Terus terang saya Bupati bersama Forkopimda sangat kecewa dengan vendor yang menyediakan alat ini,” tegas Salim Fakhry.

Persoalan ini bukan sekadar soal mesin mati. Ini soal lambannya pemulihan yang dipertaruhkan. Jalan yang baru saja ditimbun dilaporkan kembali amblas diterjang banjir pada malam harinya. Saat alat berat yang laik operasi menjadi harga mati, vendor justru mengirim peralatan bermasalah.

“Kami kecewa kepada vendor sebagai penyedia alat berat, bantuan alat berat dari PRR pusat tersebut tidak dapat difungsikan semuanya karena rusak,” ujarnya.

Bupati mendesak pimpinan pusat untuk bertindak tegas. Vendor sebagai pihak ketiga harus bertanggung jawab penuh mengganti enam unit yang rusak dengan alat yang layak dan siap digunakan. Satgas PRR Pusat tidak boleh tutup mata terhadap kelalaian vendor yang merugikan daerah bencana.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja Pangdam IM dan Ibu Ketua Persit KCK Daerah Iskandar Muda ke Kodim 0108/Aceh Tenggara

“Mohon kiranya dari pimpinan pusat agar pihak ketiga yaitu vendor yang mempersiapkan alat ini untuk mengganti alat tersebut, karena seperti kita lihat di lapangan alat ini memang sudah tidak memungkinkan untuk bekerja. Jalan yang sudah kita timbun kemarin, malam ini sudah amblas lagi,” katanya.

Kini publik menanti pertanggungjawaban. Jika bantuan 18 alat berat saja 6 unit rusak, bagaimana pemulihan pascabanjir bisa dipercepat. Masyarakat Aceh Tenggara tidak butuh seremonial penyerahan bantuan, mereka butuh alat yang hidup mesinnya dan bisa bekerja di lapangan.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi
Banjir Susulan Rendam Desa Kuning I, Warga Aceh Tenggara Tagih Solusi Nyata Pemerintah

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Jamaluddin Idham Tinjau Infrastruktur Pertanian Simeulue, Aspirasi Warga Siap Dikomunikasikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Ali Sadikin Tinjau Rumah Rusak Diterjang Arus Sungai, Minta Perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah

Senin, 26 Oktober 2026 - 01:09 WIB

Mizwan, S.H. Apresiasi Kapolri dan Tim Gabungan Ungkap Dugaan Pabrik Sabu di Pidie, Selamatkan Generasi Muda Aceh dari Ancaman Narkoba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Nelayan Sabang Curhat Soal BBM dan Kapal, Jamaluddin Idham Dorong Solusi Nyata

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 00:00 WIB

P3TPG Blang Baro Rambong Gelar Musyawarah, Harapkan Tuha Peut Amanah dan Berintegritas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Jumat Berkah, Brimob Polda Aceh Bagikan 100 Gelas Jus kepada Jamaah Masjid Baiturrahim Nagan Raya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Kejari Nagan Raya Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Lewat Pemusnahan Barang Bukti

Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:27 WIB

Nagan Raya Darurat Mafia Solar Subsidi, Pola Berulang Dari 2 Ton Drum Hingga Truk Tangki 5 Ton Tak Pernah Terputus

Berita Terbaru