Kodim 0108/Agara dan Forkopimda Gelar Safari Inovasi Ketahanan Pangan di Aceh Tenggara

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Sabtu, 14 Juni 2025 - 20:38 WIB

50172 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | WASPADA INDONESIA — Komando Distrik Militer (Kodim) 0108/Aceh Tenggara bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan kegiatan Safari Inovasi Ketahanan Pangan pada Sabtu, 14 Juni 2024. Kegiatan ini berlangsung di sejumlah desa, yakni Desa Pasir Penjengakan, Desa Lawe Sagu, dan Desa Lawe Khutung, yang berada dalam wilayah Kecamatan Lawe Bulan, Kabupaten Aceh Tenggara.

Komandan Kodim 0108/Agara, Letkol Czi Arya Murdyantoro, S.T., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan lokal. Di tengah tantangan ekonomi dan dampak perubahan iklim global, ketahanan pangan menjadi pilar strategis yang harus diperkuat bersama. Kodim 0108/Agara, lanjutnya, berkomitmen mendukung program ketahanan pangan nasional dengan mengembangkan inovasi lokal yang ramah lingkungan. Salah satu inovasi yang dikembangkan yaitu pemanfaatan jerami sebagai bahan baku pakan ternak fermentasi. Pakan ini telah diujicobakan untuk ayam petelur, bebek, hingga budidaya ikan air tawar, dan didampingi langsung oleh Babinsa di desa-desa binaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Samsudin Tajmal Minta Polda Aceh Tidak Tebang Pilih dalam Menindak Pelaku Spanduk Ujaran Kebencian di Banda Aceh

Menurut Dandim, Safari Ketahanan Pangan ini bukan sekadar program Kodim semata, tetapi menjadi gerakan kolektif seluruh elemen Forkopimda, pemerintah daerah, dan masyarakat luas untuk memperkuat fondasi ketahanan pangan di Aceh Tenggara.

Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, SE, MM, turut memberikan sambutan dan apresiasi atas inisiatif yang diprakarsai Kodim 0108/Agara. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. “Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kodim 0108/Agara yang tidak hanya fokus pada aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga menjadi penggerak inovasi ketahanan pangan berbasis potensi lokal. Pemanfaatan jerami sebagai pakan ternak fermentasi adalah langkah cerdas dan solutif,” ujar Bupati. Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara, lanjutnya, mendukung penuh program seperti ini dan mengajak semua pihak untuk menyebarluaskan semangat inovasi hingga ke seluruh kecamatan, desa, dan dusun. “Gotong royong adalah kunci. Apa yang dimulai hari ini harus kita teruskan bersama,” tambahnya.

Setelah seremoni, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke sejumlah lokasi program ketahanan pangan. Di Desa Lawe Sagu, para peserta meninjau peternakan ayam petelur dan budidaya ikan air tawar. Di Desa Lawe Pangkat, mereka melihat langsung pengelolaan budidaya bebek petelur, sementara di Pajak Duafa, dilakukan peninjauan peternakan entok dan bebek.

Baca Juga :  Kapolda Aceh Apresiasi Kinerja Polres Aceh Tenggara dalam Penilaian Pelayanan Publik 2025

Dalam pemaparan di lapangan, Serma Suharno selaku Bati Ter Kodim 0108/Agara bersama Babinsa Posramil Lawe Bulan, Serka Paulus Tinambunan, menjelaskan bahwa jerami yang selama ini dianggap limbah ternyata dapat difermentasi menjadi pakan ternak bergizi tinggi. Proses fermentasi menjadikan jerami lebih mudah dicerna oleh ternak, bernutrisi tinggi, dan sangat efisien dalam pembiayaan. Selain pakan, menurut Serka Paulus, penyediaan kandang bebek yang baik dan layak juga menjadi aspek penting agar manfaat pakan fermentasi dapat optimal. Kandang yang dirancang sesuai standar akan menunjang produktivitas, mencegah penyakit, dan mempermudah perawatan bagi para peternak.

Kegiatan Safari Ketahanan Pangan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan diharapkan menjadi percontohan yang bisa direplikasi di wilayah lain di Aceh Tenggara.

Laporan: Salihan Beruh
Editor: Tim Redaksi Waspada Indonesia

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru