Bupati Salim Fakhry Lakukan Kunker Perdana di Desa Pedalaman Kecamatan Leuser

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 14 September 2025 - 22:59 WIB

50198 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE WASPADA INDONESIA |  Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) perdana di desa pedalaman, Desa Kane Mende, Kecamatan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara, Sabtu (13/92025).

Kunker ini dilakukan sekaligus memberi pelayanan kepada masyarakat, seperti pelayanan cek kesehatan dan pengobatan geratis, Pendaftaran BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, pelayanan layanan adiministrasi kependudukan, pelayanan Keluarga Berencana (KB) geratis, dan gerakan pangan murah.

Pelayanan dari pemerintah langsung disugukan dengan stan-stan yang disediakan di balai Desa Serba Guna di desa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry menyatakan bahwa kunjungan kerjanya ke Kecamatan Leuser menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Selama tujuh bulan saya menjabat, kunjungan ini adalah salah satu bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Ini sekaligus menjadi fokus pembangunan daerah dan juga perhatian pemerintah pusat,” kata Fakhry

Bupati juga mengungkapkan rencana pembukaan jalan lintas Marasetulen–Gelombang untuk mempermudah akses transportasi masyarakat.

Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur jalan akan menjadi pendorong kemajuan sektor pertanian, yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat Leuser.

Baca Juga :  Ketua DPRK Aceh Tenggara Santuni 1.150 Anak Yatim Piatu di Empat Kecamatan

Selain infrastruktur, Fakhry menargetkan peningkatan kualitas pendidikan di Kecamatan Leuser. Ia juga berencana membuka pelayanan administrasi kependudukan di kantor camat setempat agar masyarakat tidak perlu jauh-jauh mengurus dokumen.

“Jika masyarakat dan pemerintah saling mendukung, Kabupaten Aceh Tenggara akan semakin maju,” ujarnya.

Fakhry mengingatkan para kepala desa, perangkat desa, dan pendamping desa agar kompak memajukan desa masing-masing. Ia juga meminta pihak kepolisian terus mengawasi penggunaan dana desa.

“Apabila ada perangkat desa yang menyalahgunakan dana desa, saya minta Polsek setempat segera menindaklanjutinya. Bila terbukti, kepala desa atau perangkat desa yang terlibat akan diberhentikan,” tegasnya.

Bupati juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi isu-isu nasional yang bertentangan dengan hukum.“Contohnya aksi anarkis saat demo. Jangan sampai kita terjerumus hal-hal yang merugikan diri sendiri dan daerah,” ucapnya.

Dalam kunjungan tersebut, pemerintah daerah juga menggelar dialog terbuka dengan masyarakat, dipandu langsung oleh Sekretaris Daerah. Berbagai keluhan warga ditampung dan langsung ditanggapi Bupati bersama kepala OPD terkait.

Baca Juga :  Empat Pejabat Eselon II Dilantik, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Evaluasi Kinerja dan Integritas

Keluhan yang disampaikan mencakup ketiadaan bidan desa, perbaikan akses jalan untuk mengangkut hasil pertanian, serta legalisasi lahan perkebunan. Bupati berjanji pemerintah akan menindaklanjuti semua masukan tersebut.

“Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat. Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Fakhry.

Bupati menjelaskan bahwa Kecamatan Leuser menjadi lokasi awal kunjungan kerja karena merupakan salah satu wilayah pedalaman yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.

Segala pelayanan yang dilakukan dibuka mulai pukul 09,00 wib s/d 17.00 WiB.

Kegiatan kunjungan kerja ini diikuti Ketua DPRK Denny Febrian Roza, para anggota DPRK dari setiap komisi Sekretaris Daerah, para asisten dan Staf Ahli Bupati, para kepala OPD, Kepala Badan Keuangan Aceh Tenggata, Kepala Badan Kesbangpol, para camat, Ketua MAA, Instansi vertikal, Ketua TP-PKK Ny. Nurjanah Fakhry dan Ketua DWP Ny. Febrina Chairani Yusrizal.

Laporan: Salihan Beruh

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru