Bupati Agara Dukung Pembukaan Layanan Cuci Darah di RS Nurul Hasanah

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 16 Oktober 2025 - 23:01 WIB

50472 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, Waspada Indonesia |  Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, menghadiri kegiatan penilaian kesesuaian perizinan berusaha layanan hemodialisis di Rumah Sakit Nurul Hasanah (RSNH) Kutacane, Kamis (16/10). Kegiatan tersebut berlangsung di aula rumah sakit dan menandai langkah strategis dalam peningkatan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Fakhry menyampaikan apresiasi atas komitmen RS Nurul Hasanah yang mengambil inisiatif membuka layanan cuci darah bagi penderita gagal ginjal. Ia menyebutkan bahwa kehadiran layanan hemodialisis bukan hanya sebagai wujud nyata peningkatan mutu layanan kesehatan, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Fakhry mengatakan pemerintah daerah menyambut baik langkah ini dan mendukung penuh tersedianya layanan kesehatan yang merata dan terjangkau, serta menjanjikan kolaborasi lebih erat antara RSUD H. Sahudin dan RS Nurul Hasanah dalam mendukung keberlangsungan layanan dialisis di Aceh Tenggara. Menurutnya, sinergi antara rumah sakit daerah dan swasta menjadi faktor penting untuk menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang saling melengkapi, khususnya dalam penanganan kasus gagal ginjal yang membutuhkan layanan rutin dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Bupati Aceh Tenggara Tekankan Pendidikan Unggul Saat Pimpin Upacara Hardikda ke-66

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada tim penilai dari Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Aceh yang hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Fakhry berharap proses penilaian izin dapat dilakukan secara profesional dan tidak berlarut-larut, sehingga masyarakat bisa segera merasakan manfaatnya. Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh regulasi dan ketentuan yang berlaku dapat dipenuhi sesuai standar yang ditetapkan pemerintah pusat.

Dalam kesempatan yang sama, Komisaris Utama RS Nurul Hasanah, Darmansyah, menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara terhadap upaya perluasan layanan rumah sakit. Ia menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan enam unit alat hemodialisis untuk melayani pasien penderita gagal ginjal kronis dengan standar medis yang memadai. Penambahan fasilitas tersebut, menurut Darmansyah, merupakan bagian dari komitmen RSNH untuk terus mendukung agenda pembangunan kesehatan nasional.

Baca Juga :  Kepala SMA Negeri 1 Kutacane yang Baru Tekankan Budaya Sekolah dan Etika kepada Warga Sekolah

Dengan terbukanya akses layanan hemodialisis di RS Nurul Hasanah, masyarakat Kutacane dan sekitarnya diharapkan tidak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan terapi cuci darah. Fasilitas ini juga membantu mengurangi beban layanan di rumah sakit daerah serta mempercepat intervensi medis bagi pasien-pasien akut.

Kegiatan penilaian ini turut dihadiri oleh Perwakilan Tim Penilaian Kesesuaian Izin Dialisis dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pembina Utama Pernefri Indonesia, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Tenggara, serta jajaran manajemen dan tenaga medis RS Nurul Hasanah.

Laporan: Salihan Beruh

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru