Kejari Lamteng Rombak Formasi, Optimalkan Pencegahan dan Penindakan

hayat

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:10 WIB

50166 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG — Kejaksaan Negeri Lampung Tengah tengah merapatkan barisan. Di bawah komando Kepala Kejaksaan Negeri, Dr. Rita Susanti, korps Adhyaksa di wilayah ini merombak formasi untuk memperkuat daya gedor penegakan hukum.

Dua jaksa muda berlatar belakang Pidana Khusus (Pidsus) resmi ditarik ke posisi strategis pada Senin, 9 Februari lalu.

Mereka adalah Mohammad Hamidun Noor yang kini menjabat Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), dan Safe’i sebagai Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PB3R). Masuknya darah segar ini menjadi sinyalemen bahwa Kejari Lampung Tengah tengah bersiap berlari kencang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Seksi Intelijen Kejari Lampung Tengah, Alfa Dera, tak menampik hal tersebut. Ia menyebut tahun 2026 sebagai momentum akselerasi yang sejalan dengan visi Asta Cita pemerintah pusat.

“Sesuai arahan Ibu Kajari, tahun ini kami akan gas pol. Baik dalam pencegahan maupun penindakan, terutama pada sektor yang menyangkut hajat hidup orang banyak seperti tata kelola Sumber Daya Alam dan perbaikan sistem birokrasi,” ujar Dera kepada awak media.

Di meja Pidsus, setumpuk perkara yang menjadi sorotan publik tengah dikebut. Bidikan kejaksaan merangsek ke berbagai lini. Mulai dari perkara dugaan korupsi pengurus KONI dengan tiga terdakwa yang kerugianya milyaran rupiah yang kini masuk tahap penuntutan, hingga pemberkasan kasus rasuah Hutan Kota dengan kerugian milyaran rupiah

Baca Juga :  Ketua DPD LSM TRINUSA Provinsi Lampung Serukan Penguatan Nilai Spiritual dan Sosial dalam Peringatan Isra Mi’raj

Tak berhenti di situ, penyelidik juga tengah bekerja terkait dugaan penyimpangan pada sejumlah proyek fisik dari dana csr serta alokasi belanja advetorial media. Terkait detail dua kasus terakhir, Dera memilih irit bicara dan menyerahkan panggung pembuktian kepada Kasi Pidsus yang baru.

“Secara garis besar terkait fisik csr dan advetorial, nanti akan disampaikan Kasi Pidsus apakah ada perbuatan pidana atau tidak. Asas praduga tak bersalah tetap kami pegang teguh,” tuturnya.

Ia juga memastikan bahwa bidang Intelijen telah menyerahkan rekomendasi atas sejumlah laporan pengaduan masyarakat terkait dana hibah untuk segera diselisik lebih jauh oleh tim Pidsus.

Langkah Kejari Lampung Tengah rupanya tak sebatas represif. Mereka mencoba membedah akar persoalan korupsi dari hulunya: perencanaan anggaran. Dera menegaskan perlunya transparansi tata kelola APBD 2026.

Ia mendorong eksekutif dan legislatif membuka terang-terangan apa saja yang telah disahkan agar masyarakat bisa turut mengawasi.

“Kami juga akan memposisikan legislatif dan eksekutif sebagaimana kewenangan kami dalam koridor penegakan hukum,” kata Dera menegaskan posisi kejaksaan. Untuk memuluskan langkah transparansi ini, ia mendorong pemerintah daerah agar aktif menggandeng organisasi pers yang profesional guna mendongkrak literasi digital dan informasi publik.

Baca Juga :  Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Rutan Kelas I Bandar Lampung Gelar Inspeksi Dadakan di Blok Hunian

Di ranah pencegahan, kejaksaan menyiapkan senjata lewat program bertajuk Jaksa Anjau Silau. Meminjam falsafah lokal Lampung, program ini dirancang agar jaksa turun langsung mengedukasi masyarakat tentang hukum digital, demi meredam potensi pidana di ruang siber.

Satu isu krusial lain yang tak luput dari bidikan adalah invasi narkotika. Dera menyebut narkoba kini telah menjelma menjadi ancaman nyata yang merusak berbagai profesi di Lampung Tengah. Sikap kejaksaan: tanpa kompromi. Setelah menuntut penjara seumur hidup bagi dua orang bandar baru-baru ini, mereka bertekad menerapkan tuntutan maksimal bagi bandar-bandar lainnya.

Kejaksaan menaruh kepercayaan penuh pada kepolisian untuk terus menyapu bersih para perusak generasi tersebut di lapangan.

Sebagai penutup, Dera melontarkan peringatan keras yang tak hanya ditujukan ke luar, tapi juga ke dalam institusinya sendiri. Evaluasi ketat menanti mereka yang bekerja setengah hati.

Bupati Lamteng Terima Penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan Sadar Hukum Dari Kemenkumham
“Kan sudah jelas konsekuensinya, tidak maksimal tentu dievaluasi. Arahan pimpinan sangat jelas: kerja dengan hati nurani, tidak ada yang aneh-aneh, dan hindari perbuatan menyimpang. Kami di Kejari Lampung Tengah akan bekerja semaksimal mungkin,” ucapnya memungkasi perbincangan.

Berita Terkait

Operasi Antik Krakatau 2026, Polres Tanggamus Ungkap 25 Kasus Narkotika dan Amankan 27 Tersangka
KEJAKSAAN NEGERI PRINGSEWU MUSNAHKAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA YANG TELAH BERKEKUATAN HUKUM TETAP (INKRACHT)
Kejaksaan Negeri Pringsewu Hentikan Penuntutan Perkara Pencurian Melalui Pendekatan Keadilan Restoratif
OKP GPN Provinsi Lampung dan LSM WASPADA Lampung Soroti Temuan LHP BPK RI atas LKPD Pemkab Pringsewu TA 2025, Layangkan Somasi ke Sekda
Dibuka Bupati, Praktisi UMKM di Pringsewu Ikuti Pelatihan Kewirausahaan Mandiri
Kronologis Polemik Pengambilalihan Dapur SPPG Pesawaran Kedondong Pasar Baru 2
Pemkot Metro Rotasi 34 Pejabat, Sejumlah Posisi Strategis Berganti
Wagub Jihan : HIMPAUDI Berperan Penting dalam Mendukung Tumbuh Kembang Anak yang Berkualitas

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:14 WIB

BNI Hiraukan Perkapolri No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksana Satuan Pengamanan.

Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:00 WIB

Soroti Deretan Masalah, KAMAKSI Desak OJK dan KPK Periksa Direksi BCA

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:38 WIB

Dudung Abdurachman Di Lantik Menko Polkam, Aktivis Nasional : Sosok Figur Terbaik yang Loyal Terhadap Bapak Presiden Prabowo

Rabu, 30 September 2026 - 01:03 WIB

Pernyataan Jokowi Dipersoalkan, Jerry Massie Klaim Ada Ratusan Pernyataan yang Dinilainya Bermasalah Selama Sepuluh Tahun

Senin, 28 September 2026 - 00:38 WIB

Trio Suryono Persembahkan 10 Karya Buku Inspiratif untuk Kemajuan Dunia Korporasi dan Energi di PT PLN.

Minggu, 27 September 2026 - 02:12 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Korupsi di Bogor Para ASN Bawahannya Ikut Pucuk Pimpinan Semua. Maka Kpk Jangan Basa Basi Harus Tangkap Pucuk Sampai Akarnya

Jumat, 25 September 2026 - 06:31 WIB

Kemitraan Media Jadi Sorotan, SWI Jabar Minta Mekanisme yang Jelas demi Mewujudkan Informasi Publik Berkualitas

Kamis, 24 September 2026 - 21:23 WIB

DPP LPPI: Ombudsman Tendensius, Bangunan di Area SAE Lapas Cibinong Dijelaskan sebagai Rumah Dinas Jabatan

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB