LAM Provinsi Riau Puji Inovasi Polda Riau, Institusi Pertama Angkat Marwah Tanjak

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Minggu, 22 Februari 2026 - 07:55 WIB

50154 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, waspadaindonesia.com – Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, menyatakan rasa bangganya dan puji saat menghadiri kegiatan launching yang digelar di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Minggu (22/2/2026).

Menurutnya, pemilihan Tanjak dan Selempang bukan sekadar urusan estetika seragam, melainkan pilihan simbolis yang mendalam terhadap nilai-nilai kehormatan.

“Kami sangat berbesar hati dengan apa yang dilakukan oleh Polda Riau. Pertama karena Polda Riau memilih satu simbol yang luar biasa dan itu satu marwah yang harus dijaga bersama-sama, yaitu tanjak dan selempang,” ujar Datuk Seri H Taufik Ikram Jamil, di Mapolda Riau, Kota Pekanbaru, Jumat (20/2/2026).

Baca Juga :  Ditlantas Polda Riau Ngopi Bareng Ojol, Rangkul Jadi Sahabat Lalu Lintas

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai informasi, Tanjak adalah penutup kepala tradisional khas Melayu untuk pria yang terbuat dari kain songket atau tenun yang dilipat dan diikat dengan bentuk tertentu (solek).

Berfungsi sebagai simbol marwah, kewibawaan, dan identitas budaya, tanjak dulunya digunakan oleh bangsawan/pendekar dan kini umum dipakai dalam acara adat, pernikahan, maupun pakaian resmi.

Di tengah tantangan zaman yang menuntut adaptasi budaya, Polda Riau justru hadir sebagai pelopor di antara instansi pusat lainnya dalam mengimplementasikan kearifan lokal secara resmi.

“Kami sebagai lembaga yang ditugaskan untuk melestarikan kebudayaan mencatat, ini adalah institusi vertikal pertama yang mencoba menggali, menerapkan, dan mengimplementasikan apa yang menjadi kebanggaan Melayu Riau lewat tanjak,” tegasnya.

Baca Juga :  Polda Riau Gelar Donor Darah dalam rangka Jumat Berkah

Langkah ini semakin lengkap dengan adanya program Green Policing yang diusung Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan.

Kombinasi antara kebijakan lingkungan dan pelestarian budaya dianggap sebagai strategi yang tepat untuk membangun bangsa dari perspektif nilai-nilai luhur setempat.

Langkah Polda Riau ini diharapkan menjadi contoh bagi institusi lain dalam menghargai dan mengangkat identitas daerah sebagai bagian dari identitas nasional, guna memperkuat hubungan antara aparat penegak hukum dengan masyarakat adat di Provinsi Riau.

 

Sumber: Humas Polda

(Idam Lanun)

Berita Terkait

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap
Siswa SMAN 1 Pekanbaru Masuk First Team Good Day 2026 Riau
Tekankan Integritas, Kapolda Riau Minta Pelayanan Cepat Tanpa Viral
Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Kapolresta Pekanbaru Tekankan Hukum Berkeadilan
Hulubalang LAMR Lepas Herry Heryawan dengan Adat Melayu
Sidang Gugatan Mobil Senia di PN Pekanbaru Ruang Wirjono Projodikoro Ditunda
Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Resto Sanjaya Nusantara Demi Kelancaran 
Ajak Jadi Pelopor Keselamatan, Ditlantas Bersama Jasa Raharja Sosialisasi di Rumbai

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru