Pemkab dan Kantah Pringsewu Jalin Kerjasama Penguatan Sinergi Pelayanan Pertanahan dan Tata Ruang

hayat

- Redaksi

Kamis, 10 September 2026 - 18:24 WIB

50175 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PRINGSEWU – Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan Kantor Pertanahan setempat menjalin kerjasama dalam rangka memperkuat sinergi pelayanan pertanahan dan tata ruang di Kabupaten Pringsewu. Nota kesepakatan kerja sama tersebut ditandatangani bersama oleh Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas dan Kepala Kantah Pringsewu Oki Maradha Pratama, S.H., M.H. disaksikan Kakanwil BPN Provinsi Lampung Drs. Suwito, S.H., M.Kn. dan Wabup Pringsewu Umi Laila di Aula Utama Kantor Pemkab Pringsewu, pada Kamis, 10 September 2026.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan kesepakatan yang telah ditandatangani ini bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antara Pemkab Pringsewu dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dikatakan, ada 9 ruang lingkup program strategis yang sangat penting bagi Kabupaten Pringsewu.

“Pertama, Integrasi Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Nomor Objek Pajak (NOP), dimana program ini membangun keterpaduan data antara perizinan usaha dan data perpajakan daerah. Dengan data yang terintegrasi, kita dapat meningkatkan akurasi pendataan, memudahkan pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha, sekaligus mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan kedua, Integrasi Layanan Pertanahan dengan Mal Pelayanan Publik (MPP). Pihaknya berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, transparan dan dekat dengan masyarakat. Integrasi layanan pertanahan dengan MPP akan semakin memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan tanpa harus melalui proses panjang dan berulang. Ketiga, percepatan pendaftaran tanah, dimana pemkab ingin agar semakin banyak bidang tanah masyarakat yang memiliki kepastian hukum melalui pendaftaran dan sertifikasi tanah.

Baca Juga :  Pj Bupati Pringsewu Serahkan Bantuan Terdampak Banjir di Kecamatan Ambarawa

Yang keempat adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pertanahan. Saya menyambut baik kerja sama ini karena mahasiswa dapat dilibatkan langsung dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat terkait pertanahan, administrasi pertanahan, serta pentingnya tertib administrasi kepemilikan tanah. Kelima adalah Percepatan Rencana Detail Tata Ruang Terintegrasi dalam sistem Online Single Sub-mission, sebagai langkah strategis guna memberikan kepastian tata ruang bagi masyarakat maupun dunia usaha,” ujarnya.

Selanjutnya yang keenam adalah Integrasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) dalam tata ruang wilayah. Adalah dengan menjaga lahan pertanian pangan berkelanjutan dan kawasan pertanian pangan berkelanjutan sebagai bagian dari ketahanan pangan daerah. Ketujuh, yaitu optimalisasi peran Gugus Tugas Reforma Agraria dalam isu pertanahan dan tata ruang, yang mana Reforma Agraria harus bermanfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan BPN perlu terus diperkuat dalam menyelesaikan berbagai persoalan pertanahan serta memastikan tanah dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Kedelapan adalah Pengembangan dan Pemanfaatan Zona Nilai Tanah. Data Zona Nilai Tanah sangat penting sebagai salah satu instrumen dalam mendukung perencanaan pembangunan, pelayanan pertanahan, kebijakan daerah dan berbagai kebutuhan lainnya. Dan terakhir, kesembilan, yaitu konsolidasi tanah untuk pembangunan daerah. Program ini menjadi penting ketika pemerintah membutuhkan penataan dan penyediaan tanah untuk mendukung pembangunan berbagai fasilitas dan infrastruktur daerah. Konsolidasi tanah diharapkan dapat menjadi salah satu pendekatan dalam pembangunan yang tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan memberikan manfaat yang adil,” harapnya.

Baca Juga :  Pengelolaan Anggaran Tahun 2025 Tidak Jelas, DPC Aswin Desak Bupati Pringsewu Evaluasi Kinerja Sekretariat DPRD Beserta Jajarannya

Bupati Pringsewu pada acara yang dihadiri jajaran Pemkab Pringsewu, Kanwil BPN Provinsi Lampung dan Kantah Kabupaten Pringsewu, meminta seluruh perangkat daerah terkait agar setelah penandatanganan kesepakatan tidak berhenti pada seremoni, namun harus ada tindak lanjut, target, pembagian tugas serta evaluasi. Sehingganya kerja sama ini menghasilkan quick wins yang langsung dapat dirasakan masyarakat. Khusus untuk integrasi data NIB dan NOP, agar menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat basis data daerah dan optimalisasi PAD, dengan tetap mengedepankan pelayanan yang mudah dan tidak membebani masyarakat.

Saya berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada sembilan program yang telah disepakati, tetapi dapat terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat dan dinamika pembangunan Kabupaten Pringsewu. Mari kita bangun Pringsewu dengan tata kelola pertanahan yang tertib, tata ruang yang baik, pelayanan publik yang mudah, serta pembangunan yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Tanah Tertib, Tata Ruang Baik, Pelayanan Cepat, Investasi Meningkat, Masyarakat Sejahtera,” pungkasnya.

Berita Terkait

KEJAKSAAN NEGERI PRINGSEWU MUSNAHKAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA YANG TELAH BERKEKUATAN HUKUM TETAP (INKRACHT)
Kejaksaan Negeri Pringsewu Hentikan Penuntutan Perkara Pencurian Melalui Pendekatan Keadilan Restoratif
OKP GPN Provinsi Lampung dan LSM WASPADA Lampung Soroti Temuan LHP BPK RI atas LKPD Pemkab Pringsewu TA 2025, Layangkan Somasi ke Sekda
Dibuka Bupati, Praktisi UMKM di Pringsewu Ikuti Pelatihan Kewirausahaan Mandiri
Jelang Pilkakon Serentak 2026, Komisi I DPRD Pringsewu Pastikan Tahapan Berjalan Sesuai Regulasi
Perubahan APBD Kabupaten Pringsewu 2026 Disahkan
Dipercaya 6 Tahun Jadi Sopir, Pria di Pringsewu Gelapkan Rp50,4 Juta Setoran Ayam untuk Judi Online
Bupati Pringsewu Dorong Pengembangan Mocaf, Kuliner, serta Kambing dan Domba sebagai Potensi UMKM

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru