Pengadaan Baju Linmas Pemilu di Agara Beraroma Korupsi “Apdesi Kabupaten Ikut Disrseret”

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 4 April 2024 - 09:23 WIB

50292 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Pengadaan seragam (baju) seragam untuk Satuan Perlindungan Masyarakat (Linmas) Pemilu di Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) tahun 2024 yang telah usai digelar beberapa bulan lalu diduga bermasalah, dan ada potensi terjadinya korupsi. Bahkan oknum pengurus Asosiasi Kepala Desa Indonesia (APDESI) kabupaten setempat ikut terseret dalam pengadaan baju linmas tersebut.

Dijelaskan bahwa seragam Linmas yang sudah dibagikan ke desa kepada seluruh anggota Linmas menurut informasi diduga tidak sesuai dengan spesifikasi harga satuan atau indikasi mar up harga.

Menurut sumber media ini, Parahnya sistem pengadaan seragam itu harganya terlalu mahal. Sedangkan jumlah seragam yang dibeli sebanyak 1.452 stel.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian hal ini justru melanggar ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor : 11 Tahun 2023 tentang Sarana – Prasarana bagi satuan tugas Perlindungan Masyarakat dan Satuan Perlindungan Masyarakat.

Pengadaan seragam anggota Linmas se-Kabupayen Aceh Tenggara dianggarkan senilai 2.323.000.000 atau sebesar Rp 2,3 Milyar bersumber dari APBDES Pemkab Agara Tahun Anggaran (TA) 2024, dengan nama paket proyek Belanja Pakaian Dinas Lapangan (PDL) diduga pula sarat KKN (Korupsi, Kolusi & Nepotisme). Papar sumber media ini.

Baca Juga :  Pemerintahan Kabupaten Aceh Tenggara Secara Resmi Melepas 122 Atlet (POPDA) Ke Aceh Timur

Terlebih lagi proyek pengadaan seragam baru Linmas ini tidak melalui proses tender atau lelang secara terbuka, namun sebaliknya diketahui metode pelaksanaan proyek ini secara E-Purchasing, dengan spesifikasi pekerjaan yakni Pakaian Kerja Lapangan Satlinmas dan proyek ini diketahui di bawah naungan Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Aceh Tenggara. Sambung nya.

Informasi yang dihimpun kasus ini pun kini mulai mencuat, karena berawal dari adanya temuan di salah satu desa Kecamatan Bambel, salah seorang anggota Linmas desa Bambel setempat. Sempat bingung dan protes karena seragam baru Linmas warna hijau yang diberikan itu justru tidak cocok dengan ukuran tubuh anggota Linmas tersebut.

“Ukuran seragam yang diberikan itu tak pas atau kekecilan sehingga sebagian ukuran seragam tersebut tak bisa digunakan oleh anggota Linmas di kelurahan.

Namun sangat ironis bahwa dalam pengadaan baju linmas tersebut, kini nama organisasi Apdesi kabupaten Aceh Tenggara ikut di seret. Bahkan mereka diduga ikut langsung mengadakan pakaian linmas itu. Sebagian desa memang ada yang tidak ikut. Akan tetapi kebanyakan desa ikut dengan pihak APDESI.

Baca Juga :  Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air

Terkait pengadaan baju linmas tersebut, Ketua Apdesi kabupaten Aceh Tenggara, Muslim dikonfirmasi Kamis (4/4/24) belum bisa memberikan keterangan. Karena hp android beliau saat dihubungi tidak aktif.

Pada sisi lain Kasri Selian, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRK Aceh Tenggara, menegaskan dan menyarankan kepada pihak aparat penegak hukum untuk secepatnya bisa mengusut pengadaan baju linmas tersebut. Karena ada potensi kerugian negara, yang dianggarkan dari desa. Serta mengaudit seluruh item penggunaan dana desa untuk pengadaan baju linmas.

Jika dalam pengadaan ada potensi kerugian negara atau menyalahi aturan, agar dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Karena setahu saya, duit untuk pembelian baju linmas itu di ambil dari dana desa (DD), itu tidak bisa digunakan. Karena saya juga mengendus beberapa item kegiatan banyak dititipkan dari dana desa pada tahun ini.

janganlah kita memakan bawah, kalau bisa memakan atas, dikarenakan anggaran di peruntukan untuk masyarakat yang ada di Aceh Tenggara,” ujarnya.

“Sekali lagi saya memohon kepada Aparat Penegak Hukum untuk mengaudit dana pembelian baju linmas itu secepatnya, agar kepala desa tidak bertanya-tanya dengan anggaran tersebut,” pungkasnya.[Hidayat]

Berita Terkait

Ngaku Senang Buron Ketemu, Kalapas Kutacane Sebut Sudah Siapkan Ambulans, Ical Malah Meninggal di RSUD
Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru