Nagan Raya Memiliki Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) tahun 2019-2023

- Redaksi

Rabu, 15 Mei 2024 - 13:02 WIB

50329 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue – Aceh : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh menyelenggarakan Kick off Meeting Review Dokumentasi Kajian Risiko Bencana (KRB) tahun 2024.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) itu dibuka Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, AP., S.Sos., M.Si yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Amran Yunus, S.P., M.T di Aula Bappeda Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Rabu (15/5/2024).

Dalam sambutannya, Amran Yunus mengatakan bahwa Kabupaten Nagan Raya memiliki dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) tahun 2019-2023 yang telah mencapai masa berlakunya dan perlu dilakukan review kembali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kajian risiko bencana merupakan perangkat penting untuk menilai kemungkinan dan besaran kerugian akibat ancaman yang ada, sehingga fokus perencanaan dan keterpaduan penyelenggaraan penanggulangan bencana menjadi lebih efektif di kabupaten yang kita banggakan ini,” kata Amran.

Baca Juga :  Wujudkan "KARO BERIMAN" Bupati Karo Gelar Audensi Dengan Tokoh Agama Kristen

Ia menambahkan, pembuatan dokumen KRB menjadi dasar penyusunan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) dan dokumen turunan seperti rencana kedaruratan, rencana kontinjensi, rencana aksi, dan sebagainya.

“Dokumen KRB ini mencakup seluruh wilayah Kabupaten Nagan Raya dengan mempertimbangkan besaran dan variasi potensi ancaman bencana yang ada. Oleh karena itu, review dokumen KRB secara berkala menjadi sangat penting,” jelas Amran.

Kepala Bappeda Kabupaten Nagan Raya, Rahmattullah, S.STP, M.Si.,
Kepala Bappeda Kabupaten Nagan Raya, Rahmattullah, S.STP, M.Si.,

Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Nagan Raya, Rahmattullah, S.STP, M.Si., dalam laporannya mengungkapkan bahwa berdasarkan data informasi bencana dari tahun 2008 hingga 2024, kejadian bencana di Kabupaten Nagan Raya didominasi oleh banjir, karhutla, cuaca ekstrim, tanah longsor, dan gempa bumi.

Baca Juga :  Sebanyak 1.005 Peserta Berhak Mengikuti Seleksi Kompetensi PPPK Tahun Anggaran 2024 Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Karo

“Oleh karena itu, kita membutuhkan suatu kajian risiko bencana, di mana kajian ini merupakan mekanisme terpadu untuk memberikan gambaran tentang risiko bencana di suatu daerah, dengan menganalisis tingkat ancaman, tingkat kerugian, dan kapasitas daerah,” ungkap Rahmat.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan tentang “Kajian Risiko Bencana Kabupaten Nagan Raya,” oleh Edy Suryawan Purba, SKM., MKM, Analis Kebencanaan Ahli Madya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Selain itu, juga disampaikan pemaparan oleh Tim Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala yang diketuai Prof. Dr. Syamsidik, S.T., M.Sc sebagai tenaga ahli penyusunan review dokumen KRB tersebut.

Adapun para peserta dalam kegiatan tersebut berasal dari unsur TNI/Polri, perangkat daerah terkait, OKP. LSM. Ormas dan Masyarakat. (red )

Berita Terkait

Bupati Karo Hadiri Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Toba 2026 di Mapolres Karo
Operasi Patuh Seulawah 2026, Satlantas Polres Nagan Raya Ajak Masyarakat Utamakan Keselamatan Berlalu Lintas
Ali Sadikin Tinjau Rumah Rusak Diterjang Arus Sungai, Minta Perhatian Pemerintah Pusat dan Daerah
Pererat Silaturahmi, Bupati dan Wabup Karo Hadiri Kerja Tahun di Sejumlah Desa
Mizwan, S.H. Apresiasi Kapolri dan Tim Gabungan Ungkap Dugaan Pabrik Sabu di Pidie, Selamatkan Generasi Muda Aceh dari Ancaman Narkoba
Hadiri Rakornas TPAKD Bersama Presiden Prabowo, Bupati Karo Perkuat Akses Keuangan Warga
Akhirnya! Jalan Rusak Puluhan Tahun Kutabuluh – Kutamale Mulai Diperbaiki
P3TPG Blang Baro Rambong Gelar Musyawarah, Harapkan Tuha Peut Amanah dan Berintegritas

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru