Pulau Pramuka Jadi Lokasi Kerja Sama LindungiHutan dan Smiling Coral Indonesia

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 24 September 2024 - 01:08 WIB

50219 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pulau Pramuka menjadi lokasi penanaman mangrove dan rehabilitasi coral antara LindungiHutan dan Smiling Coral Indonesia.

LindungiHutan memperluas jangkauan konservasi mangrove menjalin kerja sama dengan Smiling Coral Indonesia (SCI), menjadikan Pulau Pramuka sebagai lokasi penanaman baru. Proyek ini bertujuan untuk melindungi kawasan pesisir melalui kegiatan penanaman mangrove dan rehabilitasi terumbu karang.

Smiling Coral Indonesia merupakan kelompok masyarakat di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu di bawah naungan Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu. Dipimpin oleh Hermansyah, SCI melibatkan anak-anak muda berkegiatan bersama dalam program pelestarian lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari keprihatinan teman-teman dan anak muda di sini yang melihat kerusakan alam khususnya coral, secara alami (perubahan iklim) sampai dari kerusakan yang dibuat manusia itu sendiri,” ujar Dawet Al Bukhori, perwakilan Smiling Coral Indonesia.

Dawet Al Bukhori, perwakilan Smiling Coral Indonesia.

Dawet menambahkan manusia menjadi salah satu penyebab kerusakan lingkungan di Pulau Pramuka mulai dari limbah sampah yang berasal dari daratan dari Pulau Jawa dan beberapa muara-muara sungai.

Baca Juga :  Proses Pendaftaran Produk Makanan di BPOM Indonesia

“Kondisi coral ini kerusakannya sudah cukup besar, makanya kita concern di sini, karena kalau bukan kita siapa lagi yang bergerak, memelihara, dan memperbaiki alam sekitar kita,” ungkap Dawet.

Dawet menambahkan, “SCI fokus pada konservasi lautan, kita melakukan atraksi wisata lingkungan khususnya adopsi, penanaman, dan transplantasi coral, dari mulai kita pembibitan, merawat, sampai kita monitoring,” katanya.

SCI sendiri telah melakukan penanaman coral sejak tahun 2020, saat ini luas lokasi penanaman coral mencapai 300 meter persegi ditandai dengan pelampung di sekitar dermaga di Tanjung Elang Pulau Pramuka. 

“Sekarang sudah banyak anak-anak yang mancing di sekitar sini, nelayan mengambil ikan di sini, dengan kita berikan aturan yang benar,” terang Dawet

<img style="width: 100%;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/e4697304-3b3f-4ba7-799e-2aa7621ea800/public" alt="Lokasi persiapan penanaman coral di Pulau Pramuka.” />

Baca Juga :  UNESA Gelar Pelepasan Program MBKM, Ajak Mahasiswa Siap Hadapi Tantangan Global

Selain itu, Smiling Coral Indonesia memiliki area khusus yang diberikan oleh Balai Besar Taman Nasional untuk melakukan kegiatan penanaman mangrove. Mereka juga mendapat legalitas formal sejak tahun 2020 dan bekerja sama dengan stakeholder baik pemerintah, korporat, hingga organisasi, salah satunya LindungiHutan.

“Pulau Pramuka menjadi lokasi yang potensial untuk dilakukan penanaman, dengan perizinan lahan yang jelas karena berada di Taman Nasional, mitra lapangan yang kooperatif dan tentu saja sudah ahli di bidang penanamannya,” ungkap Aminul Ichsan Business Development Manager at LindungiHutan.

Lokasi penanaman mangrove di Pulau Pramuka.

Kolaborasi tersebut menarik perhatian J&T Express, mereka melakukan kegiatan penanaman 1.000 mangrove di Pulau Pramuka. Penanaman mangrove tersebut mampu menyerap karbon  sebesar 187 kg CO2eq dan akan bertambah seiring waktu. 

LindungiHutan dan Smiling Coral Indonesia berharap, kerja sama ini dapat menumbuhkan kesadaran akan mangrove, coral, dan pentingnya menjaga lingkungan bagi semua kalangan masyarakat.

Berita Terkait

Bantuan Gubernur di Desa Mandalasari Diduga Dikerjakan Asal-Asalan, Kualitas tidak produktip
10.000 Relawan Siap Hijaukan Boyolali di Munas SWI 2026
Di Aceh Tenggara Panen Buah Mangga Kweni.Satu Pohon Mencapai Satu Ton.
Perkuat Sinergi Pembangunan Bupati Karo Melakukan Kunjungan ke Pabrik AQUA Berastagi
Warung Wajik Taat Pajak dan Bijak Kelola Usaha Mendapat Apresiasi Bupati Karo
Dukung Asta Cita Presiden, Menpora Dito dan Mendes Yandri Teken Nota Kesepahaman Sinergitas Program
Dukungan Penuh ! YAHMAN Efendi Siap Bersinergi dengan Bupati Pesisir Barat Demi Perlindungan Konsumen

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru