Merdeka untuk Sehat: Pemerintah Hadirkan Program Cek Kesehatan Gratis demi Anak Sekolah Indonesia yang Lebih Tangguh

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 21 Agustus 2025 - 15:24 WIB

50373 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA || Dalam semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, berbagai pihak menyuarakan dukungannya terhadap program unggulan pemerintah di bidang kesehatan. Salah satu dukungan datang dari drg. Christandi Prana Yuwana, dokter Gigi Residen Spesialis Radiologi, yang menilai, program cek kesehatan gratis untuk anak-anak sekolah yang digagas Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, merupakan langkah nyata menuju generasi Indonesia yang sehat, cerdas dan tangguh. “Sebagai dokter gigi, saya bisa mengatakan dengan tegas bahwa pemeriksaan kesehatan rutin merupakan langkah penting untuk mendeteksi dan mencegah masalah sejak dini, termasuk pada kesehatan gigi anak-anak kita,” ujar drg. Christandi melalui keterangannya, Kamis (21/8).

Menurutnya, banyak masalah kesehatan gigi pada anak-anak, seperti gigi berlubang, infeksi gusi, hingga gangguan pertumbuhan gigi, yang sebenarnya bisa dicegah apabila ada pemeriksaan berkala serta edukasi kesehatan sejak dini. Sayangnya, selama ini masih banyak anak-anak yang tidak mendapatkan akses layanan kesehatan gigi yang memadai, baik karena keterbatasan ekonomi, letak geografis, maupun rendahnya kesadaran orang tua. “Kami para dokter gigi sering melihat kasus-kasus yang seharusnya bisa ditangani lebih awal, namun terabaikan karena kurangnya akses atau kesadaran. Padahal, gigi dan mulut yang sehat sangat berpengaruh pada kualitas hidup dan prestasi belajar anak,” ungkapnya.

Baca Juga :  Cegah Kekerasan dan Aksi Anarkis, Pelajar dan Pemuda Gelar Diskusi Publik

Program cek kesehatan gratis untuk anak sekolah, menjadi solusi konkret yang bukan hanya berfokus pada l pengobatan, tetapi juga menekankan pada pencegahan dan pemerataan layanan kesehatan. Dengan program ini, seluruh anak tanpa terkecuali berhak mendapatkan pemeriksaan kesehatan yang layak, terlepas dari latar belakang sosial maupun kondisi ekonomi keluarganya. “Ini adalah langkah strategis yang sejalan dengan semangat kemerdekaan, yakni menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan adanya program ini, setiap anak Indonesia memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sehat, belajar dengan baik dan tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang tangguh,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh, pihaknya menilai bahwa, program pemerintah ini merupakan bentuk investasi besar untuk masa depan bangsa. Anak-anak yang sehat akan lebih mudah menyerap pelajaran, lebih percaya diri, serta lebih siap berkontribusi bagi Indonesia di masa depan. “Generasi emas 2045 yang kita cita-citakan tidak akan lahir tanpa pondasi kesehatan yang kuat. Pemerintah menunjukkan keberpihakan pada masa depan bangsa dengan menghadirkan program kesehatan gratis ini. Bagi kami para tenaga medis, ini adalah bukti nyata kepedulian negara terhadap anak-anak kita,” jelasnya.

Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada pemerintah karena telah menempatkan kesehatan anak-anak sebagai prioritas. Menurutnya, hal ini bukan hanya sebatas kebijakan, melainkan sebuah langkah berani yang akan membawa dampak jangka panjang. “Saya mengapresiasi langkah pemerintah yang tidak hanya fokus pada aspek kuratif atau pengobatan, tetapi juga pencegahan, edukasi dan pemerataan layanan kesehatan. Ini adalah pendekatan yang menyeluruh, yang pada akhirnya akan melahirkan generasi yang sehat, cerdas dan tangguh,” ujarnya penuh semangat.

Baca Juga :  Resmi Dilantik, Ketua PW GPA DKI Jakarta Dedi Siregar Siap Sinergi dengan semua elemen

Program ini sejalan dengan semangat “Merdeka untuk Sehat”, di mana setiap anak Indonesia berhak mendapatkan akses pelayanan kesehatan tanpa terkecuali. Dengan kesehatan yang baik, mereka dapat belajar dengan maksimal, tumbuh dengan optimal dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Di akhir pernyataan, pihaknya menegaskan kembali makna kemerdekaan sejati bagi anak-anak Indonesia: akses kesehatan yang merata dan berkualitas. “Bagi anak-anak kita, kemerdekaan bukan hanya tentang bebas belajar dan berkarya, tetapi juga tentang mendapatkan hak dasar untuk hidup sehat. Saya mendukung penuh langkah pemerintah ini. Bersama-sama, kita wujudkan Indonesia yang lebih sehat, lebih kuat, dan lebih maju. Merdeka!,” pungkasnya.

Melalui program ini, semangat kemerdekaan diartikan lebih luas, tidak hanya kemerdekaan politik, tetapi juga kemerdekaan dalam mengakses layanan kesehatan. Dengan demikian, peringatan HUT RI ke-80 bukan sekadar seremoni, tetapi juga langkah konkret dalam memperjuangkan masa depan anak bangsa. (Red).

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan
26 Tahun HIMLAB Raya Jakarta: Abdul Manaf Siregar Resmi Pimpin Organisasi, Bawa Semangat Baru Mahasiswa Labuhanbatu di Perantauan
Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara
Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!
Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE
Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik
PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia
Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru