LSM JATI Provinsi Lampung Layangkan Surat ke Dinas Perhubungan Kota Metro Terkait Indikasi Kelemahan Pengawasan Anggaran 2024

hayat

- Redaksi

Rabu, 22 Oktober 2025 - 13:46 WIB

50304 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

METRO – LSM JATI (Jaringan Transparansi Kebijakan Indonesia) Provinsi Lampung secara resmi melayangkan surat kepada Dinas Perhubungan Kota Metro. Surat tersebut menyoroti pengelolaan anggaran tahun 2024 yang diduga mengandung indikasi kelemahan pengawasan, khususnya dalam pengadaan melalui sistem e-purchasing dan metode pengadaan langsung.

Koordinator LSM JATI Provinsi Lampung, Ubai, menyatakan bahwa temuan ini didasarkan pada analisis mendetail terhadap realisasi anggaran Dinas Perhubungan Kota Metro. “Kami mendapati sejumlah titik kritis yang mengindikasikan potensi inefisiensi dan lemahnya pengawasan,” ujar Ubai dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (22/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

⚖️ Dasar Hukum yang Disampaikan LSM JATI
Dalam suratnya, LSM JATI tidak hanya memaparkan temuan data tetapi juga menyertakan dasar hukum yang melandasi keprihatinan mereka:

Pelanggaran terhadap Prinsip Dasar Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
LSM JATI menilai, meskipun e-purchasing merupakan metode yang sah, pelaksanaannya harus tetap mematuhi prinsip dasar yang diamanatkan oleh Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2021 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (PBJ). Pasal 4 Perpres ini menekankan bahwa seluruh proses pengadaan harus dilaksanakan dengan berdasarkan asas efisien, efektif, transparan, terbuka, bersaing, adil, dan akuntabel . Setiap penyimpangan dari asas ini dapat dianggap sebagai pelanggaran terhadap regulasi tertinggi di bidang pengadaan pemerintah.

Baca Juga :  Carut-Marut Penunjukan Langsung PUTR Kota Metro: Indikasi Lemahnya Kendali dan Pengawasan

Kelemahan Sistemik dalam Pelaksanaan E-Purchasing
Hasil penelitian yang dirujuk LSM JATI menunjukkan bahwa sistem e-purchasing seperti e-order memiliki kelemahan, salah satunya adalah kurangnya sosialisasi dan pemahaman bagi para pelaku . Kelemahan dalam komunikasi dan implementasi kebijakan ini berpotensi menciptakan celah dimana proses pengadaan tidak berjalan secara optimal dan tidak mencapai nilai uang (value for money) yang semestinya.

Komunikasi dan Koordinasi yang Belum Optimal
Sebuah kajian kebijakan yang dikutip LSM JATI juga menyoroti bahwa komunikasi, koordinasi, dan kerja sama antar institusi dalam pengadaan barang/jasa pemerintah seringkali masih belum berjalan optimal . Lemahnya koordinasi ini dapat melemahkan sistem pengendalian intern, yang diatur lebih lanjut dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah . Kelemahan pengendalian intern meningkatkan risiko terjadinya penyimpangan.

🔍 Temuan Kritis dalam Data Anggaran
Berdasarkan 150 item data yang dianalisis, LSM JATI mengidentifikasi beberapa pola yang mengkhawatirkan:

Penggunaan Metode “Dikecualikan” untuk Belanja Bernilai Besar: Beberapa pos belanja, seperti Belanja Bahan Cetak senilai Rp 75.000.000 dan Belanja Jasa Listrik senilai Rp 7,7 miliar, dilakukan dengan metode “Dikecualikan” dari proses e-purchasing atau tender. Meski diatur dalam Perpres, penggunaan metode ini untuk nilai yang sangat besar dinilai rentan terhadap praktik tidak transparan.

Baca Juga :  LSM Trinusa DPC Kota Metro Akan Laporkan 10 Kepala SMP ke Polda Lampung Terkait Dugaan Penyalahgunaan Dana BOS

Pola Pemecahan Paket Pengadaan: Terdapat sejumlah pengadaan untuk pekerjaan terkait, seperti paket Pembangunan Gudang PJU dan Pengecatan Marka Jalan, yang dilakukan secara terpisah dengan metode Pengadaan Langsung. Pola ini menimbulkan pertanyaan mengenai kemungkinan pemecahan paket (split/breakdown of contracts) untuk menghindari metode tender yang lebih kompetitif.

📜 Tuntutan dan Rencana Tindak Lanjut
LSM JATI meminta Dinas Perhubungan Kota Metro untuk memberikan klarifikasi dan dokumen pendukung atas seluruh temuan tersebut dalam waktu 7 hari kerja. Jika tidak diindahkan, LSM JATI akan mengeskalasi masalah ini dengan melakukan aksi damai, konferensi pers, dan pelaporan resmi kepada lembaga pengawas seperti Inspektorat Daerah, Ombudsman, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Dengan langkah ini, kami berharap dapat mendorong tata kelola keuangan daerah yang lebih bersih, transparan, dan akuntabel di Kota Metro,” pungkas Ubai.

Berita Terkait

Pemkot Metro Rotasi 34 Pejabat, Sejumlah Posisi Strategis Berganti
Pengelolaan TPA Karangrejo Berproses, Masyarakat dan Pemerhati Dorong Anggaran 2027 Penanganan Berkelanjutan.
PNS di Metro Meninggal Dunia Ditembak Usai Cekcok Soal Utang, Pelaku Diburu Polisi
GIAT SABUK KAMTIBMAS (sambang,budaya,kemanan dan ketertiban kota metro) polres kota metro bersama ormas grib jaya
MENODAI SEJARAH DEMOKRASI KOTA METRO: UPAYA PEMBUNGKAMAN PARTISIPASI PUBLIK DI TENGAH PROSES PENGUJIAN OMBUDSMAN RI
Pernyataan Resmi Indomedia Network terkait Hak Jawab Berita dan Perlawanan Segala Bentuk Kriminalisasi dan Intervensi Pekerja pers
Gerobak Cadang Sapi Lawang : Dispungsi Birokrasi, Distori Kekuasaan, Dan Manuver Depensip Di Kota Metro
Tekap 308 sat reskrim polres metro tangkap asisten rumah tangga yang nekat curi perhiasan majikan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru