Satgas TK Engganengga Tumbuhkan Keceriaan dan Harapan Lewat Program Bohati di Intan Jaya

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 21 Oktober 2025 - 11:40 WIB

50128 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INTAN JAYA – Ketulusan dan kepedulian menjadi fondasi utama dalam pendekatan yang dilakukan oleh Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti TK Engganengga kepada masyarakat di pedalaman Papua Tengah. Melalui program andalan bertajuk Borong Hasil Tani atau disingkat Bohati, prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas tersebut terus berupaya menumbuhkan kedekatan dan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran negara.

Di Kampung Engganengga, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, program ini disambut penuh antusias. Program Bohati menjadi angin segar bagi para petani lokal, yang selama ini bergumul dengan terbatasnya akses dan sarana untuk memasarkan hasil bumi mereka. Inisiatif dari Satgas ini membantu secara langsung dengan membeli hasil tani warga, mulai dari ubi, sayur mayur, hingga komoditas lain yang ditanam secara sederhana. Tak hanya sekadar membantu secara ekonomi, Satgas juga menyemai kehangatan dan semangat dalam kehidupan sosial masyarakat kampung setempat.

Masyarakat menyambut kehadiran pasukan penjaga perbatasan ini bukan lagi dengan rasa curiga, tetapi dengan senyum yang tulus dan kepedulian yang tumbuh dalam hubungan sosial yang lebih erat. Para “mama-mama” – sebutan akrab untuk ibu-ibu Papua – yang menjadi tulang punggung keluarga dalam sektor pertanian, merasa dihargai dan diperhatikan. Melalui tangan mereka, hasil bumi yang dulunya hanya cukup untuk konsumsi sehari-hari kini dapat menambah pendapatan keluarga, sekaligus memberi harapan baru akan masa depan yang lebih layak.

Baca Juga :  Polres Kuansing Laksanakan Sholat Subuh Berjamaah Sekaligus Cooling System Pemilu Damai

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ucapan terima kasih pun datang dari berbagai pihak. Salah satunya disampaikan oleh Kepala Suku Kampung Engganengga, Apenil Bagau, yang menyatakan rasa syukurnya atas kepedulian Satgas. Baginya, kontribusi yang diberikan bukan hanya berdampak pada ekonomi semata, tetapi juga telah menjadi simbol perhatian dan cinta dari negara kepada warga kampungnya. Ia menegaskan bahwa kehadiran Satgas membawa perubahan nyata, menjembatani kedekatan antara TNI dan masyarakat, serta mempererat rasa persatuan dalam bingkai kebangsaan.

Komandan Pos TK Engganengga, Letda Inf. Santuso, menyebutkan bahwa program Bohati adalah bagian dari komitmen Satgas untuk tidak hanya hadir sebagai pelindung negara, tetapi juga sebagai sahabat rakyat di wilayah penugasan. Menurutnya, pendekatan humanis dan pemberdayaan seperti ini adalah bagian dari strategi jangka panjang yang memberi dampak positif bagi situasi keamanan dan pembangunan sosial di wilayah pedalaman Papua. Ia meyakini bahwa penguatan ketahanan masyarakat dari sektor dasar, seperti pertanian, adalah pondasi penting bagi kemajuan daerah tertinggal seperti Intan Jaya.

Baca Juga :  Jaya Sakti Sehat, Personil TK Bilai Berikan Layanan Kesehatan dan Mendengarkan Keluh Kesah Warga

Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata bagaimana kesejahteraan adalah tanggung jawab bersama yang tidak hanya menjadi dominasi pemerintah pusat, namun dapat dijalankan secara kolaboratif antara institusi negara dan masyarakat lokal. Keceriaan yang tampak di wajah para mama-mama Kampung Engganengga adalah cerminan kebahagiaan yang lahir dari uluran tangan kasih dan perhatian yang tulus.

Dari pelosok terpencil ini, semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus dijaga dan dipupuk. Satgas yang bertugas di ujung negeri tidak hanya berdiri gagah memegang senjata, tetapi juga hadir dengan hati yang terbuka, membawa cinta dan harapan di tengah keterbatasan. Program Bohati telah menjadi pengikat batin antara rakyat dan prajurit, memperkuat jalinan solidaritas yang memperkokoh keutuhan bangsa di tanah Papua tercinta.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Bengkalis Digoyang! Polda Riau Ungkap Peredaran Heroin Besar-besaran, Dua Tersangka Ditangkap
AKPERSI Pekanbaru: Kritik Pendidikan Harus Berbasis Fakta, Pemerintah Kota Tetap Komitmen Majukan Sekolah
Klarifikasi Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Kota Pekanbaru, Terkait Sertifikat Cakep dan Bantah Melakukan Intervensi Terhadap Rekan Pers
Program Makanan Bergizi Puteran 2 Berjalan Lancar, Menu Baru Lebih Variatif dan Disukai Siswa di 20 Sekolah
Dari Susu hingga Ayam Crispy, Sajian Puteran 2 Lengkap dan Higienis, Penerima Manfaat Menyambut dengan Gembira
Dari Keluhan Jadi Solusi, Kepemimpinan Daeng Manye Tuai Dukungan Warga
Galian C Di Terang Bulan Jadi Perhatian Publik: Masih Beroperasi dan Merusak Lingkungan di Labuhan Batu Utara 
Aksi Nyata di Bulan Suci, Polres Cimahi Bantu Warga Lewat Takjil Gratis dan Pangan Terjangkau

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:04 WIB

Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Jalin Kerjasama dengan Universitas Prima Indonesia, Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:56 WIB

Kepedulian Polda Riau Bersama Pemkot Pekanbaru Kolaborasi Hadirkan WTE Atasi Sampah

Jumat, 6 Maret 2026 - 02:00 WIB

Unit I Koti Pemuda Pancasila Pekanbaru Turun ke Jalan Bagikan Takjil di Panam, Semangat Ramadan 

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:41 WIB

Perkuat Integritas dan Pengawasan, Petugas Lapas Pekanbaru Ikuti Asesmen Satgas Kepatuhan Internal

Kamis, 5 Maret 2026 - 23:22 WIB

Kajati Riau Bersama Forkopimda Ikuti Apel Kesiapsiagaan Karhutla, Pemerintah Tegaskan Komitmen Pencegahan Sejak Dini

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:47 WIB

Operasi Undercover Polda Riau Berhasil, 22,7 Kg Heroin Diamankan di Bengkalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:47 WIB

BEM se-Riau Apresiasi Kepada Kapolda Riau, Perburuan Gajah di TNTN dengan Hukuman Maksimal Minta Kejati Tuntut Pelaku 

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:40 WIB

Bangun Kolaborasi untuk Pembinaan, Lapas Pekanbaru Ikuti Sosialisasi Strategis dari Ditjenpas Secara Virtual

Berita Terbaru