Pria di Aceh Tenggara Bunuh Paman Kandungnya dengan Sadis  

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 19:07 WIB

50871 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Warga Desa Lawe Polak, Kecamatan Lawe Sumur, Kabupaten Aceh Tenggara digegerkan dengan peristiwa tragis yang dilakukan seorang pemuda berinisial SA (22). Ia dengan sadis menghabisi nyawa pamannya sendiri, J.E. (42), dalam insiden berdarah yang terjadi pada Selasa malam (14/10/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.

Korban, seorang petani yang juga warga Desa Lawe Polak, ditemukan tewas di lokasi kejadian akibat perkelahian yang berujung pada tindak kekerasan fatal. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD H. Sahuddin Kutacane untuk dilakukan visum dan otopsi.

Kapolres Aceh Tenggara melalui Kasi Humas, AKP Jomson Silalahi, menjelaskan kronologi awal kejadian berdasarkan hasil penyelidikan polisi. Menurut Jomson, konflik antara pelaku dan korban telah terjadi sejak pagi hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


“Peristiwa ini bermula dari perselisihan saat keduanya terlibat pertengkaran di pagi hari yang menyebabkan luka di bagian pipi korban, J.E.,” ujar Jomson, Rabu (15/10/2025).

Baca Juga :  Perjuangkan Hak dan Tunjangan Guru di Agara, Ali Basrah: Semua Harus Lewat Prosedur yang Benar

Namun, konflik yang sempat reda kembali memanas pada malam harinya. Sekitar pukul 23.00 WIB, pelaku SA kembali ke rumah dan mendapati korban sedang membawa parang sambil menantangnya. Pertikaian pun tak terhindarkan.

“Keduanya terlibat perkelahian di jalan depan rumah hingga korban terjatuh,” lanjut Jomson.

Dalam situasi tersebut, pelaku SA kemudian mencekik leher korban hingga korban tak sadarkan diri. Setelah itu, pelaku mengambil parang yang terjatuh dan meletakkannya di depan rumah sebelum meninggalkan lokasi kejadian.

Warga yang mengetahui insiden ini segera melapor ke pihak berwajib. Menanggapi laporan tersebut, tim dari Satreskrim Polres Aceh Tenggara langsung bergerak cepat mengejar pelaku.

“Berkat kerja cepat tim, pelaku berhasil diamankan kurang dari dua jam setelah kejadian, tepatnya pada Rabu dini hari (15/10/2025) sekitar pukul 01.00 WIB di Desa Lawe Polak,” ungkap Jomson.

Baca Juga :  Satgas Pamtas RI-PNG Pos Zanepa Bagikan Makanan Ringan untuk Anak-Anak di Papua Tengah

Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sebilah parang yang diduga digunakan dalam peristiwa ini. Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Aceh Tenggara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, SA akan dijerat dengan Pasal 338 dan/atau Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Polisi juga terus mendalami motif di balik insiden berdarah ini.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri, S.I.K., melalui AKP Jomson Silalahi, menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap bentuk kekerasan yang membahayakan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan setiap permasalahan dengan kepala dingin dan menghindari kekerasan. Polres Aceh Tenggara berkomitmen untuk menjaga keamanan dan menegakkan hukum secara profesional,” tegasnya.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap fakta-fakta lain yang mungkin terkait dengan peristiwa tersebut.

Laporan: *Salihan Beruh*

 

Berita Terkait

Bupati Aceh Tenggara Tutup Pintu Rapat untuk Tegakkan Disiplin Pejabat
Anak Curi Motor Milik Orang Tua, Polres Aceh Tenggara Tangkap MRH di Lawe Sigala-Gala
Polres Aceh Tenggara Musnahkan 4,6 Ganja dan 90,97 Gram Sabu
Wakil Bupati Aceh Tenggara Tinjau Pembangunan Jembatan Sementara Pascabanjir di Desa Mbarung
Polsek Bambel Respon Cepat, Lakukan Pengamanan Banjir di Desa Kuning I, Jalan Nasional Sempat Tergenang Air
Program P3-TGAI Mengalirkan Harapan Baru Bagi Pettani Aceh Tenggara
Wujud Komitmen Nyata, Polres Aceh Tenggara Musnahkan Ratusan Gram Sabu dan Ganja
Ratusan Warga Kutambaru Bercawan Dukung Sahidil Ahmad Maju Pilkades

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:27 WIB

Pelajar 16 Tahun Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Pringsewu

Rabu, 9 September 2026 - 17:57 WIB

Pemkab Pringsewu Salurkan Bantuan 21,63 Ton Beras Kepada Masyarakat Banyuwangi

Selasa, 8 September 2026 - 13:41 WIB

Bupati Pringsewu Jawab Pemandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Terkait Rancangan Perubahan APBD 2O26

Senin, 7 September 2026 - 20:23 WIB

Bupati Pringsewu Sampaikan Rancangan Perubahan APBD

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

Mantan Kabag Humas Pringsewu Dwi Murniati Fitri Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun

Kamis, 3 September 2026 - 14:17 WIB

Wabup Pringsewu Turun Langsung ke Pasar Pagelaran, Sapa Warga & Kendalikan Harga Pangan

Rabu, 2 September 2026 - 20:05 WIB

Si Jago Merah Lalap Satu Hektar Lahan Perkebunan Jati di Ambarawa, Pringsewu

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Pringsewu Adakan Pembinaan SPIP Terintegrasi 2026

Berita Terbaru

BANDA ACEH

MBG Jangan Jadi Eksperimen: SPPG Ditinggalkan, Kantin Dipaksakan

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:45 WIB