Rombongan Wakil Gubernur dan GM PLN Aceh Hampir Terseret Arus Sungai Saat Menuju Lokasi Bencana di Pameu Aceh Tengah

REDAKSI BANDA ACEH

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 21:19 WIB

50242 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspadaindonesia.com | Pameu – Peristiwa menegangkan dialami Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, SE, saat meninjau langsung wilayah terdampak banjir di kawasan Pameu, Kabupaten Aceh Tengah.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Dek Fadh bersama General Manager PLN Aceh, Eddi Saputra, dan rombongan nyaris kehilangan nyawa setelah rakit darurat yang mereka tumpangi terbalik akibat derasnya arus sungai.

Medan ekstrem harus ditempuh rombongan karena akses darat rusak parah akibat banjir dan longsor. Sungai menjadi satu-satunya jalur menuju lokasi masyarakat yang masih terisolasi.

Baca Juga :  JNE Salurkan 500 Ton Lebih Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di Aceh

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menggunakan rakit sederhana, Dek Fadh memilih menyeberang demi memastikan kondisi warga dan infrastruktur vital, meski risiko keselamatan sangat tinggi.

Namun di tengah penyeberangan, derasnya arus sungai tak terbendung. Rakit mendadak terbalik dan seluruh penumpang tercebur ke air. Dalam situasi genting itu, Wakil Gubernur Aceh nyaris tenggelam, tetapi dengan sigap berusaha bertahan sambil membantu GM PLN Aceh yang diketahui tidak mampu berenang.

Berkat kerja sama dan kesigapan tim di lapangan, seluruh rombongan akhirnya berhasil diselamatkan.

Baca Juga :  Muksalmina Relawan Garuda Aceh Bangkit Dampingi UAS Salurkan Bantuan ke Aceh Tamiang: Pemerintah Pusat Wajib Tetapkan Aceh Sebagai Bencana Nasional

Insiden dramatis ini menjadi potret nyata betapa berat dan berbahayanya kerja kemanusiaan di lapangan pascabencana. Meski menghadapi ancaman langsung terhadap keselamatan dirinya, Dek Fadh tetap memilih hadir di tengah masyarakat.

Keputusan tersebut menegaskan bahwa penanganan bencana di Aceh bukan sekadar perintah dari balik meja, melainkan kerja nyata yang penuh risiko demi memastikan rakyat tidak ditinggalkan di tengah bencana. [Redaksi]

Berita Terkait

Ketua L CAPA Provinsi Aceh Minta Konsultan Pengawasan SD Drin Tujoh Nagan Raya Bersama Kita Buktikan Pernyataan Kepsek di Media Online
Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu
“Ketika Rasa Hilang dari Kekuasaan” “Pemimpin dan Empati yang Retak” “Kontroversi yang Lahir dari Sunyinya Kepekaan”
Ketua PWM Aceh A. Malik Musa Berikan Arahan pada Kegiatan Dukungan Psikososial Korban Banjir dan Longsor di SMA Unggul Pidie Jaya
KASAD KIRIM ALAT BERAT, SURYADI DJAMIL ANGKAT SUARA
Diyakini Publik dan Akademisi, Salim Fakhry: Pemimpin yang Hadir di Titik Lelah Rakyat, Bekerja dengan Hati untuk Aceh Tenggara
Ketua DPRK Aceh Singkil Bersilaturahmi dan Ngopi Bareng Pemerhati Sosial Aceh
Kak Na Apresiasi Sumbangsih Relawan Pada Masa Tanggap Darurat Banjir Aceh

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru