Puncak Ekshibisi Lomba Orasi Green Policing Polda Riau Tahun 2026

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 11:06 WIB

50178 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, waspadaindonesia.com – Polda Riau telah menyelesaikan Ekshibisi Lomba Orasi Green Policing 2026, agenda puncak diselenggarakan di Atrium Mal SKA Pekanbaru, Minggu (15/2/2026) dengan tema ‘Aksi Pemuda untuk Lingkungan Bersih, Aman, dan Berkelanjutan’. Senin (15/02/2026).

Ajang ini menjadi ruang ekspresi sekaligus edukasi bagi pelajar dan mahasiswa untuk menyampaikan gagasan kritis serta solusi inovatif terkait isu lingkungan hidup melalui seni orasi.

Lomba ini dibuka sejak 14 Januari 2026 dan ditutup pada 3 Februari 2026. Selanjutnya, tahap penilaian dilaksanakan pada 3 hingga 6 Februari 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemenang pada kategori Pelajar Riau keluar nama:

Andhini Nirmala Putri dari SMA Negeri 2 Tebing Tinggi sebagai juara pertama, disusul

Bayu Saputra SMA Negeri 1 Pangkalan Kuras.

Faeyza Putra Yelfindra SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci.

Hafid Maulidin SMA Negeri 2 Rambah Hilir.

Muhammad Rafhi SMA Negeri 10 Pekanbaru.

Pada kategori Pelajar Luar Riau dijuarai oleh:

Afghan Thoriq Muhammad Dilla Hamdan MAN 22 Jakarta, kemudian

Dahliatus Salsabillah MAN 7 Jombang,

Juliando Samloy SMAS Kristen Dian Halmahera,

Mardiana SMAN 1 Merangin,

Viola Aurora SMAN 1 Aceh Barat Daya.

Untuk kategori mahasiswa, di peringkat pertama diisi:

Edi Sahputra Universitas Terbuka,

M. Alwi Zikri Universitas Riau,

Meysah Ibrahim Nasution Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia,

Nadia Gayatri Institut Agama Islam

Lukman Edy Pekanbaru,

Zikra Tiara Bintang Universitas Islam Riau.

Kategori Juara Favorit Lomba Orasi diisi:

Shaina Syaftari Putri SMA Negeri 1 Sabak Auh untuk Kategori Pelajar Riau.

Mardiana SMA Negeri 1 Merangin untuk Kategori Pelajar Luar Riau.

M. Alwi Zikri Universitas Riau untuk Kategori Mahasiswa.

Baca Juga :  Sosilisasi ke Tokoh Riau, Husaimi Hamidi Sampaikan Pesan Saleh Djasit untuk Masyarakat Riau dan Rokan Hilir

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dalam sambutannya mengapresiasi sembari mengucapkan selamat kepada para pemenang dengan berharap menjadi gerakan nyata yang dimulai dari generasi muda sebagai agen perubahan menuju Riau yang lebih hijau dan berkelanjutan.

“Alhamdulillah, hari ini diberikan akal sehat untuk bisa menyampaikan ide gagasan lewat narasi yang mendorong bagaimana bisa kita berfikir terus memberikan solusi kepada lingkungan-manusia dengan cara yang sangat sederhana,” kata Irjen Herry.

Cara sederhana, jelas Irjen Herry, salah satunya dengan menyuarakan kepedulian kepada alam dan lingkungan melalui ide dan gagasan tentang melakukan kebaikan secara terus menerus.

Program Green Policing yang digagasnya merupakan satu diantara banyaknya cara untuk menjaga alam dan lingkungan, yang berangkat dari hasil survei dan persoalan yang paling krusial di Provinsi Riau.

Irjen Herry bercerita, dirinya yang menjabat pada tahun 2025 itu langsung melakukan kolaborasi dengan pemangku kepentingan serta forkopimda Riau, menggandeng civitas akademika untuk memetakan permasalahan lingkungan.

“Berangkat dari hasil survei, 10 tahun lalu hamparan hutan di Riau mencapai 5,7 juta hektar yang sekarang tersisa 1,7 juta hektar, ada degradasi 75 persen,” jelasnya. Penyebabnya teridentifikasi kebakaran hutan dan deforestasi.

Selama hampir 20 tahun, semenjak munculnya persoalan kebakaran hutan, belum ada pergerakan untuk menangkal terjadinya kebakaran dan deforestasi tersebut. Dari situlah muncul ide gagasan untuk menyelamatkan alam Riau melalui program Green Policing.

Siapa saja bisa terlibat dalam program ini, sebut Irjen Herry, apa yang telah dilakukan adik-adik pelajar mahasiswa ini sudah termasuk ke dalam program Greem Policing.

Baca Juga :  SMAN 13 Pekanbaru "Kembali Mengukir prestasi Membanggakan, Tunjukkan Bakat Dan Kreatifitas Di Ajang Lomba Seni Dan Fotografis Raih Juara

Sebab begitu, Green Policing bukanlah kegiatan yang hanya bisa dilakukan oleh kepolisian saja.

“Policing yang dimaksud ini adalah kegiatan polisional (dalam artian,red) menjaga atau menertibkan, itu bisa dilakukan adik-adik semua,” katanya kepada pelajar yang hadir.

Dipaparkannya, Green Policing adalah pemolisian dalam era polisi kontemporer atau polisi modern dengan tujuan merubah stigma ketidakbaikan lingkungan di Riau.

Irjen Herry menjadi garda terdepan menggerakkan Polda Riau dalam mengantisipasi serta menciptakan sistem di bagian hulu dalam menjaga ekosistem alam dan lingkungan di Riau.

“Belum ada yang berbicara menjaga alam dan hutan, selama ini hanya bermuara pada pemadamam. Kita berangkat ke hulu, kita lakukan penanaman pohon menjaga kelestarian. Jikalau kita lakukan 20 tahun lalu (sejak persoalan kebakaran hutan,red) pohon yang ditanam sudah memberikan kontribusi luar biasa,” urainya.

Kepada generasi muda, Irjen Herry mengajak untuk bersama-sama memberikan kesadaran ekologis dengan mencintai lingkungan dan alam.

“Jadi bagaimana kita merubah paradigma dari antroposentrisme ke ecosentrisme,” paparnya.

“Poin terakhir bahwa di dalam hutan itu ada ekosistem terutama gajah, harimau dan lainnya. Saya mewakili Domang, gajah-gajah, pohon-pohon menyampaikan pesan yakni ‘jagalah kebersihan,” tutupnya menyudahi sambutan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, menerangkan bahwa peserta tidak hanya berasal dari Provinsi Riau, tetapi juga diikuti dari 11 Provinsi lainnya.

“jumlah peserta yang mengikuti ekshibisi lomba orasi Green Policing 2026 ini, sebanyak 102 peserta terdiri dari Mahasiswa dan pelajar SMA, berasal dari 11 Provinsi”, ujar Kombes Pandra.

 

Sumber: Humas Polda

(Idam Lanun)

Berita Terkait

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap
Siswa SMAN 1 Pekanbaru Masuk First Team Good Day 2026 Riau
Tekankan Integritas, Kapolda Riau Minta Pelayanan Cepat Tanpa Viral
Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Kapolresta Pekanbaru Tekankan Hukum Berkeadilan
Hulubalang LAMR Lepas Herry Heryawan dengan Adat Melayu
Sidang Gugatan Mobil Senia di PN Pekanbaru Ruang Wirjono Projodikoro Ditunda
Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Resto Sanjaya Nusantara Demi Kelancaran 
Ajak Jadi Pelopor Keselamatan, Ditlantas Bersama Jasa Raharja Sosialisasi di Rumbai

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru