Masyarakat Gunung Rante Talawi Minta IWO Batu Bara Dampingi dan Kawal Pengaduan Lapangan Bola Kaki Jadi Gedung KDMP

REDAKSI BATU BARA

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 14:33 WIB

50177 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA — ‎Pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di lahan lapangan bola kaki disoal masyarakat Desa Gunung Rante Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara.

‎Untuk membatalkan pembangunan dan mengembalikan fungsinya sebagai lapangan bola kaki, ‎kelompok Masyarakat Gunung Rante Peduli Lapangan Bola Kaki (MGR-PLBK) menyurati PD Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Batu Bara, Senin (09/03/2026).

‎Joan Silalahi, mewakili masyarakat mengatakan, mereka ingin IWO mengawal dan mendampingi mereka dalam pengaduan ke Komisi 1 DPRD Batu Bara untuk dilakukan rapat dengar pendapat (RDP).

Baca Juga :  Polres Batu Bara Gelar Pengajian dan Santuni 20 Anak Yatim, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎Adapun keberatan kami adalah   pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang dilaksanakan di lapangan bola kaki di Desa Gunung Rante yang dinilai tidak  tepat  lokasinya, terang Joan didampingi 5 warga desa.

‎Sebab, lapangan bola kaki tersebut merupakan fasilitas sosial  yang digunakan untuk sarana olahraga sehari hari masyarakat.

‎Masih menurut Joan, areal lapangan bola kaki  tersebut merupakan swadaya masyarakat dan bukan merupakan aset desa. ‎Untuk menguatkan bukti keberatan masyarakat, Joan mengatakan hingga saat ini telah ada 101 tandatangan.

Baca Juga :  Tim Investigasi Zahir - Aslam Ingatkan Netralitas OPD Jajaran Pemkab Batu Bara

‎Sudah ada 101 tandatangan warga yang menyatakan keberatan pengalihan lapangan bola kaki menjadi gedung KDMP. Bahkan masih akan bertambah lagi masyarakat yang mengatakan keberatan atas pembangunan KDMP diatas lapangan bola kaki di desa kami, kata Joan.

‎Selain memberikan tandatangan keberatan, dikatakan Joan, warga desa telah memasang spanduk dengan judul ‘tanah lapang ini bukan aset desa dan bukan milik pemerintah. Melainkan milik masyarakat desa Gunung Rante. Hasil swadaya orang tua orang tua masyarakat Gunung Rante zaman dulu. (Herman Pelangi).

Berita Terkait

MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara Tanam 100 Pohon di Sumut, Ketua MPC Kabupaten Batu Bara Sudarman Ikut Berkontribusi
Kapolres Batu Bara Pimpin Strong Point Pagi, Bagikan Helm Gratis kepada Pengendara
Kapolres Batu Bara Bantu Bangun Kembali Rumah Warga Korban Puting Beliung, Salurkan Peralatan Rumah Tangga dan Sembako
Polres Batu Bara Gelar Apel Operasi Patuh Toba 2026, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Berkeselamatan
Meriahkan HUT ke-67, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Batu Bara Sudarman Menggelar Festival Sepak Bola U-10
Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, Dampingi Menko Pangan RI Dalam Panen Raya Padi, Dukung Swasembada Pangan
Kanit Reskrim Polsek Talawi Amankan Tersangka Pembunuhan di Nibung Hangus, Korban Meninggal Dunia
Polres Batu Bara Gelar Jumat Berkah, Salurkan Bantuan Sembako kepada Masyarakat dan Pondok Pesantren

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:16 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:22 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Berita Terbaru