Pemkab Aceh Tenggara Tindak Lanjut Video ASN Makan Es Krim Saat Jam Kerja

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Kamis, 3 September 2026 - 19:34 WIB

50145 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Viralnya video yang memperlihatkan sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Puskesmas tengah makan es krim saat jam kerja mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara. Tindakan yang terekam dan tersebar di media sosial ini langsung direspons pemerintah daerah dengan menggelar rapat khusus penegakan disiplin ASN di lingkungan Dinas Kesehatan, Kamis, 3 September 2026.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Aceh Tenggara, Yusrizal, selaku Ketua Tim Penegakan Disiplin ASN, atas arahan Bupati. Hadir dalam pertemuan itu Kepala BKPSDM Abdul Syafarudin, Kepala Dinas Kesehatan Rosita Astuti beserta jajaran, serta seluruh Kepala Puskesmas se-Kabupaten Aceh Tenggara. Pembahasan utama rapat berfokus pada video viral yang memperlihatkan oknum pegawai berseragam dinas lengkap sedang menikmati es krim pada jam operasional di sebuah gerai es krim di Kutacane.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Soal Dugaan Upeti Dana Pemberantasan Narkoba Desa, Ketua DPD LSM Penjara Minta Bupati Agara Copot Jabatan Camat Lawe Alas

Sekda Yusrizal menekankan bahwa persoalan ini tidak bisa dianggap remeh. Ia menegaskan, setiap ASN memiliki tanggung jawab menjaga disiplin, etika, dan profesionalisme, terutama saat mengenakan atribut kedinasan dan berada di ruang lingkup pelayanan masyarakat. “Setiap tindakan ASN, apalagi saat mengenakan pakaian dinas, tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menyangkut citra pemerintah dan instansi,” ujarnya.

Menurut Yusrizal, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan profesional dari seluruh ASN. Oleh karena itu, dugaan pelanggaran disiplin harus diselesaikan menggunakan mekanisme dan aturan yang berlaku. Ia mengingatkan, perilaku ASN yang kurang pantas seperti dalam video tersebut berdampak langsung pada citra pemerintahan dan kepercayaan publik.

Melalui rapat tersebut, Kepala Dinas Kesehatan diminta segera menindaklanjuti kasus tersebut dengan memproses pegawai yang bersangkutan sesuai ketentuan disiplin. Selain itu, seluruh Kepala Puskesmas diinstruksikan memperkuat pembinaan dan pengawasan terhadap jajarannya guna memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Baca Juga :  Warga Desak Inspektorat Aceh Tenggara Audit Dugaan Penyimpangan Dana Desa Batu Mbulan Asli

Yusrizal menegaskan pemerintah daerah tidak ingin persoalan ini selesai begitu saja hanya karena videonya viral. Penanganan kasus harus masuk dalam evaluasi menyeluruh terhadap kedisiplinan dan etika ASN, khususnya pada unit pelayanan kesehatan yang setiap hari bersinggungan langsung dengan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara berharap seluruh ASN memahami bahwa status sebagai abdi negara melekat dengan tanggung jawab menjaga integritas, profesionalisme, dan kepercayaan publik. “Jika disiplin dijaga, pelayanan akan dipercaya. Jika etika diabaikan, citra institusi ikut dipertaruhkan,” tegas Sekda Yusrizal.

Untuk menjaga standar pelayanan publik, ASN Aceh Tenggara juga diminta menaati seluruh kode etik dan aturan kepegawaian. Pemerintah menegaskan akan memproses setiap pelanggaran disiplin sesuai mekanisme hukum dan ketentuan disiplin ASN yang berlaku.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru