Tantangan Global, DPD IMM Riau Teguhkan Literasi Perempuan

ROSBINNER HUTAGAOL

- Redaksi

Rabu, 9 September 2026 - 11:40 WIB

50194 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Dokumentasi Sekretaris DPD IMM, Hanifah Putri Purnomo

_DPD IMM Riau tegaskan literasi perempuan harus diteguhkan untuk menjawab tantangan global dan melahirkan perempuan berkemajuan_.

PEKANBARU, waspadaindonesia.com – Di tengah berbagai tantangan global, DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Riau menegaskan pentingnya peneguhan literasi perempuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris Umum DPD IMM Riau, Hanifah Putri Purnomo, menyampaikan hal tersebut di Pekanbaru, Rabu (9/9/2026).

Tantangan global yang dimaksud meliputi perkembangan teknologi digital yang pesat, perubahan iklim, ketimpangan sosial dan ekonomi, disinformasi, hingga perubahan pola kehidupan masyarakat.

“Literasi tidak lagi sebatas membaca dan menulis. Di era modern, literasi mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, menggunakan teknologi secara bijak, serta mengambil keputusan berdasarkan nilai yang benar,” ujar Hanifah.

Literasi Jadi Jalan Perempuan Berkemajuan

Menurut Hanifah, perempuan memiliki posisi strategis di keluarga, pendidikan, ekonomi, politik, kesehatan, hingga ruang publik.

Perempuan berkemajuan adalah perempuan yang mengembangkan diri berlandaskan ilmu pengetahuan, nilai kemanusiaan, moralitas, dan semangat memberi manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Dianugerahi Green Policing oleh Kapolda Riau, Bunda Azlaini Jadi Inspirasi Perempuan Peduli Alam

“Melalui literasi, perempuan dapat memperluas wawasan dan membangun cara berpikir terbuka. Ia tidak mudah menerima informasi secara mentah, tetapi mampu memeriksa kebenaran dan menentukan sikap secara rasional,” katanya.

Ia menambahkan literasi perempuan juga mencakup kesehatan, finansial, hukum, politik, lingkungan, budaya, dan pengasuhan.

Semakin luas literasi yang dimiliki, semakin besar kapasitas perempuan dalam mengambil keputusan yang berdampak.

Penggerak Perubahan dari Hal Sederhana

Hanifah menilai perubahan sosial tidak selalu dimulai dari hal besar. Aksi sederhana seperti membiasakan anak membaca, memberikan edukasi kesehatan, atau menggunakan media sosial untuk informasi edukatif adalah contoh nyata peran literasi.

“Perempuan memiliki kemampuan menjadi penghubung antara pengetahuan dan kehidupan sosial. Pengetahuan yang diperoleh harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata,” ujarnya.

Di tengah kemajuan kecerdasan buatan dan otomatisasi pekerjaan, perempuan perlu dipersiapkan menjadi aktor yang turut menentukan arah perubahan, bukan hanya konsumen.

Baca Juga :  JAKA MARHAEN,SH : " Dugaan Tindak Pidana Narkoba dan Kematian Tidak Wajar Anggota Polsek, Diduga Melibatkan Oknum Kanit Narkoba dan Buser Polres Rohil. "

Ekosistem Harus Dibangun Bersama

DPD IMM Riau menilai penguatan literasi perempuan tidak bisa dibebankan hanya kepada perempuan. Diperlukan dukungan keluarga, lembaga pendidikan, pemerintah, dunia usaha, dan komunitas.

Ada empat langkah yang didorong DPD IMM Riau:

1. Budaya belajar sepanjang hayat, melalui buku, artikel, podcast, dan diskusi

2. Penguatan literasi digital, agar teknologi digunakan secara produktif, aman, dan etis

3. Perluasan ruang komunitas belajar, untuk bertukar gagasan dan solusi

4. Menghubungkan literasi dengan aksi, seperti pemberdayaan ekonomi, kampanye kesehatan, dan perlindungan lingkungan

“Menjadi perempuan berkemajuan bukan berarti meninggalkan nilai dan budaya. Kemajuan harus berjalan beriringan dengan moralitas dan tanggung jawab sosial. Perempuan berkemajuan adalah yang mampu mengubah wawasan menjadi tindakan dan tindakan menjadi kebermanfaatan,” pungkas Hanifah.

 

Sumber: DPD IMM Riau

Penulis: Sekretaris DPD IMM, Hanifah Putri Purnomo

Editor: Rosbinner Hutagaol

Berita Terkait

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap
Siswa SMAN 1 Pekanbaru Masuk First Team Good Day 2026 Riau
Tekankan Integritas, Kapolda Riau Minta Pelayanan Cepat Tanpa Viral
Pimpin Sertijab Kasat Reskrim, Kapolresta Pekanbaru Tekankan Hukum Berkeadilan
Hulubalang LAMR Lepas Herry Heryawan dengan Adat Melayu
Sidang Gugatan Mobil Senia di PN Pekanbaru Ruang Wirjono Projodikoro Ditunda
Ditlantas Polda Riau Bahas Andalalin Resto Sanjaya Nusantara Demi Kelancaran 
Ajak Jadi Pelopor Keselamatan, Ditlantas Bersama Jasa Raharja Sosialisasi di Rumbai

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru