S&P Global Ratings Beri Inalum Peringkat BBB Tegaskan Peran Strategis dalam Hilirisasi Aluminium Nasional

REDAKSI BATU BARA

- Redaksi

Rabu, 23 September 2026 - 09:40 WIB

50113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATU BARA — PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperoleh peringkat kredit internasional rating BBB dengan Outlook stabil dari S&P Global Ratings. Pencapaian ini menjadikan peringkat internasional investment-grade bagi Inalum sekaligus milestone yang sangat penting dalam memperkuat kredibilitas Inalum di pasar keuangan domestik dan internasional untuk mendukung pertumbuhan Inalum kedepannya. 10 September 2026.

Dalam laporannya yang diterbitkan pada tanggal 7 September 2026 S&P Global Ratings menilai posisi strategis INALUM dalam Grup MIND ID dan kuatnya dukungan Pemerintah melalui MIND ID terhadap INALUM. S&P Global Ratings juga memandang INALUM memiliki peran penting sebagai penggerak hilirisasi bauksit dan pengembangan rantai nilai aluminium nasional, sejalan dengan agenda strategis MIND ID untuk memperkuat industri mineral dan logam terintegrasi di Indonesia.

Keterkaitan yang erat dengan MIND ID, baik secara strategis maupun finansial, turut memperkuat profil kredit INALUM dan mendukung keberlanjutan pengembangan bisnis serta investasi perusahaan. Outlook stabil mencerminkan ekspektasi S&P Global Ratings terhadap keberlanjutan kinerja operasional dan arus kas INALUM, serta konsistennya dukungan MIND ID dalam menopang peran strategis INALUM bagi pengembangan industri aluminium nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pencapaian rating internasional tersebut melengkapi penguatan profil kredit INALUM di pasar domestik. Pada Agustus 2026, PEFINDO juga meningkatkan peringkat INALUM satu tingkat dari idAA-/Stable menjadi idAA/Stable setelah INALUM mempertahankan peringkat idAA-/Stable selama tiga tahun sebelumnya.

Pemeringkatan internasional dan peningkatan peringkat domestik tersebut berlangsung pada saat INALUM tengah mempersiapkan peningkatan kebutuhan pendanaan untuk mendukung berbagai proyek hilirisasi aluminium pada periode 2026–2029.

Keunggulan Biaya Operasional dan Sumber Energi Hidro Perkuat Daya Saing INALUM, Dalam penilaiannya, S&P Global Ratings turut menyoroti struktur biaya operasional INALUM yang kompetitif. Perusahaan tercatat mampu beroperasi pada kuartil pertama kurva biaya global, dibandingkan rata-rata industri pada tahun 2026.

Baca Juga :  Kasat Narkoba Polres Batu Bara AKP Arifin Purba, Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kampus STIT Batu Bara

Efisiensi tersebut didukung oleh pasokan sumber energi hidro yang stabil serta integrasi sumber bahan baku domestik. Keunggulan biaya ini dinilai menjadi salah satu kekuatan kredit INALUM sekaligus memberikan daya tahan bagi perusahaan dalam menghadapi dinamika harga aluminium global.

S&P Global Ratings juga menyoroti pemanfaatan pembangkit listrik tenaga air yang membuat smelter INALUM yang tidak hanya berkontribusi terhadap pengurangan emisi karbon, tetapi juga mendukung profitabilitas dan efisiensi biaya produksi INALUM.

Saat ini INALUM mengoperasikan smelter aluminium primer dengan kapasitas produksi sekitar 275 ribu ton per tahun. Melalui kepemilikan mayoritas di PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), INALUM telah berhasil mengatasi ketergantungan impor bahan baku alumina. BAI mengoperasikan Smelter-Grade Alumina Refinery 1 (SGAR 1) di Mempawah, Kalimantan Barat, dengan kapasitas sekitar 1 juta ton alumina per tahun.

Memperkuat Rantai Nilai Aluminium Nasional
S&P Global Ratings menilai posisi strategis INALUM dalam integrasi Grup MIND ID dan hilirisasi aluminium memberikan landasan kuat bagi dukungan berkelanjutan dari induk perusahaan. Peran tersebut semakin diperkuat melalui pengembangan SGAR 2 dan Smelter Aluminium 2 (Smelter 2) sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional yang memperkuat integrasi rantai nilai aluminium nasional.

Pengembangan proyek-proyek tersebut juga didukung oleh pemegang saham utama, baik melalui kemitraan strategis maupun dukungan permodalan, yang mencerminkan pentingnya proyek tersebut bagi penguatan industri aluminium nasional.

Adapun pengembangan proyek INALUM meliputi SGAR 2 dan Smelter 2. Kedua proyek tersebut merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional. SGAR 2 direncanakan menambah kapasitas produksi alumina sekitar 1 juta ton per tahun, sehingga akan meningkatkan menjadi dua kali lipat kapasitas alumina yang ada. Adapun Smelter 2 dirancang dengan kapasitas produksi sekitar 600 ribu ton aluminium per tahun, sehingga total kapasitas smelter aluminium primer INALUM akan meningkat lebih dari tiga kali lipat kapasitas saat ini. Pengembangan proyek-proyek tersebut juga berpotensi meningkatkan kapasitas dan potensi pendapatan INALUM secara signifikan hingga 2030.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Batu Bara Akan Menindaklanjutin Kasus Penganiayaan Yang Dialamin Oleh Korban Desi H Nasution

Kondisi industri yang positif diperkirakan akan mendukung kinerja INALUM dalam satu hingga dua tahun ke depan. Harga aluminium diperkirakan tetap suportif seiring kondisi pasokan global yang ketat, sementara stabilnya volume penjualan dari smelter eksisting akan turut menopang pertumbuhan EBITDA perusahaan.

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita mengatakan, apa yang telah dicapai saat ini, menjadi pengakuan sekaligus momentum bagi perusahaan untuk terus memperkuat fundamental bisnis dan menjalankan transformasi industri aluminium nasional secara berkelanjutan.

Investment grade ini merupakan pengakuan sekaligus tanggung jawab bagi INALUM untuk terus menjaga kinerja perusahaan secara prudent dan berkelanjutan. Di tengah agenda ekspansi dan hilirisasi, kami akan memastikan bahwa pertumbuhan tidak hanya mengejar skala tetapi tetap dibangun di atas fundamental operasional yang kuat, disiplin finansial, dan tata kelola yang baik dan kuat.

Dengan dukungan MIND ID, kami akan terus memperkuat rantai nilai aluminium nasional dari hulu ke hilir. Pengembangan SGAR 2 dan Smelter 2 tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas tetapi juga untuk memperkuat kemandirian bahan baku, daya saing industri aluminium nasionan serta menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia. ujar Melati.

Ke depan, INALUM akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, disiplin finansial dan keunggulan operasional. Melalui pengembangan rantai nilai aluminium yang semakin terintegrasi, INALUM berkomitmen memperkuat daya saing industri nasional, mengurangi ketergantungan impor dan meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral Indonesia secara berkelanjutan.

Berita Terkait

MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara Tanam 100 Pohon di Sumut, Ketua MPC Kabupaten Batu Bara Sudarman Ikut Berkontribusi
Kapolres Batu Bara Pimpin Strong Point Pagi, Bagikan Helm Gratis kepada Pengendara
Kapolres Batu Bara Bantu Bangun Kembali Rumah Warga Korban Puting Beliung, Salurkan Peralatan Rumah Tangga dan Sembako
Polres Batu Bara Gelar Apel Operasi Patuh Toba 2026, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Berkeselamatan
Meriahkan HUT ke-67, Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Batu Bara Sudarman Menggelar Festival Sepak Bola U-10
Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, Dampingi Menko Pangan RI Dalam Panen Raya Padi, Dukung Swasembada Pangan
Kanit Reskrim Polsek Talawi Amankan Tersangka Pembunuhan di Nibung Hangus, Korban Meninggal Dunia
Polres Batu Bara Gelar Jumat Berkah, Salurkan Bantuan Sembako kepada Masyarakat dan Pondok Pesantren

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:23 WIB

PT RAD Indonesia Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Internasional CERA

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:16 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:22 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:57 WIB

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar “Kumpul Bersama Masyarakat” di Nagori Marjandi

Berita Terbaru