Akibat Sulitnya Ekonomi Hampir Seluruh Penghuni Kontrakan Gg Tebu Mengadu Nasib ke Negeri Malaysia

REDAKTUR WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 22 Oktober 2023 - 07:15 WIB

501,264 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, Waspada Indonesia|
Pasca pandemi covid 19 beberapa waktu lalu masyarakat di kabupaten aceh tenggara banyak sekali yang mengalami kesulitan ekonomi, tingginya harga bahan pokok dan sulit untuk mendapatkan sebuah lapangan pekerjaan semakin melengkapi derita masyarakat bumi tanoh alas sepakat segenap aceh tenggara.

Waspada Indonesia, Minggu 22/10/2023 mencoba meninjau langsung ke desa perapat hulu di salah satu gang kecil bernama gg tebu dan disini terdapat kontrakan yang dihuni berkisar 15 (lima belas) rumah tangga, dikontrakan ini hampir seluruh penghuninya mencoba peruntungan dengan mencari pekerjaan hingga ke negara tetangga malaysia tampak dari banyaknya rumah kontrakan yang kosong yang telah ditinggal penghuninya.

Baca Juga :  Rona Sitepu Mengucapkan Selamat Dan Sukses Atas Pelantikan H.M. Salim Fakhry, SE,M.M - dr. Heri Al Hilal Sebagai Bupati & Wakil Bupati Aceh Tenggara Masa Jabatan 2025-2030

Wak Min (67) salah seorang dari dua anaknya juga ikut pergi mengadu nasib ke malaysia, beliau yang bekerja sebagai buruh bangunan, juga menyampaikan kepada awak media Waspada Indonesia gaji yang didapatkannya sebagai buruh bangunan harian tidak dapat memenuhi biaya kehidupan sehari-hari kami. Minimnya lapangan pekerjaan di aceh tenggara dan gaji yang tidak seberapa, dengan berat hati melepaskan anak gadisnya pergi bekerja ke malaysia dengan harapan demi membantu serta menyokong kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agus (36) warga di kontrakan yang pernah bekerja di malaysia merupakan mantan TKI, juga mengatakan sulit mendapatkan pekerjaan dan gaji yang layak di aceh tenggara ini sehingga dalam waktu dekat berniat akan kembali melanjutkan bekerja ke malaysia guna menopang kehidupan keluarga.

Baca Juga :  Ketika Aspirasi Menjadi Bukti: Menyusuri Jejak Kerja Nyata H. Irmawan di Akar Rumput

Warga kontrakan di gg tebu desa perapat hulu berharap kepada Pemerintah Daerah Aceh Tenggara agar kedepan dapat membantu rakyat kecil seperti mereka dengan cara menyediakan lapangan pekerjaan untuk sekedar dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari sehingga tidak ada lagi warga aceh tenggara yang mencari pekerjaan ke negeri tetangga.
— RE —

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru