Ketua Komisi D DPRK Agara, Sorot Kedai Tuak Bebas Buka Di Bulan Suci Ramadhan

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Minggu, 9 Maret 2025 - 21:43 WIB

50572 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE WASPADA INDONESIA -Wilayah Aceh Tenggara diberlakukan Qanun Syari’at Islam, namun, kedai miras atau kedai tuak bebas buka bulan suci Ramadan 1446 Hijriah.

Terkait hal hal ini , Lemahnya dalam penegakan Syariat Islam di Aceh Tenggara, Ketua Komisi D DPRK Aceh Tenggara Tgk Marwan Husni angkat bicara dan soroti bebasnya tuak diperjualbelikan di Agara.

“Kekinian Kita merasa prihatin melihat bulan suci Ramadan dinodai dengan bebasnya kedai tuak buka di buka untuk masyarakat umum. Padahal, Agara diberlakukan Qanun Syari’at Islam, tetapi tak mampu menegakkan Qanun Syari’at Islam tentang khamar. Ini karena kurang seriusnya pihak terkait untuk menutup kedai tuak khususnya bulan Suci Ramadan.

Baca Juga :  Kapolres Agara Dimutasi, Digantkan AKBP Yulhendri

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Luar Provinsi Aceh, katanya bisa menertibkan lokasi maksiat khusus bulan suci Ramadan. Kenapa di Provinsi Aceh khususnya di Aceh Tenggara yang diberlakukan Qanun Syari’at Islam, untuk bulan puasa Ramadan saja tak mampu menutup kedai tuak dari tahun ke tahun. Ini ada ada?,,” tanya Tgk Marwan Husni Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Agara.

Menurutnya, dalam bulan suci Ramadan ini kita juga harus saling menghargai dan tetap tunduk pada Qanun Syari’at Islam di Aceh. Siapapun yang berdomisili di Aceh tetap mengikuti Qanun Syari’at Islam dan kita berbeda dengan luar Provinsi Aceh karena kita memiliki kekhususan Aceh,”katanya.

Baca Juga :  Koordinasi Kelompok Kerja Madrasah Kabupaten Aceh Tenggara Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional Tahun 2024

Ketua Komisi D DPRK Agara, Tgk Marwan Husni, kepada Awak media Minggu 9.maret 2025 mengatakan dia yakin dan percaya dibawah kepemimpinan Bupati/Wabup Aceh Tenggara yang baru ini, kedai tuak bisa ditutup selama bulan suci Ramadan sebagai wujud toleransi antar umat beragama di bumi sepakat segenap.

Disisi lainnya dia juga menyoroti bebasnya warung makanan dan minuman berjualan pada pagi hari di Aceh Tenggara. Seharusnya, mereka mengikuti Seruan Bersama Forkompinda Agara.

(Laporan Salihan.Beruh)

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:16 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:22 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Berita Terbaru