Bupati Aceh Tenggara Imbau Orang Tua Dampingi Anak di Hari Pertama Sekolah

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Senin, 14 Juli 2025 - 20:40 WIB

50744 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, 14 Juli 2025 — Menyambut tahun ajaran baru 2025/2026, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara mengajak seluruh orang tua dan wali murid untuk turut mendampingi anak-anak mereka di hari pertama masuk sekolah. Imbauan ini disampaikan langsung oleh Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, menyusul keluarnya surat edaran Pemerintah Aceh Nomor: 400.3.2/8815 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan Ramah Bagi Murid Baru.

Surat edaran tersebut ditujukan bagi seluruh satuan pendidikan, mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-Kanak (TK/RA), Sekolah Dasar (SD/MI), hingga tingkat menengah pertama dan atas (SMP/MTS, SMA/SMK/SLB sederajat), agar masa pengenalan lingkungan sekolah dilaksanakan secara inklusif, ramah, dan berorientasi pada kenyamanan siswa baru.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan tersebut, Bupati H. M. Salim Fakhry menyampaikan harapan agar para orang tua dan wali murid dapat turut hadir mendampingi anak-anak mereka pada hari pertama sekolah, Senin, 14 Juli 2025. Menurutnya, kehadiran orang tua pada momen awal masuk sekolah akan memberikan rasa aman, nyaman, dan semangat bagi anak-anak dalam menghadapi lingkungan baru yang belum familiar bagi mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Aktivis GMNI Agara Apresiasi Kinerja Kejari Agara Ungkap Kasus Korupsi, Desak Penyelidikan Perjalanan Dinas Inspektorat

“Saya berharap orang tua atau wali murid dapat mendampingi putra-putri mereka pada hari pertama masuk sekolah, sehingga anak-anak merasa lebih nyaman dan aman. Oleh karena itu, saya juga memberikan dispensasi jam masuk kerja bagi ASN yang memiliki anak baru masuk sekolah,” ujar Bupati Salim Fakhry dalam keterangan persnya pada Minggu, 13 Juli 2025.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa kebijakan tersebut juga berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara. ASN yang mendampingi anak-anaknya di hari pertama sekolah diberikan kelonggaran untuk tidak mengikuti apel pagi atau datang lebih siang dari biasanya, selama dalam rangka mendampingi putra-putri mereka.

Kebijakan tersebut diapresiasi oleh berbagai kalangan, terutama para guru dan orang tua murid. Bagi banyak keluarga, hari pertama sekolah merupakan fase penting dalam membentuk kesan awal anak terhadap dunia pendidikan formal. Dengan adanya pendampingan dari orang tua, diharapkan proses adaptasi anak terhadap lingkungan sekolah dapat berjalan lebih lancar.

Bupati Salim Fakhry juga menyampaikan rencananya untuk melakukan kunjungan ke beberapa sekolah pada hari pertama tahun ajaran baru. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung proses belajar mengajar sekaligus memastikan kesiapan satuan pendidikan dalam menyambut peserta didik baru. Menurutnya, pemantauan lapangan merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan serta memastikan implementasi kebijakan pendidikan ramah anak berjalan sesuai harapan.

Baca Juga :  Menjadikan Negeri Aman dan Tentram Dalam Kemajemukan Bermasyarakat di Aceh Tenggara

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh sekolah siap menerima murid baru, baik dari sisi fasilitas, guru, maupun sistem pengenalan lingkungan sekolah. Kehadiran kepala daerah di tengah-tengah anak-anak dan guru juga diharapkan menjadi semangat tambahan bagi semua pihak yang terlibat,” ujar Bupati.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sendiri dirancang bukan hanya sebagai pengenalan sarana dan prasarana sekolah, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan penguatan budaya positif di lingkungan pendidikan. Pemerintah berharap seluruh kegiatan MPLS di Aceh Tenggara berlangsung secara edukatif, tanpa kekerasan, dan mengedepankan nilai-nilai kebersamaan serta tanggung jawab.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, orang tua, dan seluruh elemen pendidikan, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara optimistis bahwa tahun ajaran baru 2025/2026 dapat dimulai dengan baik, tertib, dan penuh semangat positif dari seluruh peserta didik.

Laporan: Salihan Beruh

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru