Menjadikan Negeri Aman dan Tentram Dalam Kemajemukan Bermasyarakat di Aceh Tenggara

Waspada Indonesia

- Redaksi

Rabu, 24 April 2024 - 14:54 WIB

501,034 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Oleh: Tengku H Ruslan Husni S,Ag

Kutacane waspada Indonesian | Kemajemukan dalam keaneka ragaman masyarakat kabupaten Aceh Tenggara Provinsi Aceh, atau yang daerah julukan bumi Sepakat Segenap jika ditinjau dari Suku, Agama, Sosial dan Budaya menjadikan sebuah nilai tersendiri di daerah tersebut. Karena
Aceh Tenggara yang dijuluki dengan “Bumi Sepakat Segenep”, oleh para pendahulu kita yang merupakan pendiri Kabupaten ini yang berjasa besar terhadap pendirian, penuh dengan tantangan dan rintangan yang dihadapi oleh mereka selaku pejuang. Mereka yang memiliki dedikasi dan keuletan yang mumpuni. Pada dasarnya mereka ini sangat menginginkan daerah ini yang penuh dengan ketentraman dan kedamaian sepanjang masa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Padamu Negeri Kami Mengabdi, padamu Negeri kami Berjanji, Padamu Negeri Kami Berbakti, Bagimu Negeri Jiwa Raga Kami” Itulah Ketulusan dan keikhlasan para pendiri dan pejuang kita untuk dijadikan sebuah momentum landasan dasar berpikir dan berbuat demi keamanan, kenyamanan, dan keberlangsungan dalam bermasyarakat, Suku, Agama, Sosial dan Budaya, dengan semboyan “ Walau Berbeda-beda tetapi tetap satu jua”

Lewat tulisan ini sebagai putra daerah (KAMI ANAK CANE) dengan mengedepankan nilai – nilai budaya dan kearifan lokal “ Lepas Dihambat Tading Niulihi “ (bahasa daerah).

Baca Juga :  Desa Kuning I Kerap Menjadi Langganan Banjir

Untuk mewujudkan Negeri Aman dan Nyaman tidaklah terlepas dari beberapa indikator:
1. Ber’ubudiyah Agam atau ibadah Kepada Allah SWT / Tuhan yang Maha Esa, kita dalam menjalankan ibadah yang telah ditetapkan kepada hambanya sesuai dengan ajaran agamanya masing-masing yang di anut ummat, untuk dapat dilaksanakan dengan penuh keikhlasan dan kesabaran yang menitik beratkan ketentraman jiwa yang hakiki.
2. Berakhlak yang mulia (Akhlaqul Karimah) merupakan pilar utama terwujudnya masyarakat yang baik damai dan tentram yang bersendikan nilai – nilai ajaran yang Konferehenshif lewat lembaga pendidikan agama yang berjenjang.
Pendidikan Agama merupakan pendidikan yang bersifat integral dan berkesinambungan serta mencakup seluruh aspek kepribadian manusia, baik aspek Jasmaniyah dan Rohaniah yang berkaitan dengan Iman, Islam, dan Ihsan (Versi Islam), yang Mencerminkan kepribadian dan akhlak yang mulia.
3. Menjalankan Amanah yang telah diamanahkan yang menyebar dan membumi sesuai tingkatan dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, keikhlasan, dan keuletan dalam menjalankan amanah sesuai dengan skala prioritas yang diprogramkan.
4. Melaksanakan keseimbangan kepentingan kehidupan Duniawi dan Ukhrawi serta Memperbanyak meraih pengampunan Allah / Tuhan Yang Maha Esa yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang yang Pengampunan Nya seluas langit dan bumi.

Baca Juga :  Ibu Ariyani Yang Alami Lupa Ingatan, Bertemu Kembali Dengan Keluarganya

Untuk dapat kita renungkan (Muhasabah) dalam mengikuti pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang tidak akan lama lagi dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan oleh KPU Pusat pada Bulan November 2024 Mendatang.
Dalam hal ini Tgk. H. Ruslan Husni,S.Ag berharap kepada seluruh lapisan masyarakat bumi sepakat segenep yang tercinta ini untuk dapat menjaga kedamaian, Sportivitas, dan batasan yang wajar dalam berpendapat, menyampaikan tanggapan dan masukan kepada kandidat – kandidat yang akan diusung dalam mengikuti pesta demokrasi yang notabenya merupakan putra – putra daerah yang terbaik memiliki rekam jejak, kepiawaian yang telah teruji, terbukti, dan terpuji di lingkaran nya masing-masing.

Semoga …………………………………!!!!

Penulis merupakan mantan Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) kabupaten Aceh Tenggara periode 2017-2022.

Berita Terkait

Makin Liar, Vendor Diduga Keruk Batu Sungai Secara Ilegal untuk Proyek Bronjong di Ketambe, Aparat Diminta Bertindak Tegas
Pengerukan Batu Sungai Secara Ilegal untuk Proyek Bronjong di Ketambe: Dugaan Permainan Anggaran, Kerusakan Lingkungan, dan Tuntutan Transparansi
Sholat Subuh Keliling, Polres Gayo Lues Jalin Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Jumat Berkah, Sentuhan Kasih Kapolres Aceh Tenggara Hangatkan Hati Anak Yatim Piatu
Polres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Sosial, Wujud Kepedulian untuk Warakauri dan Purnawirawan Polri
Jumat Berkah, Polres Aceh Tenggara Tebar Kepedulian untuk Sesama
BGN Hentikan Sementara 17 Dapur MBG di Aceh Tenggara dan Gayo Lues, Warga Harap Kepastian Layanan
H. Ran Bantah Tudingan Penjualan Aset Mobil PDAM Tirta Agara

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 12:53 WIB

Lambannya Penyidikan Proses Hukum Dugaan Penyimpangan Dana Bos; Ketua DPC Grib Jaya Angkat Bicara

Rabu, 1 April 2026 - 15:52 WIB

Protes Hasil Pemeriksan, Korban Penganiayaan Laporkan Oknum Penyidik Ke Wasidik Polda Lampung

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:07 WIB

Sinergi Keluarga Korban dan Penasehat Hukum Rahma Amin, S.H. & Partners Apresiasi Gerak Cepat Polres Pesibar

Minggu, 18 Januari 2026 - 12:32 WIB

LSM Amunisi Desak Kejati Lampung Periksa Kadiskes Pesisir Barat Terkait Dugaan Indikasi KKN dalam Realisasi Anggaran 2025

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:34 WIB

Ketua DPRD Pesisir Barat Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Undangan Pertama di Pelantikan PAW

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:00 WIB

LSM AMUNISI Desak Transparansi, Ancam Laporkan Dinas Kesehatan Pesisir Barat ke Kejati Lampung

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:22 WIB

DPC Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Resmi Berdiri di Kabupaten Pesisir Barat

Senin, 22 September 2025 - 12:51 WIB

LSM SIMULASI Lampung Soroti Dugaan Kecurangan Rp 12 Miliar di Dinas Kesehatan Pesisir Barat

Berita Terbaru

DAERAH

Praktik Pengoplosan Gas LPG Subsidi Dibongkar Polda Babel

Sabtu, 18 Apr 2026 - 13:13 WIB