MPLS Resmi Dimulai di SMKN 1 Kutacane, Bupati Salim Fakhry Ajak Siswa Tingkatkan Disiplin dan Etos Belajar

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Rabu, 16 Juli 2025 - 01:24 WIB

50690 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE, 14 Juli 2025 — Suasana penuh semangat dan antusiasme memenuhi halaman SMK Negeri 1 Kutacane saat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2025/2026 resmi dibuka. Momen tersebut menjadi lebih istimewa dengan kehadiran langsung Bupati Aceh Tenggara, H. Salim Fakhry, SE., MM., yang memberikan motivasi dan arahan kepada para peserta didik baru.

Kedatangan Bupati disambut hangat oleh ratusan siswa, dewan guru, dan jajaran civitas akademika sekolah. Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya masa sekolah sebagai fase penting dalam membentuk karakter, keterampilan, dan kesiapan menghadapi masa depan.

“Anak-anakku sekalian, kalian adalah aset masa depan. Manfaatkan waktu sekolah ini untuk belajar dengan sungguh-sungguh, hormati guru, dan gali potensi diri kalian. SMK adalah tempat untuk membentuk keterampilan dan karakter agar siap bersaing di dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi,” pesan Bupati Salim Fakhry dalam arahannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, SMK bukan hanya tempat memperoleh ijazah, tetapi juga ruang pembentukan pribadi yang mandiri dan tangguh. Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan generasi muda tidak hanya bergantung pada kecerdasan, tetapi juga pada disiplin, akhlak, dan etos kerja.

Baca Juga :  Komisi D DPRK Agara : RSUD H Sahudin Kutacane Harus Ditingkatkan ke Tipe B

Turut hadir dalam kegiatan tersebut pejabat Dinas Pendidikan Aceh Tenggara, unsur Komite Sekolah, para kepala sekolah tingkat SMA/SMK sederajat, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran mereka menambah nilai simbolik dan dukungan kuat terhadap dunia pendidikan vokasi di wilayah tersebut.

Kepala SMKN 1 Kutacane dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah peserta didik baru pada tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya. Ia juga menjelaskan bahwa MPLS dirancang tidak hanya sebagai ajang pengenalan sekolah, tetapi juga untuk memperkuat pembentukan karakter siswa sejak awal.

“Program MPLS tahun ini kami kemas dengan berbagai kegiatan edukatif, mulai dari pengenalan budaya sekolah, kedisiplinan, literasi digital, hingga penguatan nilai-nilai karakter dan kepemimpinan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan MPLS ini mendapat respons positif dari para siswa baru. Mereka tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diselenggarakan, terlebih dengan hadirnya langsung Bupati yang memberikan dorongan semangat dan harapan besar.

Baca Juga :  Warga Aceh Tenggara Dijambret, Korban Minta Bareskrim Bentuk Tim Berantas Jambret di Medan

Di akhir acara, para siswa bersama guru dan tamu undangan mengikuti sesi foto bersama dan menyanyikan yel-yel penyemangat sebagai penanda dimulainya tahun ajaran baru yang penuh harapan. Sorak sorai semangat dan energi positif yang terpancar dari wajah-wajah muda ini menjadi pertanda awal yang baik bagi perjalanan pendidikan di SMKN 1 Kutacane.

MPLS bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan langkah awal yang sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai dasar sekolah, membentuk semangat kebersamaan, dan memperkenalkan siswa kepada dunia baru yang akan mereka jalani selama tiga tahun ke depan.

Dengan semangat dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, SMKN 1 Kutacane diharapkan terus berkembang menjadi lembaga pendidikan vokasi yang unggul, adaptif, dan mampu mencetak lulusan yang siap bersaing di era industri dan teknologi masa kini.

(Laporan: Edi Sahputra)

Berita Terkait

Ngaku Senang Buron Ketemu, Kalapas Kutacane Sebut Sudah Siapkan Ambulans, Ical Malah Meninggal di RSUD
Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:39 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:59 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:44 WIB

Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ketum Golkar Segera Pecat Ahmad Doli Kurnia dan PAW Dari Senayan

Berita Terbaru