Komisi D DPRK Agara : RSUD H Sahudin Kutacane Harus Ditingkatkan ke Tipe B

Waspada Indonesia

- Redaksi

Jumat, 24 Januari 2025 - 18:41 WIB

50445 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE WASPADA INDONESIA
-Sekretaris komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Kabupeten (DPRK) Aceh Tenggara mendesak kepada Pemerintah Aceh agar segera meningkatkan kelas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sahudin Kutacane menjadi Tipe B, peningkatan status ini sangat perlu dilakukan agar masyarakat merasakan pelayanan yang baik dan berkualitas kata Muharri Kasturi dari Partai PKB saat menjawab kepada awak media pada Jumat 24 Januari 2025

Diteranginya, dengan ditingkatkan kelas RSUD Sahudin ke tipe B, maka sumber daya manusia (SMD) juga dapat di tingkatkan, kemudian sarana prasarana dapat terupgrade dengan layanan cathlab jantung,endoskopi, operasi bedah saraf, urologi bisa dilakukan di RSUD Sahudin Kutacane tersebut.

Baca Juga :  Dari Aspirasi ke Aksi, Nurdiansyah Alasta Salurkan 30 Bentor untuk Pelaku Usaha Pemula

Saat ini bedah tulang di RSUD Sahudin Kutacane belum ada, sehingga masyarakat kita harus rujuk ke medan,” coba bayangkan berapa biaya yang habis, tenaga dan waktu keluarga yang merawat jika harus rujuk ke medan sebutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kenapa tidak kita melengkapi SDM dan sarana di RSUD Sahudin Kutacane agar masyarakat Gayo Lues juga bisa rujukan ke RSUD Sahudin Kutacane, sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), RSUD Sahudin Kutacane mempunyai anggaran rumah sakit bersumber dari APBN dan JKN. Oleh karena itu, semangkin banyak fasilitas dilengkapi di rumah sakit, maka semangkin banyak klaim BPJS yang dihasilkan.

Baca Juga :  LSM KOMPAK Aceh Tenggara Desak Media Segera Klarifikasi dan Hentikan Pemberitaan yang Mengandung Unsur Fitnah

Kemudian, pentingnya pemenuhan dokter subspesialis di RSUD Sahudin Kutacane, karena letak geografis yang jauh dari rumah sakit rujukan pusat sehingga pada kasus penyakit tertentu dibutuhkan pelayanan yang sangat cepat dan tepat.

“Jika sarana prasarana lengkap masyarakat Aceh Tenggara yang terkena penyakit seperti serangan jantung bisa secepatnya di pasang ring tanpa di rujuk ke medan. Coba kita bayangkan, kalau ada pasien perdarahan otak butuh waktu 8 jam dijalan sampai Medan sebutnya, untuk itu kita meminta kepada Pemerintah Aceh untuk segera meningkatkan kelas RSUD Sahudin Kutacane ke Tipe B cetusnya

(Laporan Salihan Beruh)

Berita Terkait

LIRA Desak Audit Total PLTMH Lawe Sikap, Soroti Dugaan Kerusakan Lingkungan hingga Minimnya Manfaat bagi Warga
Kadis Disdukcapil Aceh Tenggara Tegaskan Seluruh Pengurusan Dokumen Gratis, Masyarakat Diminta Laporkan Pungli
Pascabanjir di Desa Kuning, Jalur Nasional Kembali Normal Setelah Dibersihkan BPJN Aceh 3.5
Perjuangkan Hak dan Tunjangan Guru di Agara, Ali Basrah: Semua Harus Lewat Prosedur yang Benar
Penantian Bertahun-Tahun Terbayar, Ratusan Warga Leuser Apresiasi Langkah Nyata BPN Aceh Tenggara
Kepala Sekolah SMA/SMK Aceh Tenggara Dipanggil Polda Aceh, Dugaan Gratifikasi Mengemuka
Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar
Jembatan Mbarung–Kedataran Mandek di Tengah Jalan, Progres Baru 49,1 Persen, Anggaran Rp 7,8 Miliar Kini Dipertanyakan

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:56 WIB

LIRA Desak Audit Total PLTMH Lawe Sikap, Soroti Dugaan Kerusakan Lingkungan hingga Minimnya Manfaat bagi Warga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:52 WIB

Kadis Disdukcapil Aceh Tenggara Tegaskan Seluruh Pengurusan Dokumen Gratis, Masyarakat Diminta Laporkan Pungli

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:40 WIB

Perjuangkan Hak dan Tunjangan Guru di Agara, Ali Basrah: Semua Harus Lewat Prosedur yang Benar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Penantian Bertahun-Tahun Terbayar, Ratusan Warga Leuser Apresiasi Langkah Nyata BPN Aceh Tenggara

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:51 WIB

Kepala Sekolah SMA/SMK Aceh Tenggara Dipanggil Polda Aceh, Dugaan Gratifikasi Mengemuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:00 WIB

Dewas Baitulmal Klarifikasi Narasi mengatas Namakan Baitul Mal Agara dalam Dugaan Penyalah gunaan Dana Zis Rp 3, 8 Milyar

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:29 WIB

Jembatan Mbarung–Kedataran Mandek di Tengah Jalan, Progres Baru 49,1 Persen, Anggaran Rp 7,8 Miliar Kini Dipertanyakan

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:14 WIB

Proyek Jembatan Mbarung–Kedataran Mandek di Angka 49,1 Persen, Anggaran Rp 7,8 Miliar Dipertanyakan, BPK RI Turun Pantau Pengembalian Dana dan Dugaan Kegagalan Pengawasan

Berita Terbaru