Peringatan Hari Pahlawan 2025 di Aceh Tenggara, Bupati Ajak Teladani Semangat Juang Para Pahlawan

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Senin, 10 November 2025 - 23:12 WIB

50179 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Suasana khidmat menyelimuti lapangan Jenderal Ahmad Yani, Kota Kutacane, Kecamatan Babussalam, Kabupaten Aceh Tenggara, saat pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional, Senin (10/11). Bupati Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry, SE, MM bertindak selaku Inspektur Upacara dalam peringatan yang berlangsung penuh makna tersebut. Dalam amanatnya, Bupati mengajak seluruh peserta upacara untuk meneladani nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud penghormatan kepada para pendahulu bangsa yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.

Upacara dimulai dengan pembunyian sirine selama 60 detik, sebuah simbol penghormatan dan momen pengheningan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan. Berdiri tegak dan menundukkan kepala, seluruh peserta upacara larut dalam keheningan, menyatu dalam semangat nasionalisme. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan upacara secara resmi yang melibatkan berbagai unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, pelajar, tokoh masyarakat, serta organisasi sosial kemasyarakatan. Perwira Upacara dijabat oleh Pasipers Kodim 0108/Agara, Kapten Inf Raswan, dan Komandan Upacara oleh Danramil 02/Bambel, Kapten Inf Jujur Lubis. Bertindak sebagai Pembaca Doa, Babinsa Koramil 04/Babussalam, Serda Daman Huri, serta Pembaca Teks Pembukaan UUD 1945 oleh Babinsa Posramil Ketambe, Serda Alfirasat.

Dalam amanat yang dibacakannya, Bupati menyampaikan sambutan resmi Menteri Sosial Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa Hari Pahlawan bukan semata agenda seremonial, namun momen penting untuk merefleksikan kembali arti perjuangan dan pengorbanan. Ia menyebutkan bahwa para pahlawan bukan hanya nama dalam buku sejarah atau batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kehidupan bangsa hingga hari ini. Mereka telah mewariskan semangat juang, ketangguhan, dan keberanian yang seharusnya menjadi contoh dan inspirasi bagi generasi kini. Bupati mengingatkan bahwa semangat tersebut tidak pernah lekang oleh waktu dan harus terus mengalir dalam urat nadi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca Juga :  Dalam Tempo 3 Menit, Polres Aceh Tenggara Sigap Menangkap Pelaku Penganiayaan hingga Menewaskan Korban di Muslim Ayub Fest

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konteks kekinian, perjuangan generasi muda tidak lagi diwarnai oleh pertempuran fisik atau senjata, melainkan lewat penguasaan ilmu pengetahuan, pengabdian kepada masyarakat, serta pembangunan karakter bangsa yang beretika dan berempati. Ia mengajak masyarakat untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan yang diwarisi para pahlawan dengan kerja keras, dedikasi, dan komitmen tinggi untuk melayani dan membangun bangsa. Melalui perjuangan tanpa kekerasan, Bupati menekankan pentingnya pembelaan terhadap masyarakat yang lemah, memperjuangkan nilai keadilan, serta mengupayakan agar tak satu pun anak bangsa tertinggal dari arus perubahan dan kemajuan global.

Bupati turut menegaskan bahwa semangat kepahlawanan yang diperjuangkan hari ini harus selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan penguatan ketahanan nasional, pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang cerdas dan sehat, keadilan sosial, serta transformasi ekonomi bangsa. Hal tersebut, menurutnya, membutuhkan kontribusi nyata dari seluruh elemen masyarakat melalui sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Ia pun mengajak seluruh peserta upacara agar menjadikan Hari Pahlawan sebagai tonggak perubahan dalam bersikap, bertindak, dan berpikir demi kemajuan bangsa Indonesia di masa mendatang.

Mengakhiri sambutannya, Salim Fakhry mendorong seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga nyala api perjuangan para pahlawan dengan terus bekerja sepenuh hati dan bergerak memberikan dampak, sekecil apa pun. Dalam semangat Hari Pahlawan, ia berharap akan tumbuh lebih banyak teladan yang tidak hanya menghargai sejarah, tetapi juga menjadikannya kompas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sehari-hari. Warga negara, menurutnya, memiliki tanggung jawab untuk terus merawat pembangunan, memperkuat rasa persatuan, serta menjaga integritas dan kedaulatan bangsa di tengah dinamika zaman.

Baca Juga :  Kepala Desa Lawe Kulok Kecamatan Lawe Bulan Aceh Tenggara Akan Dilaporkan ke APH, Diduga Salahgunakan Dana Desa

Upacara tersebut turut dihadiri oleh berbagai tokoh pimpinan daerah dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda). Di antaranya, Dandim 0108/Agara yang diwakili oleh Kasdim, Mayor Inf Ronny Mahendra, Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhendri S.H, S.I.K, M.I.K, Ketua DPRK Aceh Tenggara, Denny Febrian Roza, S.STP, M.Si, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tenggara, Yusrizal, ST, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri dan Mahkamah Syariah. Kehadiran para tokoh ini menjadi simbol sinergi antar lembaga dalam menjaga nilai kebangsaan dan memperkuat semangat kolektif di daerah.

Turut hadir juga Ketua Pengadilan Negeri Kutacane, Ketua MPU Aceh Tenggara, Ketua Majelis Adat Aceh Aceh Tenggara, jajaran perwira TNI/Polri dari satuan Kodim 0108/Agara dan Polres Agara, kepala organisasi perangkat daerah Kabupaten Aceh Tenggara, serta para camat se-Kabupaten, selain itu barisan upacara juga diisi oleh personel Kodim, Polres, Satpol PP, Basarnas, Damkar, pramuka, para veteran, insan pers, lembaga swadaya masyarakat, dan pelajar. Momentum tersebut menjadi bukti keterlibatan lintas sektor dalam memperingati Hari Pahlawan secara menyeluruh dan bermakna, di mana semangat juang para pahlawan coba dihidupkan kembali dalam bentuk pengabdian nyata kepada bangsa dan negara.

Laporan : Salihan Beruh

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Jalan TMMD, Obat Luka Trauma Para Korban Bencana Alam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:16 WIB

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Mulai Sasar Rehab MCK

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:10 WIB

PPPK Paruh Waktu Gayo Lues Sampaikan Dua Tuntutan Utama ke DPRK: Kepastian Mekanisme Peralihan PPPK Penuh Waktu serta Dorongan Kenaikan Gaji 50–100 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria 61 Tahun Bersama 63 Gram Ganja

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Pembangunan Gorong-gorong Titik 1 Siap 90 Persen

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pria Diduga Kurir Sabu di Durin

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:27 WIB

TMMD ke-130 Kodim 0113/Gayo Lues Kebut Pembangunan Jalan Huntara

Berita Terbaru