Menjelang Bulan Suci Ramadan, Polres Aceh Tenggara Berbagi Daging Meugang sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Waspada Indonesia

- Redaksi

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:21 WIB

50101 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Polres Aceh Tenggara melaksanakan kegiatan berbagi daging Meugang kepada berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers, lembaga swadaya masyarakat (LSM), para ustaz dari pesantren, serta jajaran internal kepolisian. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa, 17 Februari 2026, ini menjadi bagian dari tradisi lokal sekaligus sarana mempererat silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat dalam menyambut bulan penuh berkah.

Dalam suasana yang hangat dan akrab, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Yulhenri. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan semata pemberian dalam arti material, tetapi lebih kepada wujud kepedulian, penghargaan, dan kebersamaan antara institusi kepolisian dan masyarakat luas. Pembagian daging Meugang menjadi simbol kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres mengajak seluruh pihak untuk tidak melihat dari sisi jumlah atau besaran bantuan yang diberikan, melainkan dari niat dan semangat kebersamaan yang menyertainya. Tradisi Meugang yang hidup dan mengakar di tengah masyarakat Aceh, menurutnya, adalah momentum yang tepat untuk saling berbagi, menguatkan tali silaturahmi, dan menunjukkan empati terhadap sesama, apalagi ketika dilakukan menjelang bulan yang penuh ampunan dan rahmat.

Baca Juga :  Bupati Aceh Tenggara Resmi Buka Pekan Kebudayaan Sekolah dan O2SN Tingkat SD-SMP

Dalam kesempatan itu, Kapolres turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra kerja Polri, termasuk media dan LSM, yang selama ini telah berperan penting dalam menyukseskan program-program kepolisian di Aceh Tenggara. Ia menilai peran media dan organisasi masyarakat memiliki arti strategis dalam membangun pemahaman publik, meningkatkan kerja sama, serta menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat. Ucapan terima kasih juga dihaturkan kepada para ustaz pesantren atas kontribusi mereka dalam membina moral dan spiritual generasi muda di wilayah tersebut.

Mengakhiri sambutannya, Kapolres menyampaikan permohonan maaf jika selama ini terdapat kesalahan ataupun kekhilafan dalam interaksi yang terjadi antara jajarannya dan masyarakat. Ia berharap momentum Ramadan menjadi saat yang tepat untuk memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai kebajikan, saling menghormati, dan menjaga kedamaian. Dirinya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan, serta mengisi waktu-waktu penuh rahmat ini dengan kegiatan positif yang membawa manfaat bagi sesama.

Baca Juga :  BPJN III Aceh Tidak Serius Melaksanakan Pekerjaan Perawatan Saluran Drainase Pada Ruas Jalan Nasional

Kegiatan pembagian daging Meugang ini berjalan dengan lancar dan penuh keakraban. Penerima daging tampak menyambutnya dengan antusias dan rasa syukur, sementara para personel kepolisian yang terlibat juga menunjukkan semangat pelayanan yang tulus. Tradisi Meugang, yang terus dilestarikan di berbagai daerah di Aceh, tercermin dalam kegiatan sederhana namun sarat makna yang digelar oleh Polres Aceh Tenggara ini. Melalui momentum tersebut, tercermin kebersamaan yang melampaui batas institusi dan golongan, mempererat hubungan antara aparat penegak hukum dengan masyarakat yang mereka layani. (RED)

Berita Terkait

Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Warga Aceh Tenggara Padati Sungai Lawe Alas untuk Lestarikan Tradisi Mandi Meugang dan Mempererat Tali Silaturahmi Keluarga
Mayat Pria Ditemukan di Pinggir Sungai Alas, Polisi Lakukan Penyelidikan
Proyek Rehabilitasi Irigasi Lawe Harum Diduga Langgar K3 dan Pemanfaatan BBM Bersubsidi, Aktivis Soroti Prosedur Keselamatan Pekerja
Raih Gelar S2 dan Pimpin SD Percontohan, Perjalanan Hidup Rita Wati dari Anak Petani Menuju Dunia Pendidikan Aceh Tenggara
Seorang ASN Dipolisikan, Polres Agara Didesak Tuntaskan Kasus Pencemaran Nama Baik UUITE
Kabar Gembira dari Leuser: Dinas Pertanahan dan BPN Targetkan 1.000 Sertifikat dalam Program PTSL 2026
Pemeliharaan Trafo Daya, PLN Kutacane Lakukan Pemadaman Listrik Sembilan Jam di Seluruh Wilayah Aceh Tenggara Sabtu Ini
Flower Aceh Kawal Proses Hukum Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Tengah

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 00:18 WIB

Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Warga Aceh Tenggara Padati Sungai Lawe Alas untuk Lestarikan Tradisi Mandi Meugang dan Mempererat Tali Silaturahmi Keluarga

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:21 WIB

Menjelang Bulan Suci Ramadan, Polres Aceh Tenggara Berbagi Daging Meugang sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Sabtu, 14 Februari 2026 - 23:53 WIB

Proyek Rehabilitasi Irigasi Lawe Harum Diduga Langgar K3 dan Pemanfaatan BBM Bersubsidi, Aktivis Soroti Prosedur Keselamatan Pekerja

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:21 WIB

Raih Gelar S2 dan Pimpin SD Percontohan, Perjalanan Hidup Rita Wati dari Anak Petani Menuju Dunia Pendidikan Aceh Tenggara

Rabu, 11 Februari 2026 - 22:25 WIB

Seorang ASN Dipolisikan, Polres Agara Didesak Tuntaskan Kasus Pencemaran Nama Baik UUITE

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:19 WIB

Kabar Gembira dari Leuser: Dinas Pertanahan dan BPN Targetkan 1.000 Sertifikat dalam Program PTSL 2026

Rabu, 4 Februari 2026 - 21:03 WIB

Pemeliharaan Trafo Daya, PLN Kutacane Lakukan Pemadaman Listrik Sembilan Jam di Seluruh Wilayah Aceh Tenggara Sabtu Ini

Minggu, 1 Februari 2026 - 23:02 WIB

Flower Aceh Kawal Proses Hukum Kasus Penganiayaan Anak di Aceh Tengah

Berita Terbaru