Warga Srimenanti Lampung Timur Desak Kades Transparan Pengelolaan Wisata Alam Kali Medek

hayat

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:54 WIB

50134 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG TIMUR – Warga Desa Srimenanti, Kecamatan Bandar Sribhawono, mendesak pemerintah desa memberikan penjelasan terkait transparansi pengelolaan keuangan objek wisata Kali Alam (Kali Medek). Desakan tersebut diajukan untuk mencegah terjadinya konflik antarwarga yang terlibat dalam pengelolaan wisata.

Hal itu terungkap dalam Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) yang digelar di Balai Desa setempat pada Kamis (19/02/2026).

Dalam musyawarah, warga menyampaikan bahwa sejak awal tahun 2025 hingga akhir Desember 2025 belum terdapat laporan pembukuan keuangan pengelolaan wisata. Pendapatan yang diperkirakan mencapai hampir Rp500 juta menjadi perhatian masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut warga, pengelolaan tahun 2024 lebih transparan karena masih terdapat laporan operasional dan renovasi dari pengelola sebelumnya. Pada tahun 2025, pendapatan wisata meningkat, namun tidak diimbangi dengan pembangunan maupun renovasi lokasi wisata. Selain itu, warga sekitar lokasi wisata mengaku tidak lagi dilibatkan dalam pengelolaan dan digantikan oleh pihak baru yang diduga merupakan orang dekat Kepala Desa.

Baca Juga :  Aksi Koboy Dua Warga Labuhan Maringgai Bawa Senjata Api Ke Mapolsek Dan Ancam Tembak Debkolektor

Warga Dusun V juga menagih janji Kepala Desa saat kampanye terkait pembangunan tempat khusus mencuci pakaian agar tidak menyatu dengan area wisata, yang hingga kini belum terealisasi. Mereka juga menyatakan belum merasakan manfaat dari pembagian hasil pengelolaan wisata.

Kepala Desa Srimenanti, Sanimin, menjelaskan bahwa kontribusi hasil wisata untuk Pendapatan Asli Desa (PADes) melalui program bagi warga Dusun V mulai tahun 2026 direncanakan sebesar Rp8 juta per tahun. Ia juga menyampaikan bahwa mekanisme pengelolaan keuangan wisata akan dikoordinasikan dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Timur, termasuk kemungkinan pengelolaan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Menurutnya, pengelolaan keuangan masih dalam proses musyawarah karena berkaitan dengan tanggung jawab laporan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebelumnya.

Anggota Dewan Perwakilan Desa (DPD) Srimenanti, Aris Rismiyanto, mengusulkan agar pengelolaan teknis wisata dilakukan oleh Pokdarwis sesuai tugas pokok dan fungsinya, sementara pengelolaan keuangan tetap berada di bawah BUMDes atau pemerintah desa agar administrasi lebih akuntabel. Pendapat tersebut mendapat dukungan anggota DPD lainnya yang menekankan pentingnya transparansi pengelolaan keuangan wisata.

Baca Juga :  Dukung Jembatan Merah Putih, HIPMI Lamtim Desak Pusat Segera Realisasikan Anggaran Jembatan Permanen

Kepala Dusun VI, Agus Supriyono, menyatakan bahwa berdirinya wisata Kali Alam merupakan hasil inisiasi seluruh masyarakat desa. Ia menilai pembagian hasil seharusnya merata karena pembangunan wisata juga bersumber dari Dana Desa melalui BUMDes.

Camat Bandar Sribhawono, Deki Ismirawansyah, dalam arahannya menyebutkan bahwa pengelolaan keuangan wisata sebaiknya dilakukan oleh BUMDes agar pertanggungjawaban administrasi sesuai regulasi. Ia juga menekankan perlunya peraturan desa (Perdes) sebagai payung hukum pengelolaan tersebut.

Dalam hasil musyawarah, warga menyepakati pengelolaan wisata Kali Alam diserahkan kepada BUMDes dengan catatan dilakukan pembaruan kepengurusan. Selain itu, pengelola operasional wisata akan dipilih dari perwakilan warga Dusun V yang memahami pengelolaan wisata dan akan bertugas secara aktif setiap hari.

Berita Terkait

Wakil Presiden RI Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kabupaten Lampung Timur
Festival UMKM dan Pasar 1001 Malam Resmi Dibuka, 51 Ribu Pelaku Usaha Jadi Tumpuan Ekonomi Lamtim
Dari Tuduhan ke Tekanan Uang : Oknum Wartawan Diduga Peras Warga Sribawono
Ketua DPC ASWIN Lampung Timur Himbau Seluruh Elemen Masyarakat Dukung HUT ke-27 Lampung Timur
Curiga 5 Hari Tak Keluar Rumah, Pria di Lampung Timur Ditemukan Tewas Membusuk
Napi Corvek Kasus Penggelapan Kabur dari Rutan Sukadana
Dukung Jembatan Merah Putih, HIPMI Lamtim Desak Pusat Segera Realisasikan Anggaran Jembatan Permanen
Aksi Koboy Dua Warga Labuhan Maringgai Bawa Senjata Api Ke Mapolsek Dan Ancam Tembak Debkolektor

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:20 WIB

Kasus Penyerobotan Tanah di Bulok : Sudah Setahun Diproses, Belum Ada Titik Terang, Polres Sampaikan Jadwal Tahap Berikutnya

Selasa, 2 Juni 2026 - 12:38 WIB

Sempat Tersesat di Gunung Tanggang, Kapolsek Limau Pastikan Pendaki Asal Bandar Lampung Ditemukan Selamat

Senin, 1 Juni 2026 - 19:34 WIB

DPC LSM Trinusa Tanggamus Soroti Lambannya Inspektorat Tangani Dugaan Penyimpangan Anggaran DD dan BUMDes 2024 Di Pekon Taman Sari

Senin, 1 Juni 2026 - 09:47 WIB

Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara, Melainkan Jiwa Bangsa

Senin, 1 Juni 2026 - 09:42 WIB

Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara, Melainkan Jiwa Bangsa

Sabtu, 30 Mei 2026 - 12:35 WIB

LSM JATI Desak Transparansi Anggaran MAN 1 Kota Agung, Soroti DIPA 2025 dan Dugaan Anomali LHKPN Kepala Sekolah

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:32 WIB

Lapas Kotaagung Rayakan Idul Adha dengan Salat Eid dan Kurban Bersama Warga Binaan

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:21 WIB

Polres Tanggamus Bersama TNI, TNBBS dan TNWC Bongkar Perburuan Satwa Dilindungi, Lima Pemburu Rusa Sambar Ditangkap

Berita Terbaru