Bupati Aceh Tenggara Sampaikan LKPJ 2025 ke DPRK, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Pembangunan Berkelanjutan

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:16 WIB

50155 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE | Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, secara resmi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPRK Aceh Tenggara pada Senin, 31 Maret 2026. Rapat berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur pimpinan dan anggota dewan, jajaran Forkopimda, para kepala organisasi perangkat daerah, serta sejumlah undangan lainnya. Penyampaian LKPJ ini menjadi bagian penting dalam siklus pemerintahan daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban kepala daerah kepada legislatif dan masyarakat.

Dalam pidatonya, Bupati menegaskan bahwa LKPJ Tahun 2025 merupakan wujud nyata akuntabilitas atas pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan selama satu tahun anggaran. Laporan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap capaian kinerja pemerintah daerah dalam berbagai sektor strategis. Salim Fakhry menekankan bahwa penyampaian LKPJ tidak hanya sebagai kewajiban administratif, tetapi juga sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat Aceh Tenggara atas kinerja pemerintah daerah selama tahun 2025.

Baca Juga :  Narapidana Sempat Kabur, Lapas Kelas IIB Kutacane Jadi Sorotan Warga dan Media Sosial

Bupati memaparkan sejumlah capaian penting yang telah diraih sepanjang tahun 2025. Di antaranya adalah peningkatan pembangunan infrastruktur dasar, penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan dan pendidikan. Ia menyampaikan bahwa berbagai program prioritas telah dijalankan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski demikian, Bupati juga mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus dihadapi ke depan. Ia menyoroti perlunya peningkatan sinergi antara pemerintah daerah, DPRK, dan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan. Salim Fakhry berharap masukan dan rekomendasi dari DPRK dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan ke depan.

Pimpinan sidang dari pihak DPRK menyampaikan apresiasi atas penyampaian LKPJ tersebut. DPRK akan menindaklanjuti laporan itu melalui pembahasan bersama komisi-komisi terkait sebelum memberikan rekomendasi resmi kepada pemerintah daerah. Proses pembahasan LKPJ ini nantinya akan menjadi bahan penting dalam penyusunan kebijakan dan program kerja pemerintah daerah pada tahun berikutnya, sehingga diharapkan mampu menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat secara lebih tepat sasaran.

Baca Juga :  Ayah dan Anak Bunuh Warga Desa Bukit Bintang Indah Aceh Tenggara, Pelaku Ditangkap, Polisi Ungkap Motifnya

Penyampaian LKPJ juga merupakan amanat dari peraturan perundang-undangan yang mengatur bahwa kepala daerah wajib melaporkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah kepada DPRD setiap tahunnya. Dengan disampaikannya LKPJ Tahun Anggaran 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat.

Rapat paripurna tersebut ditutup dengan harapan agar seluruh pihak dapat terus bersinergi dalam membangun Aceh Tenggara yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera di masa mendatang. Pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk terus memperbaiki kinerja dan pelayanan, serta memastikan setiap program pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.

Laporan : Salihan Berih

Berita Terkait

Relawan Prabowo Ikut Menanggung Malu, Jalan Nasional Kutacane–Medan Berulang Kali Terendam, Jembatan Kuning I Didesak Dibongkar
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM
Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical
Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:23 WIB

PT RAD Indonesia Gelar Pelatihan dan Sertifikasi Internasional CERA

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:10 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIB

LPM Kota Pekanbaru Bagikan 5000 Masker untuk Warga Terdampak Asap

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Kantor Hukum Togar Albert dan Rekan, Berikan Penjelasan Resmi Terkait Kepemilikan Lahan Kliennya di Meranti Pandak Rumbai

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:16 WIB

PPWI Ogan Ilir Kecam Akun Ladusing T, Diduga Sebarkan Tudingan Tanpa Bukti

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:45 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:22 WIB

“Fitnah Rp5 Juta Muncul Saat Uang Ditolak!” Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Polres Mamasa Jangan Diam!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:57 WIB

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Kapolres Simalungun Gelar “Kumpul Bersama Masyarakat” di Nagori Marjandi

Berita Terbaru