Tolak Gerakan BEM SI Jawabarat, Kasus Andri Yunus Jangan Dijadikan Alibi untuk Aksi Provokatif dan Cederai Simbol Negara

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 14 April 2026 - 20:40 WIB

50220 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 14/04/26|  Gerakan yang dilakukan oleh kelompok yang mengatasnamakan BEM SI Jawa Barat menuai kecaman dari elemen pemuda Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia Tindakan mencoret foto Menteri Pertahanan dan Panglima TNI, KSAU dan KSAL dinilai tidak pantas, tidak beretika, serta mencederai nilai-nilai demokrasi yang beradab.

Aksi tersebut juga dikaitkan dengan polemik kasus Andri Yunus yang tengah menjadi perhatian publik. Namun demikian, banyak pihak menilai bahwa menjadikan kasus tersebut sebagai dalih untuk melakukan tindakan yang bersifat provokatif dan simbolik yang merendahkan institusi negara adalah bentuk penyimpangan dari prinsip perjuangan itu sendiri

Baca Juga :  Laporan Ukar Suharno Telah Diterima Bareskrim, Kuasa Hukum Harap Proses Berjalan Objektif 

“Kasus Andri Yunus seharusnya disikapi dengan pendekatan hukum dan moral yang objektif, bukan justru dijadikan pembenaran untuk melakukan aksi-aksi yang tidak beretika seperti mencoret simbol negara maupun foto pejabat publik,” tegaspernyataan sikap tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, klaim yang mengatasnamakan Jawa Barat juga dianggap menyesatkan dan tidak merepresentasikan keseluruhan mahasiswa serta masyarakat di wilayah tersebut. Banyak pihak di Jawa Barat yang justru menolak keras cara-cara yang dinilai tidak mencerminkan intelektualitas dan kedewasaan dalam berdemokrasi.

“Kami menolak keras segala bentuk aksi yang mencederai kehormatan institusi negara. Kritik boleh disampaikan, namun harus dengan cara yang santun, argumentatif, dan tidak merusak nilai kebangsaan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Lapas Kelas IIA Tangerang Resmikan Porseni HUT Kemenkumham dan HUT RI ke 78

Tindakan pencoretan tersebut dinilai berpotensi memicu polarisasi dan memperkeruh suasana publik, terutama di tengah situasi nasional yang membutuhkan stabilitas dan persatuan.

Sebagai penutup, seluruh elemen pemuda diimbau untuk tetap menjaga marwah gerakan mahasiswa sebagai kekuatan moral bangsa, dengan mengedepankan etika, intelektualitas, serta semangat persatuan dalam menyampaikan aspirasi.

Salam Hormat,
Dewan Pimpinan Pusat
Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia

Ketua Umum
Dedi Siregar

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal : Jangan Tidak Peka Presiden RI Dengan Air Mata Rakyat Akibat Di Bakarnya Hutan
26 Tahun HIMLAB Raya Jakarta: Abdul Manaf Siregar Resmi Pimpin Organisasi, Bawa Semangat Baru Mahasiswa Labuhanbatu di Perantauan
Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara
Prof. Dr. Sutan Nasomal Bela Pemkab Siak di Tengah Tekanan APBD: Jangan Terburu-buru Salahkan Bupati Afni, Rakyat Harus Tetap Jadi Prioritas!
Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE
Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik
PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia
Dari Energi Air ke Pasar Dunia, Inalum Perkenalkan Low Carbon Aluminium Indonesia

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:26 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:58 WIB

18 Alat Berat Bantuan Pusat untuk Aceh Tenggara Rusak, Bupati Ngamuk: Jalan Baru Ditimbun Sudah Amblas Lagi

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Tak Hujan Pun Banjir, Warga Desa Kuning 1 Kecewa Berat ke Pemerintah Aceh dan Titip Harapan ke Gubernur Jawa Barat KDM

Minggu, 25 Oktober 2026 - 00:47 WIB

Dari Persembunyian di Desa Simpang Semadam Hingga Meninggal di Rumah Sakit, Ada Apa Dalam 24 Jam Terakhir Hidupnya Ical

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Buron 19 Bulan, Narapidana Lapas Kutacane Ditangkap di Rumahnya di Simpang Semadam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah Warga Asal Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 01:31 WIB

Sidang Kedua Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Silayakh Jilid II Agara Digelar, Jaksa Agendakan Pemeriksaan Saksi

Berita Terbaru