UIN Ar-Raniry Seleksi 53 Peserta Internasional dari 12 Negara untuk Penerimaan Mahasiswa Baru

WASPADA INDONESIA

- Redaksi

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:49 WIB

50267 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh |  Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menyeleksi 53 peserta internasional dari 12 negara dalam tahapan wawancara penerimaan mahasiswa baru internasional jalur reguler tahun 2026.

Seleksi tersebut menjadi bagian dari upaya UIN Ar-Raniry memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari berbagai negara sekaligus memperkuat posisi kampus sebagai perguruan tinggi Islam yang memiliki daya tarik di tingkat internasional.

Ketua Panitia Seleksi sekaligus Direktur Kantor Urusan Internasional (International Office) UIN Ar-Raniry, Prof. Saiful Akmal, mengatakan jumlah negara asal peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika tahun lalu seleksi diikuti oleh peserta dari enam negara, tahun ini jumlahnya meningkat dua kali lipat menjadi 12 negara,” kata Prof. Saiful Akmal di Banda Aceh, Minggu.

Dari 53 peserta yang mengikuti tahapan wawancara, sebanyak 45 orang merupakan laki-laki dan delapan orang perempuan. Mereka memperebutkan kuota penerimaan sebanyak 53 mahasiswa, yang terdiri atas 50 kuota untuk jenjang sarjana (S1) dan tiga kuota untuk jenjang magister (S2).

Para peserta tersebut sebelumnya telah menyisihkan 112 pendaftar yang mengikuti tahapan seleksi administrasi awal.

Baca Juga :  Kakanwil Kemenkumham Aceh Lantik 1 PPNS dan 3 Analis Kekayaan Intelektual

Menurut Prof. Saiful, pelaksanaan seleksi internasional tersebut dilakukan dengan memperhatikan perbedaan zona waktu negara asal peserta. Kelancaran proses seleksi tidak terlepas dari kerja sama panitia serta dukungan pimpinan UIN Ar-Raniry.

Peningkatan jumlah peserta internasional dinilai menjadi indikator positif terhadap meningkatnya kepercayaan masyarakat global terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan UIN Ar-Raniry.

“Capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat internasional terhadap kualitas pendidikan di UIN Ar-Raniry,” ujarnya.

Berdasarkan negara asal, peserta terbanyak berasal dari Malaysia dan Pakistan. Kedua negara tersebut dinilai memiliki hubungan historis dan kedekatan dalam aspek keislaman dengan Aceh.

Sementara itu, dari sisi pilihan program studi, Program Studi S1 Teknologi Informasi pada Fakultas Sains dan Teknologi menjadi pilihan paling diminati dengan 22 pendaftar. Selain itu, program studi Teknik Lingkungan dan Arsitektur juga menjadi pilihan peserta, disusul berbagai program studi di bidang keagamaan dan ilmu sosial.

Untuk memastikan proses seleksi berjalan secara objektif dan komprehensif, UIN Ar-Raniry melibatkan delapan dosen berpengalaman yang merupakan lulusan perguruan tinggi luar negeri sebagai tim pewawancara.

Para dosen tersebut memiliki latar belakang pendidikan dari sejumlah negara, antara lain Mesir, Malaysia, Australia, Jerman, Amerika Serikat, dan Inggris. Setiap peserta mengikuti sesi wawancara selama sekitar 20 hingga 30 menit yang dikemas secara komunikatif dan interaktif.

Baca Juga :  Pangdam IM Sambut Kedatangan Wakil Presiden RI di Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh Besar

Selain menilai kesiapan akademik, proses wawancara juga menjadi ruang bagi panitia untuk mengenal motivasi serta kesiapan calon mahasiswa internasional dalam mengikuti proses pendidikan di UIN Ar-Raniry.

Langkah tersebut sejalan dengan komitmen UIN Ar-Raniry dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi serta mendukung visi Kementerian Agama Republik Indonesia periode 2025–2029 dalam mewujudkan masyarakat yang rukun, maslahat, dan cerdas.

Ke depan, UIN Ar-Raniry juga akan memperluas akses penerimaan mahasiswa melalui jalur non-reguler. Kampus tersebut dijadwalkan membuka penerimaan mahasiswa melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Agustus 2026.

“Sebagai keberlanjutan komitmen keterbukaan, UIN Ar-Raniry juga bersiap membuka jalur penerimaan non-reguler skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Agustus 2026 mendatang,” kata Prof. Saiful Akmal.

Dengan peningkatan jumlah peserta dan negara asal pendaftar, UIN Ar-Raniry Banda Aceh terus mendorong penguatan jejaring pendidikan internasional sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya saing perguruan tinggi Islam di tingkat global.

Berita Terkait

Fast Respon DPW Aceh Sampaikan Selamat kepada Komjen Pol. Suyudi Ario Seto atas Persetujuan Komisi III DPR
Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Ucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Kapolda Aceh
Bea Cukai Aceh Turut Bahas Sekuritas Bandara Sultan Iskandar Muda
Bea Cukai Aceh Musnahkan Barang Hasil Penindakan Senilai Rp1,83 Miliar
Nomor 0811683833 Milik Ketua Fast Respon Counter Polri Nusantara DPW Aceh Diduga Diretas, Masyarakat Diminta Waspada
Agus Suryadi Tegaskan FRN Bukan Sekadar Organisasi, Tapi Mitra Strategis Polri di Aceh
Peringatan Maulid Nabi, Yahdi Hasan Serukan Kepedulian Sosial di Tengah Bencana
Pemerintah Aceh Dituntut Klarifikasi Proses Penunjukan Plt Inspektur di Tengah Isu Kekerabatan

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:49 WIB

Kapolsek Teluk Meranti Hadir di Malam Akrab Polres Pelalawan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:49 WIB

Apresiasi Kapolda Riau Camat Teluk Meranti Sukseskan Ekspedisi Merah Putih

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:08 WIB

Wujudkan Sekolah Ramah Anak, Bhabinkamtibmas Teluk Meranti dan Mahasiswa KKN UNRI Beri Edukasi di SDN 015

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:27 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Cek Lahan Cabai Warga Dukung Ketahanan Pangan

Minggu, 5 Juli 2026 - 23:31 WIB

Syukuran HUT Bhayangkara & Kenaikan Pangkat 3 Personel Polsek Teluk Meranti Meriah

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:42 WIB

Jabat Erat Tangan Kapolres, 3 Personel Teluk Meranti Resmi Sandang Pangkat Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:00 WIB

Bhabinkamtibmas Polsek Teluk Meranti Kawal Lahan Warga Menuju Swasembada Pangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 21:40 WIB

Bhabinkamtibmas Teluk Meranti Dukung Swasembada Pangan Petani

Berita Terbaru

SIAK

Jagung 0,5 Ha di Sabak Auh Tumbuh Subur, Usia 40 Hari

Selasa, 6 Okt 2026 - 18:45 WIB